Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tarik Minat Baca, Perpustakaan Harus Kreatif dan Inovatif

Eddy FloEddy Flo - Senin, 26 September 2016
Tarik Minat Baca, Perpustakaan Harus Kreatif dan Inovatif

Pengunjung perpustakaan wilayah Kecamatan Mauk sedang membaca buku di perpustakaan. (Foto: MP/Widi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan – Untuk menarik minat baca, perpustakaan wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Selain itu, di persutakaan juga menggelar berbagai kegiatan perlombaan antar pelajar, seperti loma bercerita atau mendongeng, dan mewarnai gambar untuk anak-anak TK dan sekolah dasar. Selain itu juga menggelar kegiatan diskusi bedah buku.

Petugas Pepustakaan Kecamatan Mauk, Bambang Suhendar menjelaskan, seminggu sekali ia bersama-sama dengan timnya melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. “Kita terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, seminggu sekali,” ujar Bambang Suhendar kepada merahputih.com, Senin (26/09).

Ia juga mengakui, semakin mudahnya masyarakat dalam mengakses internet, juga menjadi salah satu tantangan dalam menggalakkan minat baca, terutama kepada generasi muda. Untuk itu, di perpustakaan wilayah Mauk juga disediakan internet gratis untuk pengunjung.

Kepala Kantor Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Tangerang, Yusrizal menjelaskan, untuk menarik minat baca masyarakat, tidak cukup menyediakan buku-bukau bacaan baru saja, namun juga harus kreatif dan inovatif. Berbagai trobosan pun ia lakukan. Malah, saat ini di Kantor Perpusda Kabupaten Tangerang disediakan bioskop mini.

Dalam bioskop mini ini, berbagai film Nasional tentang perjuangan, serta film-film yang sifatnya memberikan pendidikan yang positif kepada masyarakat disuguhkan untuk pengunjung perpustakaan. Namun kata Yusrizal, untuk bisa menonton di bioskop mini ini, pengunjung cukup
menyerahkan rangkuman tulisan tentang hasil membaca buku diperpustakaan. Bioskop mini ini juga didesign mirip seperti bioskop XXI.

“Kalau di XXI masuk harus bayar pakai tiket, tapi kalau di perpustakaan tiketnya tulisan rangkuman dari hasil membaca. Ini juga merupakan strategi kami untuk membudayakan generasi, terutama pelajar untuk gemar membaca dan menulis,” tandasnya.(Widi)

BACA JUGA:

  1. Potasium Sianida Pernah Digunakan Nelayan untuk Tangkap Ikan
  2. Luar Biasa, Festival Payung Indonesia Capai 30 Ribu Pengunjung
  3. Belum Dimulai, Festival Payung Sudah Diserbu Penggemar Selfie
  4. Besok, Ribuan Payung Hiasi Taman Balekambang
  5. Festival Payung Indonesia 2016 di Kota Solo

 

# Kabupaten Tangerang #Perpustakaan Daerah #Minat Baca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Indonesia
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. Pemkab imbau warga waspada asap, BPBD minta bantuan helikopter BNPB untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Indonesia
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Saat ini Pemda masih menunggu hasil asesmen lanjutan untuk menambah serta menentukan bentuk dan jumlah bantuan berikutnya yang disalurkan kepada para korban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
13 Ribu Kepala Keluarga Korban Banjir Dapat Bantuan Pangan Dinsos Kabupaten Tangerang
Indonesia
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan bencana banjir yang melanda kini meluas hingga 24 kecamatan dari total 29 kecamatan.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam
Indonesia
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Warga Perumahan Taman Cikande harus menggunakan perahu rakit sederhana dari susunan galon air dan tong plastik.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Warga Taman Cikande Tangerang Dikepung Banjir 2 Meter, Butuh Logistik & Obat-obatan
Indonesia
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Penetapan status tanggap darurat iambil untuk mempercepat penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar warga korban banjir di Kabupaten Tangerang.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
50 Ribu Jiwa Terdampak, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Indonesia
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Hal ini seperti disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Hartanto.
Frengky Aruan - Sabtu, 01 November 2025
Cuaca Ekstrem seperti Fenomena Hujan Es Masih Berpotensi Terjadi di Tangerang Raya Tiga Hari Ke Depan
Bagikan