Terima Bantuan Perahu hingga Jaket Keselamatan, Pramono Kenang Kejadian Balita Hanyut saat Evakuasi

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 11 Maret 2025
Terima Bantuan Perahu hingga Jaket Keselamatan, Pramono Kenang Kejadian Balita Hanyut saat Evakuasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menerima bantuan penanganan banjir dari Chandra Asri Group. (Dok. Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenang bocah berusia 3 tahun yang hanyut setelah perahu yang mengevakuasinya terbalik dan terbawa arus banjir di Tebet, Jakarta Selatan. Keprihatinan itu ia ungkap saat menerima bantuan penanganan banjir dari Chandra Asri Group di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/3).

Bantuan yang diberikan Chandra Asri Group antara lain 20 unit perahu, 40 dayung, dan 80 jaket keselamatan. Dengan bantuan ini, Pramono berharap evakuasi dan penanganan banjir menjamin keselamatan warga yang terdampak.

"Karena secara pribadi, peristiwa anak berumur tiga tahun saat dievakuasi lalu hanyut, benar-benar membekas dalam pikiran saya. Sehingga ketika Chandra Asri Group ingin memberikan bantuan, kami menyambut dengan gembira," kata Pramono.

Ia menerangkan, jenis perahu yang diberikan berbeda dengan perahu karet yang biasa digunakan untuk evakuasi koban banjir. Perahu tersebut tidak perlu dipompa dan tidak mudah bocor, sehingga kenyamanan dan keamanannya lebih tinggi saat digunakan untuk evakuasi korban banjir.

Baca juga:

Gubernur Pramono Klaim Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Tekan Curah Hujan Tinggi Hari Ini

"Karena jenis perahu ini berbeda dengan yang lainnya. Biasanya perahu evakuasi yang kita pakai itu dipompa, ini tidak perlu. Sehingga kenyamanan dan keamanannya jauh lebih tinggi dan bisa dirawat lebih baik," imbuhnya.

Pramono menambahkan, bantuan ini akan langsung didistribusikan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

"Terutama yang paling membutuhkan itu wilayah Jakarta Selatan, Timur, dan Barat. Ketiga wilayah ini yang paling membutuhkan. Meski begitu, wilayah Jakarta Utara juga tetap kita distribusikan. Jadi akan kita distribusikan dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, President Director of Chandra Asri Group Erwin Ciputra berharap, kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Jakarta.

Ia menerangkan, kolaborasi Chandra Asih dan Pemprov DKI Jakarta telah berjalan sejak pandemi COVID-19 dengan menyediakan bantuan seperti oksigen cair dan kantong limbah medis.

"Seluruh bantuan ini kami serahkan untuk mendukung operasional BPBD DKI Jakarta. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung percepatan proses evakuasi dan penanganan bencana di daerah terdampak," papar Erwin. (Knu)

#Gubernur DKI Jakarta #Pramono Anung #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Petugas Bendung Katulampa terus melakukan pemantauan debit air Sungai Ciliwung seiring masih berlangsungnya hujan di wilayah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 37 menit lalu
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Ketinggian banjir di Kelurahan Cawang, Jakarta Selatan, saat ini mencapai 2,5 meter. Hal ini disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 59 menit lalu
Pagi Ini 9 Ruas Jalan dan 90 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ketinggian Sampai 2,5 Meter
Indonesia
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan di Jakarta masih terendam banjir hingga Jumat (23/1) malam.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Masih Rendam Jakarta, 114 RT dan 15 Ruas Jalan Tergenang hingga Jumat (23/1) Malam
Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Kendaraan truk nekat menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Berita Foto
Sederet Sepeda Motor Nekat Terobos Banjir di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
Pengendara sepeda motor menerobos banjir setinggi 50 sentimeter yang menggenangi jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Sederet Sepeda Motor Nekat Terobos Banjir di Jalan Daan Mogot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
Berita Foto
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Jalan Daan Mogot, Taman Kota, Jakarta Barat
Sejumlah kendaraan melintasi banjir banjir setinggi 50 sentimeter genangi Jalan Daan Mogot, Kawasan Taman Kota, Cengkareng, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Jalan Daan Mogot, Taman Kota, Jakarta Barat
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir setinggi 30 sentimeter genangi di Jalan Panjang, Kawasan Green Garden, Kedoya, Jakarta Barat, Jum'at (23/1/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 Sentimeter Genangi Kawasan Green Garden Kedoya Kebon Jeruk Jakbar
Indonesia
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Curah hujan di Jakarta mencapai 267 milimeter per hari. Gubernur Pramono Anung menyebut kondisi ini jarang terjadi dan memicu banjir di sejumlah wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Indonesia
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Pemprov DKI Jakarta akan menormalisasi Kali Cakung Lama sepanjang 2 km untuk mengatasi banjir di Kelapa Gading, Cilincing, hingga Koja.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Indonesia
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Cuaca ekstrem melanda Jakarta. Pemprov DKI menerapkan WFH bagi ASN dan pegawai swasta hingga 28 Januari 2026. Ini aturan lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Bagikan