Tangkuban Perahu Terbakar, BPBD Sarankan Penutupan Sementara

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 05 September 2024
Tangkuban Perahu Terbakar, BPBD Sarankan Penutupan Sementara

Sampai saat ini masyarakat dan pihak terkait termasuk pengelola taman wisata alam masih berupaya melakukan pemadaman api kebakaran tersebut.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WISATA alam Gunung Tangkuban Perahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terbakar Rabu (4/9). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat menyarankan agar seluruh area wisata ditutup sementara.

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat Meidi menyatakan penutupan sementara perlu dilakukan hingga api benar-benar dapat padam. Hal itu dilakukan demi keselamatan para pengunjung di area tersebut.

“Kami sarankan untuk ditutup sementara. Kalau ditutup sementara, itu jelas akan berimbas kepada jumlah pengunjung. Saya pikir itu wajar. Ini untuk menjaga jangan sampai ada yang menjadi korban,” kata Meidi, seperti dilansir ANTARA, Kamis (5/9).

Meidi mengungkapkan saat ini pihaknya masih kesulitan untuk menjangkau titik api karena medan yang terjal dan sulit dijangkau mobil pemadam. "Medan hanya bisa dilalui kendaraan off road. Kemudian jalur kendaraan masuk hanya bisa ditembus melewati Perkebunan Teh Sukawana, Parongpong," katanya.

Baca juga:

Mitigasi Kebakaran Hutan saat Musim Kemarau, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumatra dan Kalimantan



Oleh karena itu, pihaknya telah menerjunkan personel gabungan yang terdiri dari unsur BPDB, TNI-Polri, dan Dinas Pemadam. Para relawan juga turut serta berjibaku memadamkan api agar tidak terus meluas ke area permukiman warga. “Kami terus berupaya memadamkan api dengan mengerahkan 300 personel gabungan dengan didukung peralatan pemadam kebakaran,” kata dia.

Lebih lanjut Meidi mengatakan pihaknya telah meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengerahkan helikopter water bombing guna mengatasi kebakaran di area hutan seluas 5 hektare tersebut.

“Dengan kondisi seperti ini, kami telah berkomunikasi dengan BNPB. Saya harus berani menyampaikan analisis pahit. Makanya dengan cepat saya meminta bantuan untuk dikirim pemadaman apinya lewat udara,” katanya.(*)

Baca juga:

Hutan Gunung Tangkuban Perahu Kebakaran, Pemadaman Masih Dilakukan

#Kebakaran Hutan #Wisata Gunung Tangkuban Perahu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menepis Tuduhan Karhutla, Industri Sawit Butuh Transparansi, Bukan Sikap Diam
Industri ini memiliki data riil dan instrumen pemantauan yang mampu menunjukkan titik api sebenarnya. Sikap bungkam hanya membiarkan persepsi sepihak terbentuk bebas di mata dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 November 2026
Menepis Tuduhan Karhutla, Industri Sawit Butuh Transparansi, Bukan Sikap Diam
Indonesia
11 Pesawat Angkut TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
TNI AU, menggandeng instansi dari luar TNI dalam proses pemeriksaan dan pemeliharaan mesin pesawat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
11 Pesawat Angkut  TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
Indonesia
TNI Kerahkan 2 Hercules Sebar Dry Ice di Area Karhutla
Dry ice yang dikirim pada Minggu (25/10) itu akan dipakai untuk menciptakan hujan buatan guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
TNI Kerahkan 2 Hercules Sebar Dry Ice di Area Karhutla
Indonesia
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Bantuan diberikan di sela peresmian Kantor Dewan Pengurus Wilayah PKB Kalimantan Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Cak Imin Berikan Bantuan Uang Tunai dan Pangan ke Relawan Karhutla Kalsel
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Dugaan Serangan Hewan Buas Gunung Lawu, BKSDA Turun Lakukan Penyelidikan
Hasil pemeriksaan sementara belum cukup untuk memastikan jenis satwa yang menyebabkan kematian kambing tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dugaan Serangan Hewan Buas Gunung Lawu, BKSDA Turun Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Hewan tersebut diduga mati diterkam hewan buas Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar, Hewan Buas Diduga Memangsa 4 Kambing Warga
Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Selama 13–17 Oktober 2026, dampak kabut asap meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara, selain di Kalimantan, Papua, dan Sumatera
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Karhutla Meluas, 2.458 Penerbangan Domestik dan Internasional Alami Delay dan Pembatalan
Bagikan