Terkait Saracen, Pengacara Ini Sarankan Eggy Sudjana Penuhi Panggilan Polisi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 27 Agustus 2017
Terkait Saracen, Pengacara Ini Sarankan Eggy Sudjana Penuhi Panggilan Polisi

Pengacara Eggy Sudjana sedang berbicara dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (26/8) (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Advokat Peradi, Petrus Selestinus menyesalkan sikap pengacara Eggy Sudjana yang enggan diperiksa Polda Metro Jaya terkait kasus penyebar kebencian SARA dan Hoax, Saracen.

"Alasan Polda memanggil Eggy selain karena namanya diduga tercantum sebagai pengurus Saracen atau memang berdasarkan keterangan tersangka yang sudah diperiksa lebih dulu nama Egi disebut-sebut ikut dalam struktur kepengurusan Saracen," kata Petrus dalam keterangannya, Minggu (27/8).

Menurut Petrus, sebagai seorang advokat yang profesional apabila dipanggil polisi untuk kepentingan penyidikan seharusnya Eggy Sudjana tidak boleh bersikap "berang" dengan mengeluarkan pernyataan yang sangat tidak etis.

"Seakan-akan karena pemanggilan itu polisi mengajaknya perang. Polisi itu penegak hukum, bukan alat pertahanan keamanan yang tugasnya berperang dengan pihak lain," cetus Petrus.

Lebih lanjut advokat anggota Peradi itu menyatakan, Eggy Sudjana juga tidak boleh membawa perasaan berlebihan seolah-olah dirinya menjadi target polisi untuk dikriminalisasi.

"Karena itu, Eggy...sebaiknya penuhilah panggilan polisi itu dan jawablah apa yang ditanyakan oleh Penyidik Polda Metro Jaya seputar peristiwa penyebaran berita hoax Saracen," pungkasnya.

Sebelumnya, nama Eggy dikaitkan dengan Saracen lantaran ketua pengurus Saracen, Jasriadi seperti dituturkan, Analis Kebijakan Madya Bidang Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono menyebut Eggi sebagai penasihat kelompok tersebut.

"Bantulah polisi dengan memberikan keterangan tentang apa saja yang Eggy tahu atau yang dialami sendiri, termasuk untuk hal-hal yang Eggy sama sekali tidak tahu sekalipun, sesuai dengan KUHAP," kata Petrus menambahkan.

Seharusnya sebagai seseorang yang mengaku advokat profesional , menurut Petrus, Eggy bisa memenuhi pemanggilan polisi untuk bisa mengungkap, apakah benar dirinya terlibat dalam sindikat Saracen atau tidak.

"Jika Eggy memang mengetahui katakan secara jujur, tetapi jika tidak tau sama sekali juga katakan bahwa tidak mengetahui," jelas Petrus.

"Jadi jangan dibalik-balik dengan argumentasi yang tidak proporsional, seolah-olah dirinya baru bisa dipanggil polisi kalau sudah jadi tersangka. Ini alasan yang bersifat anomali, karena hukum acara pidana kita tidak mengaturnya seperti itu," ucap Petrus. (Asp)

Baca juga berita lain terkait Eggy Sudjana sehubungan dengan Saracen di: Dipanggil Polisi Terkait Saracen, Eggi Sudjana: Jelas Kriminalisasi Aktivis Islam

#Saracen #Berita Hoax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bagikan