Tak Cuma Bibir Kering, 3 Gejala ini Menandakan Kamu Kurang Minum

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 23 Juli 2024
Tak Cuma Bibir Kering, 3 Gejala ini Menandakan Kamu Kurang Minum

Ilustrasi air putih. (Unsplash/Brendan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting. Kamu harus mencukupi kebutuhan minum paling tidak minimal dua liter air per hari agar tubuh tetap sehat.

Mengetahui kamu kekurangan minum atau tidak amat mudah. Kamu bisa melihatnya dari warna urine, apabila berwarna kuning pekat, apalagi cokelat, tandanya kamu sedang dehidrasi berat.

Selain itu, bibir kering juga menjadi salah satu tanda kamu kekurangan air minum. Lebih dari itu, seperti dilansir Vogue, Dr. Lela Ahlemann, seorang spesialis dermatologi, proktologi, dan pengobatan gizi, menjelaskan tiga gejala ini juga menandakan kamu tengah mengalami dehidrasi, antara lain:

1. Sakit kepala dan pusing

Sakit kepala dan pusing tak selalu menandakan kamu mengidap suatu penyakit. Boleh jadi kamu memang kurang minum.

Baca juga:

Haus Tak Selalu karena Dehidrasi, Diabetes Bisa Mengintai

"Sakit kepala dan pusing dapat disebabkan oleh berkurangnya volume darah akibat dehidrasi, yang berarti otak kita tidak lagi mendapat pasokan darah dan nutrisi yang baik," kata Ahlemann.

Namun, apabila kamu tetap merasa pusing setelah memenuhi kebutuhan minum, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

2. Kelelahan dan sulit berkonsentrasi

Kelelahan dan kesulitan berkonsentrasi juga bisa disebabkan oleh kekurangan cairan dan merupakan salah satu tanda paling umum bahwa kamu tidak minum cukup air. Sebab, volume darah akan berkurang ketika kebutuhan minum harian kamu tidak tercukupi.

"Yang seperti yang disebutkan, berarti otak kita tidak mendapat pasokan air secara optimal," jelas Ahlemann.

Baca juga:

Kiat Terhindar dari Dehidrasi hingga Heatstroke saat Panas Ekstrem Melanda

3. Timbul lingkaran hitam di bawah mata

Menurut Ahlemann, apabila kamu tidak cukup minum, darah akan menjadi lebih kental, yang cenderung membuat pembuluh darah lebih terlihat. Proses ini akan menimbulkan beberapa tanda pada wajah.

"Mata cekung, lingkaran hitam, dan kerutan mata yang bertambah bisa menjadi tanda bahwa Anda tidak cukup minum." (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan