Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, Jakpro Perkuat Peran dalam Pembangunan Ekosistem Kota Global

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Oktober 2025
Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, Jakpro Perkuat Peran dalam Pembangunan Ekosistem Kota Global

Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memegang peran penting dalam pembangunan infrastruktur dan pengelolaan aset kota.

Namun, tugas Jakpro kini tidak lagi sebatas membangun fisik semata. Perusahaan ini juga berupaya membentuk ekosistem yang mendukung visi besar Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang meminta seluruh BUMD berperan aktif dalam memperkuat posisi Jakarta di tingkat internasional.

Direktur Utama PT Jakpro, Iwan Takwin, menjelaskan bahwa peran perseroan mencakup dua sisi: pelayanan publik dan penerapan prinsip korporasi. Seluruh program strategis Jakpro, lanjutnya, diarahkan untuk memperkuat daya saing dan citra Jakarta di mata dunia.

“Jakpro butuh inisiatif-inisiatif untuk mendukung hal itu — bagaimana Jakpro bisa menangkap isu-isu global yang ada sekarang,” ujar Iwan dalam acara Balkoters Talk bertajuk 'Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global' di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10).

Baca juga:

Angkat Jubir Anies Jadi Komisaris JakPro, Pramono Ungkap Alasan Ini

Rombak Dewan Komisaris Jakpro, Pramono Angkat Orang Dekat Anies Hingga Politikus Golkar

Menurut Iwan, setiap proyek yang dijalankan Jakpro tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mengandung aspek transformasi sosial.

“Dari sini teman-teman bisa melihat bahwa Jakpro tidak hanya membangun infrastruktur atau bangunan, tapi juga membangun warganya — terutama dalam aspek pola pikir,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, Jakpro berupaya mendorong terbentuknya kebiasaan baru masyarakat yang lebih positif bagi perkembangan kota.

“Mereka bisa berubah, menghadirkan kultur baru, kebiasaan baru yang tentunya lebih positif bagi perkembangan Jakarta,” tuturnya.

Iwan menegaskan, sinergi antara pembangunan infrastruktur dan perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci agar Jakarta siap menjadi kota global yang berdaya saing tinggi. Karena itu, setiap proyek Jakpro berbasis pada karakter sosial dan komunitas setempat.

“Di Taman Ismail Marzuki, misalnya, pola komunikasi dan interaksi harus benar-benar kami sesuaikan agar bisa menjangkau para seniman. Kami membangun mindset bersama bahwa kawasan TIM adalah ruang sinergi antara badan usaha dan pelaku seni-budaya,” katanya.

Baca juga:

Jakpro Masih Merugi, DPRD DKI Soroti Aset Mangkrak

Pendekatan serupa juga diterapkan di berbagai fasilitas publik lainnya, seperti Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara. Kehadiran JIS, menurut Iwan, berhasil membangun ekosistem aktivitas olahraga, khususnya sepak bola.

Ia menilai keberadaan komunitas seperti pendukung Persija di JIS atau pelaku seni di TIM merupakan elemen penting untuk menghidupkan fasilitas publik.

“Ekosistemnya ada di dalamnya, yaitu komunitas-komunitas yang bisa bersinergi,” ujarnya.

Pendekatan sosial itu juga diterapkan di Jakarta International Velodrome (JIV), Jakarta Timur.

“Strategi yang dilakukan teman-teman pengelola di sana adalah bagaimana menjadikan Velodrome sebagai fasilitas multifungsi atau multi-purpose event,” jelasnya.

Iwan menambahkan, pembangunan berbasis komunitas menjadi kunci keberlanjutan fasilitas publik agar tidak kehilangan fungsi. Dengan demikian, setiap infrastruktur yang dikelola Jakpro tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga ruang hidup bagi interaksi sosial warga.

“Kami tidak hanya berpikir bagaimana menyelesaikan tugas sesuai target, tetapi juga bagaimana membangun narasi, aksi, dan dampaknya,” pungkasnya. (Asp)

#JakPro #DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Kota Global
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Dinkes DKI Jakarta menyoroti pasien cuci darah yang semakin muda. Safitri Handayana menyebut pasien berusia 20 tahun sudah banyak mengakses layanan cuci darah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pasien Cuci Darah Makin Muda, Dinkes DKI Ingatkan Warga Tak Sembarangan Beli Obat
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Taman Kalijodo merupakan ruang publik yang harus terbebas dari aksi tindakan kriminal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
DPRD DKI Minta Pemprov Sikat Pungli di Kalijodo
Indonesia
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Transportasi umum Jakarta akan memberikan kenyamanan, kemudahan, dan bebas kemacetan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Wagub Rano Karno tak Larang Pemakaian Mobil Pribadi, Ajak Warga Pakai Transportasi Umum
Indonesia
Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun, Layanan Dasar Tetap Dijaga
DPRD DKI dan TAPD menyepakati Perubahan APBD 2026 sebesar Rp 79,56 triliun. Layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan bansos tetap dijaga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Perubahan APBD DKI 2026 Disepakati Rp79,56 Triliun, Layanan Dasar Tetap Dijaga
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Namun, ada sejumlah aspek yang menjadi bahan evaluasi keberadaan lajur sepeda itu, agar nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI tak akan Bongkar Jalur Sepeda di Jakarta
Bagikan