Temui Jokowi, Ketum PAN Diduga Coba Tes Reaksi Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 29 April 2019
Temui Jokowi, Ketum PAN Diduga Coba Tes Reaksi Prabowo

Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto. (Foto: Net)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peneliti LIPI Aisyah Putri Budiarti menilai, pertemuan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai upaya coba-coba dalam politik. Zulhas diduga tengah melihat respon masyarakat dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Dia ingin testing in the Water elit politik kubu Prabowo-Sandi, apakah kemudian mereka sangat responsif kemudian testing in the water untuk respon koalisi pemerintah sendiri bagaimana, apakah menolak menerima," kata Aisyah dalam acara diskusi di kawasan Jakarta, Senin (29/4).

Aisyah menambahkan aksi Zulhas itu penting dalam menentukan sikap secara formal PAN dari kepengurusan partai politik. Apalagi, lanjut dia, Zulhas terkesan berada di bawah bayang-bayang Amien Rais sebagai pendiri partai

"Karena selama ini Amien Rais simbol dan tokoh yang penting PAN tapi secara struktural dia berada di posisi luar. Membuat keputusan tertinggi walaupun bagaimana PAN memposisikan Amien Rais sebagai orang yang sangat berpengaruh," tutur dia.

Presiden Jokowi dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
Presiden Jokowi saat menerima Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Istana Negara (Foto: Biro Pers Setpres)

Aisyah berpendapat, bagi Zulkifli Hasan akan sangat menguntungkan jika bergabung dengan pemerintahan, terutama dalam peluang politik saat pemilu 2024 mendatang. Bahkan, kata dia, PAN jika bergabung ke penguasa bisa berpeluang mencalonkan sendiri presiden sendiri karena secara kinerja bakal terlihat masyarakat.

"Kalau kita lihat pemerintahan ini hanya berjalan 5 tahun sampe 2024, dan koalisi ini mengikat hanya sampai 2024 berbeda ketika misalnya Jokowi baru terpilih satu kali masih ada kemungkinan mengikat sampi 20 tahun ke depan. Karena pilpres selanjutnya masih mencalonkan Jokowi lagi, tapi ini sudah kedua kalinya," jelas dia.

Artinya, Aisyah memastikan tidak ada ruginya PAN bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi periode kedua. Bahkan, PAN memilki peluang lebih besar bergabung dibanding Demokrat

"Demokrat ada ganjaran politik sejarah masa lalu yang gabisa dengan mudah cair kita semua tahu. Sementara, PAN tidak ada beban seperti itu walaupun Amien Rais begitu kerasnya terhadap Jokowi di masa pilpres," tutup peneliti LIPI itu. (Knu)

#Zulkifli Hasan #PAN #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, jadi pemimpin pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menerima usulan akademisi dalam Sarasehan KSTI 2026. Fokus pada beasiswa doktor, riset BUMN, hilirisasi industri, dan kebebasan akademik.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Masukan Diterima, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola Perguruan Tinggi Indonesia
Indonesia
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara sukses adalah yang berani mengakui kekurangan dan menghadapi kesulitan. Kritik dan masukan akademisi akan ditindaklanjuti pemerintah.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Kunci Negara Sukses di Mata Prabowo: Harus Berani Akui Kekurangan
Indonesia
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Prabowo menekankan bahwa keterbukaan tersebut mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi setiap persoalan secara terbuka
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Pemerintah memutuskan harga MinyaKita tetap Rp 15.700 per liter. Daya beli masyarakat tetap dijaga meski harga minyak sawit dunia naik.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Tetap Pertahankan HET MinyaKita Rp 15.700 per Liter, ini Alasannya
Indonesia
Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Bunga anggrek milik Presiden Prabowo dan Seskab Teddy datang bersamaan.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
 Jokowi Ultah, Presiden Prabowo, Seskab Teddy hingga Gubernur DKI Jakarta Kirim Anggrek
Indonesia
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut masih banyak masalah di BGN. Pemerintah menghentikan sementara pembangunan SPPG baru dan fokus pada evaluasi MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Zulhas Ungkap Masalah di BGN, Pemerintah Setop Sementara Pembangunan SPPG Baru
Bagikan