Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Tas Olahraga Harus Sesuai Bentuk Tubuh

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 22 Juni 2018
Tas Olahraga Harus Sesuai Bentuk Tubuh

Tas olahraga harus modis dan trendy (Foto: ebay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TENTU kalau ingin memiliki tubuh sehat dan bugar, kamu harus rajin olahraga. Dari hobi, jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup kamu. Nah, aktivitas olahraga tentunya harus serius. Salah satu tandanya kamu serius dalam berolahraga adalah kamu memiliki tas olahraga. Dengan demikian kamu bisa membawa keperluan olahraga seperti baju ganti, minuman, dan handuk menggunakan tas olahraga.

Namun, memilih tas olahraga juga ada aturannya. Kalau asal beli bisa-bisa gak cocok untuk kamu. Sebab seperti yang sudah dijelaskan, olahraga harus menjadi bagian gaya hidup. Jadi tas olahraga kamu pun harus modis dan trendy. Tenang, laman iStyle membagikan tips memilih tas olahraga seperti berikut ini.

1. Sesuaikan dengan jenis olahraga

Beda olahraga beda perlengkapan. Setiap jenis olahraga memiliki kebutuhan perlengkapan masing-masing. Misalnya kalau kamu suka main basket. Tentu butuh tas yang agak besar karena sepatu basket saja ukurannya lebih besar dibandingkan sepatu futsal ataupun sepatu lari. Jadi semuanya bergantung kebutuhan olahraga kamu. Jadi tentukan dulu olahraga apa yang mau kamu geluti sebelum membeli tas olahraga ya.

Sesuaikan tas dengan kebutuhan jenis olahraga (Foto: decathlon)

2. Bahan Tas

Memangnya cuma memilih pakaian saja yang bergantung dengan bahan? Tas juga lho! Ya, benar sekali, semakin berkualitas bahannya, tentu akan semakin awet tasnya. Bahan berkualitas untuk tas ialah polyester. Selain lebih ringan, bahan ini juga tahan lama. Sehingga kamu akan semakin nyaman saat membawanya. Bahkan, bahan polyester ini ramah lingkungan, alias bisa didaur ulang.

3. Sesuaikan bentuk tubuh

Memilih tas memang bergantung kebutuhan masing-masing jenis olahraga. Tapi bukan berarti ukuran tas itu bisa lebih dari ukuran tubuh kamu. Jadi kamu harus menyesuaikan ukuran tas dengan ukuran tubuh. Kalau tubuh kamu kecil jangan pilih tas yang besar. Yang ada kamu malah sulit bergerak menenteng tas itu. Sebaliknya, jika tubuh kamu besar jangan pilih tas yang kecil.

Tas berwarna gelap akan menyamarkan kotoran dan debu (Foto: shop.upf.edu)

4. Pilih warna

Warna tas olahraga memang beragam. Tapi akan lebih baik kalau kamu memilih warna gelap. Wajar saja sih, saat kamu berolahraga pasti sering sekali kamu menaruhnya di sembarang tempat. Warna gelap akan menyamarkan debu dan kotoran yang menodai tas olahraga kamu. Boleh saja kalau kamu memilih warna terang, tapi tetap saja pada bagian bawah tas lebih baik berwarna gelap.

5. Jahitan tas

Bahan tas berkualitas saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan kualitas jahitan dari tas tersebut. Orang awam mungkin akan susah mengetahui jahitan seperti apa yang kuat. Kamu bisa menanyakan langsung kepada penjual. Tas dengan jahitan kuat selain awet juga mampu membawa bebaban tas yang cukup berat. Bebas deh mau bawa perlengkapan olahraga apa saja.

Nah Sahabat Merah Putih, jangan sampai salah pilih tas olahraga ya. (ikh)

Baca juga artikel menarik lainnya di sini Guys, Ini Cara Memilih Sepatu Futsal dan Merawatnya

#Tas #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Bagikan