Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Synchronize Radio Hadirkan Program Rutin #GigsStage

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 07 Desember 2022
Synchronize Radio Hadirkan Program Rutin #GigsStage

Synchronize Radio hadirkan program rutin terbaru. (Synchronize Radio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENUTUP 2022 dengan membara, Synchronize Festival dan Synchronize Radio mempersembahkan serial mingguan #GigsStage. Acara ini digelar setiap Rabu di toko Demajors Jakarta yang bertempat di M Bloc Space, Jakarta.

Dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, nama #GigsStage sendiri diambil dari salah satu panggung di Synchronize Festival yang kerap menampilkan musisi/band dengan rasa yang lebih intim untuk sekadar unjuk gigi.

Baca juga:

Siap Bergulir Konsisten, Synchronize Festival 2022 Umumkan Lineup Penampil

Panggung ini selalu penuh dan tumpah ruah. Alhasil #GigsStage selalu berhasil meluapkan energi yang besar dari tahun ke tahun dalam gelaran Synchronize Festival.

“Seri #GigsStage akan hadir secara regular sebagai bentuk apresiasi dan wadah terhadap musisi atau band pendatang baru yang tengah menjajaki kancah musik yang lebih luas. Menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi, dan eksplorasi tanpa henti,” tulis Synchronize Radio.

Sebagai seri pembuka, pada #GigsStage vol. 1 akan menampilkan dua musisi yang akan meramaikan keseruan di tengah minggu ini. Kolektif RNB ibukota bernama Salon RNB yang digawangi oleh RL KLAV, Moneva, dan Gaverndri, serta penampil kedua yaitu Sunwich, grup musik indie pop beranggotakan Aliefia Augustine (Vokal), Vebrian Elwan (gitar) dan Raflie Arbiantara (bas).

Baca juga:

Pasca Pandemi, Promotor Banjir Berkah

Salon RNB sendiri berawal dari keinginan seluruh personel untuk menggambarkan hobi yang biasa dilakukan saat kumpul bersama. Mulai dari berdandan ria dan menata atau mewarnai rambut sembari memutar lagu-lagu hits bergenre RNB, sampai akhirnya terciptalah Salon RNB.

Sementara, Sunwich sendiri sempat melahirkan single terbaru The Bended Man pada Juli 2022 kemarin. Tak hanya menyuguhkan musik, mereka juga turut menghadirkan sosok visual bernama Wendy Charlotte untuk menandai era baru menuju album penuh yang ditargetkan tahun depan.

Lagu The Bended Man mengisahkan pertemuan perempuan dan laki-laki. Setelah keduanya dekat, sang perempuan menyadari bahwa laki-laki yang disukainya ternyata menyebalkan.

“Aslinya lagu ini menceritakan tentang pengalaman gue sama laki-laki yang enggak gue suka. Bukan ada hubungan asmara gitu. Tapi biar lebih relatable dibikin tentang cerita cinta saja,” ungkap Aliefia Augustine. (far)

Baca juga:

Dua Tahun Absen, Synchronize Fest Akan Hentak Jakarta di Oktober 2022

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - 1 jam, 40 menit lalu
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan