Kesehatan

Ternyata Kita Semua Mengidap TBC

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 28 November 2017
Ternyata Kita Semua Mengidap TBC

Virus TBC ada di dalam tubuh kita (Foto: express)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENYAKIT TBC menjadi penyakit yang rentan diidap setiap orang. Sebab penularan penyakit ini dapat terjadi dimanapun. Terlebih TBC bisa menular melalui udara yang kita hirup. Penyakit ini menyerang organ paru-paru kita.

"TB itu sebetulnya di Indonesia bisa dibilang endemis. Artinya banyak sumber penularan di masyarakat," ungkap dr. Asik Surya kepada para pewarta kala ditemui di Grand Indonesia, Selasa (28/11) pada acara pembukaan kompetisi Vlog TBC.

Bahkan dr. Asik juga menjelaskan pada kesempatan itu bisa saja para tamu dan pewarta yang hadir di acara tersebut sudah terjangkit virus TBC. "Di seluruh ruangan ini barang kali banyak yang sudah terinfeksi TB," tambahnya.

Tenang dulu, menurut dr. Asik bukan berarti kita semua sudah menderita penyakita tersebut. Virus TBC memang ada dalam tubuh kita namun selama tubuh kita sehat virus itu tidak akan bekerja.

Sebaliknya, virus TBC akan bekerja saat daya tahan tubuh kita melemah. Terlebih bagi penderita penyakit serius seperti HIV dan diabetes, otomatis mereka akan mengidap TBC. Perokok dan orang yang kekurangan nutrisi juga akan berakhir demikian.

"Tetapi belum menjadi TB. Kenapa karena kumannya dorman, kumannya tidur," imbuhnya.

"Ketika seseorang daya tahan tubuh menurun malnutrisi, diabet, apalagi kena HIV nah itu muncul kuman tersebut," sambungnya.

Maka dari itu dr. Asik amat menyarankan bagi siapapun memiliki pola hidup sehat. Jika terlanjur kena, segeralah berobat. Dengan demikian kemungkinan sembuh akan semakin besar.

Sekadar mengingat gejala yang sering terlihat bagi para penderita TBC ialah batuk berdahak. Segeralah ke dokter jika Anda mengalami hal demikian.

"Batuk berdahak itulah tanda awam (TBC) yang paling mudah dikenali," tutup dr. Asik.

Baca juga artikel lainnya Nyctagina, Waspadai TBC

#Tips Kesehatan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan