Tanggapi Yerusalem, Parlemen Arab Galang Kekuatan Dunia Lawan Amerika Serikat
Ilustrasi para pejuang Palestina melawan militer Israel. (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Azakir)
MerahPutih.com - Parlemen Arab pada Senin (11/12) menyerukan pertemuan negara-negara dunia untuk melakukan perlawanan terhadap pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Seperti yang dikutip sumber Xinhua dari Antara, Selasa (12/12), Parlemen Arab mengirimkan delegasi untuk mengunjungi Afrika dan Eropa guna mengadakan pertemuan dan menuntut penolakan internasional atas keputusan AS tersebut.
Parlemen itu juga menekankan solidaritas Arab dan Islam buat Palestina melalui upaya terkoordinasi antara Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Parlemen Arab guna meningkatkan pengakuan atas Negara Palestina dan keanggotaan penuhnya di PBB.
Presiden AS Donald Trump pada Rabu (6/12) mengumumkan ia mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memutuskan untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Pengumuman Trump menerima penentangan dan kecaman luas fari negara Arab dan Islam. Sementara itu, Yerusalem sendiri berada pada inti sengketa Palestina-Israel.
Israel merebut Yerusalem Timur dari Jordania dalam Perang 1967 dan mengumumkan kota suci itu sebagai ibu kota mereka yang tak terpisahkan dan abadi pada 1980, tindakan yang tak pernah dikaui oleh masyarakat internasional.
Meski Israel telah menyatakan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, tetapi rakyat Palestina tetap bersikeras melawan dan merebut kebebasan bernegara yang telah dirampas oleh Israel.
Berdasarkan kesepakatan perdamaian terdahulu Palestina-Israel, status Yerusalem mesti diputuskan melalui pembicaraan status-akhir antara Israel dan Palestina. (*)
Bagikan
Berita Terkait
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Masuk Dewan Perdamaian Ala Trump, Indonesia Klaim Tak Perlu Bayar Rp 17 Triliun
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark