MerahPutih.Com - Ketua Alumni Universitas Indonesia, Kemal mengatakan bahwa dalam aksi yang digelar Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Indonesia di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (7/5) sore sama sekali tidak memihak salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden.
Dia menyebut peserta aksi murni tanpa disusupi politik. Kemal mengklaim pihaknya hanya mau Pemilu bisa jujur, adil, dan bersih.
"Kita tak memihak siapa-siapa, tapi kita mau jujur, adil. Siapa lagi yang kita minta selain Bawaslu," ucap Kemal di lokasi, Selasa (7/5).
Namun, berdasar pantauan di lokasi ada satu orang menggunakan kemeja putih bertuliskan Prabowo-Sandi. Orang itu ikut masuk dalam massa aksi dan juga ikut memegang spanduk berisi tuntutan serta memakainpita kuning-hitam di lengan sama seperti massa aksi lain.
Saat dikonfirmasi soal hal tersebut, jawaban Kemal kurang memuaskan. Dia nampak tidak bisa menjelaskan kehadiran pria itu sebagai apa dalam massa aksi.
"Enggak ada. Itu bisa saja kan dia dedikasi sama BPN. Itu gak ada masalah, mungkin ada yang Jokower juga silahkan aja, cuma kita minta demokrasi ini dijalankan dengan benar. Gak ada politik, ini betul-betuk suara hati nurani rakyat, kita mewakili saja bersama rakyat. Mungkin rakyat pada takut untuk turun," kata dia lagi.(Knu)

