Terjun ke Pasar Mobile Gaming, Sony Akuisisi Savage Game Studios
Sony siap datang ke pasar mobile gaming dengan menghadirkan developer baru ke studio mereka. (Foto PlayStation)
SAAT melihat potensi besar para gamer mobile yang gemar menghabiskan waktu di depan ponsel pintar Android atau iOS, Sony mendapati peluang besar dalam mendatangkan Savage Game Studios ke studio first-party milik mereka, yakni PlayStation Studios. Akuisisi yang diresmikan pada akhir Agustus 2022 membuat Sony berencana menggarap beberapa gim yang akan rilis di mobile.
Siliconera mengabarkan Savage Game Studios merupakan developer besar yang didirikan di Berlin, Jerman, pada 2020. Developer tersebut pernah memiliki banyak proyek kontroversial yang hadir di ranah mobile, termasuk Angry Birds dan Clash of Clans yang dipublikasi Rovio dan Supercell.
BACA JUGA:
CEO Savage Game Studios, Michail Katkoff, mendapat respons positif atas visi Sony yang ingin memperluas ekosistem lini gim PlayStation Studios. Bersama Hermen Hulst, selaku pendiri PlayStation Studios, ia bahkan telah berjanji bahwa akuisisi ini akan memiliki integrasi tinggi dengan konsol PlayStation dan PC.
Visi utama PlayStation Studios dan Savage Game Studios kali ini akan membuat sebuah 'inovasi dan pengalaman yang bisa dibawa ke mana-mana dengan adaptasi dari IP gim PlayStation baru maupun yang sudah ada'. Kira-kira seperti apa ya? Apakah mereka ingin membawa seri Horizon atau God of War ke Apple Arcade? Atau menghadirkan lebih banyak gim lawas mereka ke App Store maupun Play Store?
BACA JUGA:
Akuisisi ini mungkin akan menabrak visi dari PlayStation Mobile yang dirikan pada 2015. Namun, dengan absennya gim yang mereka rilis di divisi tersebut, PlayStation Studios mungkin yang akan menjadi publisher dari gim mobile yang akan rilis di masa depan.
Kehadiran Savage Game Studios mungkin akan memberikan pandangan baru bagi Sony tentang pasar mobile yang besar. Banyak developer besar maupun kecil yang ternyata mampu mendapatkan keuntungan lebih dari pasar jika dibandingkan dengan pasar konsol dan PC yang terkesan niche.
Adakalanya PlayStation dapat membuat sebuah gim free to play yang memiliki microtransaction yang sama seperti gim mobile pada umumnya. Ini dapat membuat para gamer mobile lebih mengenal semesta dari PlayStation Studios.(dnz)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme