Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 1 jam, 44 menit lalu
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI menggelar OMC menggunakan es kering untuk membantu mengurai asap yang terperangkap di lapisan bawah atmosfer guna mengurangi konsentrasi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan diklaim terus dilakukan, terutama dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) intensif dan dilakukan secara khusus di empat provinsi terdampak.

Sekarang kita coba pakai dry ice untuk memecah asap sehingga matahari bisa sedikit masuk sebagai pengungkit munculnya benih awan hujan. Baru dihantam pakai OMC NaCl. Alhamdulillah di beberapa kabupaten dilaporkan mulai turun hujan,

ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

OMC saat ini dilakukan di empat provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Secara rinci sampai 20 Oktober 2026, di Sumatera Selatan sejak 16 Oktober dilakukan delapan sorti dengan bahan semai 1.600 kg NaCl dan 4.000 kg bahan semai dry ice.

Untuk Sumsel, selain dari Posko Palembang, OMC dry ice ini juga didukung dari Posko Lampung untuk antisipasi jika terjadi kendala jarak pandang di Palembang.

Baca juga:

Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat

Posko Lampung dengan dry ice dioperasikan pada 15–18 Oktober sebanyak enam sorti dengan 4.800 kg dry ice. Hasil positif terjadi di Sumsel dengan adanya penurunan PM 2.5 dan peningkatan visibility.

Sementara di Kalimantan Tengah, sejak 26 Agustus 2026 dilakukan 48 sorti dengan 43.800 kg bahan semai NaCl. Volume curah hujan yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung mencapai 67,45 juta meter kubik.

Terdapat juga posko bantuan dari Kalsel karena kendala jarak pandang di Kalteng yang mulai dilaksanakan pada 18 Oktober sebanyak dua sorti dengan 800 kg dry ice dan 800 kg NaCl.

Ia mengaku, berdasarkan laporan dari lapangan, terdapat hujan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kapuas, Gunung Mas, dan Barito Timur.

Di Kalimantan Selatan, sejak 10 Oktober dilakukan 23 sorti dengan 23.000 kg bahan semai NaCl. Posko Kalimantan Selatan menggunakan dua unit armada pesawat.

Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC. Terdapat laporan hujan di wilayah Kabupaten Tabalong, Tapin, dan Barito Kuala.

Untuk wilayah Kalimantan Barat, sejak 22 Agustus dilakukan sebanyak 107 sorti dengan 98.800 kg bahan semai NaCl. Volume curah hujan yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung mencapai 471,2 juta meter kubik.

Laporan kejadian hujan tanggal 19 Oktober 2026 terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau, Kubu Raya, Sambas, Landak, Kayong Utara, Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, dan Kota Singkawang dan Pontianak. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Modifikasi Cuaca #Kebakaran Hutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 44 menit lalu
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
TNI-Polri, relawan, Perhutani, Basarnas, dan unsur terkait lainnya sejauh ini masih terus berupaya memadamkan titik api di kawasan Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar,  Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Tito Karnavian menjelaskan penggunaan surfaktan dan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di lahan gambut. Dry ice dimanfaatkan untuk bantu mengurangi asap.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Bagikan