Tarif Baru AS Mengintai Pasar Otomotif Indonesia, Gaikindo Waspadai Limpahan Kendaraan Asing

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 16 April 2025
Tarif Baru AS Mengintai Pasar Otomotif Indonesia, Gaikindo Waspadai Limpahan Kendaraan Asing

Ilustrasi (Gaikindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan kekhawatiran terhadap potensi dampak kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) terhadap pasar otomotif di Indonesia.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, memperingatkan bahwa pasar otomotif Indonesia berisiko kebanjiran produk dari negara-negara yang kesulitan mengekspor kendaraan ke AS akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurut Nangoi, tarif baru AS dapat menyebabkan produsen otomotif global di luar AS kesulitan menembus pasar Amerika, yang berpotensi mengakibatkan surplus produk.

Baca juga:

'Perang' Donal Trump Vs Xi Jinping: Ketika Gemini Menguasai Panggung Ekonomi Global

Ia khawatir bahwa negara-negara dengan kelebihan produksi ini akan mengalihkan penjualan mobil mereka ke Indonesia, yang saat ini tidak melakukan ekspor kendaraan ke AS, melainkan fokus pada pasar Meksiko, Kanada, dan Amerika Latin.

Nangoi menekankan bahwa pasar otomotif Indonesia yang saat ini sedang mengalami penurunan dapat semakin terpuruk jika dibanjiri oleh kendaraan impor dari pabrikan asing yang kesulitan masuk ke pasar AS. Ia juga menyoroti ketidakpastian kebijakan global yang dapat mengganggu industri otomotif di Indonesia.

Baca juga:

Harvard Tolak Pembatasan Aktivisme di Kampus, Pemerintahan Trump Langsung Bekukan Hibah Senilai Rp 35,8 Triliun, Disebut Upaya Pemaksaan Agenda Politik

Data menunjukkan bahwa total pasar otomotif Indonesia pada Januari-Maret 2025 mengalami penurunan sekitar 4,8 hingga 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk mengatasi kondisi pasar yang lesu, Gaikindo berharap pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dapat mendorong penjualan kendaraan dan memulihkan kembali gairah pasar otomotif domestik.

#Otomotif #Industri #Donald Trump
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus sukses memaksa pembalap tuan rumah gigit jari
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Bagikan