Susu Lokal Wajib 20 Persen di Program Makan Bergizi Gratis, Peternak Sapi Lokal Siap-Siap Kebanjiran Order

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 10 Juni 2025
Susu Lokal Wajib 20 Persen di Program Makan Bergizi Gratis, Peternak Sapi Lokal Siap-Siap Kebanjiran Order

Arsip - Pekerja membersihkan kandang sapi impor dari Australia di Fasilitas Instalasi Karantina Hewan, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/2/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tim Pakar Susu Badan Gizi Nasional (BGN) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Epi Taufik, menekankan bahwa susu yang akan didistribusikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib mengandung setidaknya 20 persen susu segar dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung peternak sapi perah lokal.

Menurut Epi, porsi susu harian yang akan diberikan bervariasi: 115 ml untuk anak usia PAUD hingga SD, dan 125 ml untuk siswa SMP-SMA. Dengan adanya syarat minimal 20 persen susu lokal, diharapkan produksi susu dari peternak rakyat dapat terserap maksimal.

"Dan semangat produksi juga akan terdorong," ujar Epi, Selasa (10//6).

Program ini menyasar tiga kelompok penerima utama yakni balita non-PAUD, ibu hamil dan menyusui, serta anak sekolah dari TK hingga SMA. Khusus untuk balita non-PAUD serta ibu hamil dan menyusui, jenis susu yang diberikan akan mengikuti peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait formula lanjutan dan minuman khusus. Sementara itu, siswa PAUD hingga SMA akan menerima susu olahan dalam bentuk pasteurisasi atau UHT.

Epi menjelaskan keunggulan masing-masing jenis susu. Susu pasteurisasi diproses dengan pemanasan minimal sehingga lebih segar, namun memerlukan penyimpanan dingin karena mudah rusak. Sebaliknya, susu UHT lebih praktis dalam distribusi karena dikemas dan diolah secara massal oleh industri.

Terkait pengadaan, Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang akan mengolah susu sendiri akan bekerja sama dengan koperasi atau UMKM untuk pendistribusian ke sekolah. Untuk susu pasteurisasi, alur pengadaan melibatkan peternak, koperasi, dan UMKM. Sedangkan untuk susu UHT, peternak akan mengirim susu ke pabrik karena pengolahannya membutuhkan mesin industri.

BGN berkomitmen untuk terus mensosialisasikan standar pengadaan susu ini kepada seluruh Kepala SPPG. Mereka juga akan memastikan setiap SPPG memiliki fasilitas penyimpanan susu yang memadai sesuai spesifikasi BGN.

Meskipun demikian, Epi mengakui adanya tantangan besar terkait pengadaan susu untuk Program MBG. Salah satunya adalah rendahnya tingkat pemenuhan kebutuhan susu nasional, yang saat ini baru mencapai 20 persen.

"Sebelum Program MBG saja, kita hanya bisa memenuhi 20 persen kebutuhan susu. Kami berharap melalui program ini, di mana negara membeli susu secara rutin, uang pajak rakyat tidak digunakan untuk produk impor, melainkan untuk memacu produksi dalam negeri. Oleh karena itu, indikator susu segar dalam negeri ini menjadi krusial," tegas Epi Taufik.

#Makan Bergizi Gratis #Susu #Ternak Sapi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Provinsi Bali resmi memberlakukan lockdown atau pelarangan lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar masuk Kabupaten Jembrana
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Indonesia
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
BPOM meminta Nestle untuk menarik susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran. Hal itu dikarenakan adanya dugaan pencemaran toksin.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan hentikan program MBG, diganti dengan bantuan uang tunai. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gara-Gara Banyak Siswa yang Keracunan, Menkeu Purbaya Minta MBG Diganti Uang Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Indonesia
Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG
Kerusakan mencakup area lantai empat gedung sekolah, yang meliputi empat ruang kelas dan satu lorong
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Kenyang Belum Seberapa, Plafon Sudah Menyapa: Siswa SD Ketiban Langit-Langit Saat Santap MBG
Indonesia
Video Makanan MBG Dibagikan Pakai Plastik Viral, Ini Penjelasan Resmi SPPG
Video distribusi makanan MBG menggunakan kantong plastik viral di media sosial. SPPG Pandeglang dan kader posyandu memberikan klarifikasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Video Makanan MBG Dibagikan Pakai Plastik Viral, Ini Penjelasan Resmi SPPG
Indonesia
Polemik SPPG Sragen Selesai, Dapur MBG Dipindah dari Lokasi Dekat Kandang Babi
Polemik SPPG Sragen akhirnya selesai. BGN akan memindahkan dapur MBG tersebut ke lokasi baru.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Polemik SPPG Sragen Selesai, Dapur MBG Dipindah dari Lokasi Dekat Kandang Babi
Indonesia
Makan Enak Enggak Harus 'Ngutang', INDEF Bongkar Strategi Fiskal MBG Biar Aman
INDEF memberikan sejumlah rekomendasi agar program unggulan ini tetap berkelanjutan tanpa mengganggu kapasitas fiskal negara
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Makan Enak Enggak Harus 'Ngutang', INDEF Bongkar Strategi Fiskal MBG Biar Aman
Indonesia
BGN Izinkan Menu MBG Tanpa Susu Kalau Sapinya Jauh
BGN juga telah bersinergi dengan Kementerian Kesehatan guna memenuhi kebutuhan gizi spesifik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
BGN Izinkan Menu MBG Tanpa Susu Kalau Sapinya Jauh
Berita Foto
Siswa SMK Negeri 1 Jakarta Santap Makan Bergizi Gratis (MBG) Perdana Tahun 2026
Siswa menunjukkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di tahun 2026 di SMK Negeri 1 Jakarta, Jl. Budi Utomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Januari 2026
Siswa SMK Negeri 1 Jakarta Santap Makan Bergizi Gratis (MBG) Perdana Tahun 2026
Bagikan