Survei LJSI: La Nyalla Sosok Alternatif di Pilgub Jatim

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 15 Oktober 2017
Survei LJSI: La Nyalla Sosok Alternatif di Pilgub Jatim

La Nyalla Mattalitti sedang memberikan keterangan persnya (Foto: Twitter @LaNyallaMM1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Lembaga Jaringan Suara Indonesia (LJSI) untuk kedua kalinya menggelar survei, menakar keterpilihan para tokoh yang diprediksi menjadi bakal calon Gubernur di Jawa Timur (Jawa Timur).

Sejumlah nama yang masuk dalam radar survei adalah Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan La Nyalla Mattalitti.

Direktur LJSI Fahrurizal Fan mengatakan, jalannya Pilkada Jatim diprediksi menarik dengan adanya sosok Khofifah dan Gus Ipul. Keduanya merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU); sebuah organisasi masyarakat yang memiliki basis massa terbesar di Jatim.

“Secara otomatis keduanya akan berebut suara dari warga Nahdhiyin,” kata Fahrurizal dalam siaran pers yang diterima wartawan, Minggu, (15/10).

Dengan kondisi ini, muncul sosok alternatif yang juga di inginkan oleh warga Jatim, yakni La Nyalla. Menariknya, dari sisi kompetensi para tokoh, nama La Nyalla dipilih oleh 88,6% masyarakat dan dianggap bisa menyelesaikan masalah-masalah di Jatim.

“La Nyalla dianggap mampu menyelesaikan masalah, terutama pada perbaikan ekonomi masyarakat, iklim investasi di Jatim serta masalah peningkatan sektor pertanian dengan segudang pengalaman sebagai pengusaha dan pembina ormas,” tambah dia.

Pada urutan kedua baru muncul nama Gus Ipul yang dipilih oleh 71,6%, Tri Rismaharini 68,9%,Khofifah Indar Parawansa 68,7%, Abdullah Azwar Anas 67,6%, Nurwiyatno 66,3%.

Sisi kompetensi rupanya berbanding lurus dengan tingkat penerimaan masyarakat atau akseptabilitas terhadap La Nyalla. Terbukti, sebanyak 86,4% masyarakat Jatim menerima dia, sedangkan Gus Ipul hanya 67,5%, Tri Rismaharini 65,7%, Khofifah 65,4%, Nurwiyatno 56,5%.

Tingkat kompentensi dan akseptabilitas para tokoh tersebut, pada akhirnya ketika responden ditanyakan siapa yang akan bapak/ibu pilih saat pemilihan gubernur? Maka data survei menjawab 28,2% memilih La Nyalla, 21,7% Memilih Syaifullah Yusuf, Tri Rismaharini 15,8% dan Khofifah Indar Parawansa 14,1%.

Survei ini digelar pada 28 September hingga 8 Oktober 2017 dengan mengusung tema "Siapa Tokoh Yang Dipilih sebagai Gubernur Jawa Timur 2018-2023.” Survei ini diadakan di 29 Kabupaten/9 Kota dengan metode wawancara tatap muka langsung dengan warga Jatim yang memiliki hak pilih pada Pilgub, Juni 2018.

Sampel responden dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling, sementara margin of error survei kurang lebih sebesar 2,3% dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen.(Pon)

#La Nyalla Mattalitti #Pilgub Jatim #Khofifah Indar Parawansa #Nahdlatul Ulama #Pilkada 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Prabowo terkesan karena kartu tersebut memiliki masa berlaku seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Presiden Prabowo Terima Kartu Tanda Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Pandangan Calon Ketum PBNU Gus Kikin Soal NU Tidak Bisa Lepas Dari Politik
NU harus mampu menjadi rumah bagi seluruh warganya. Rumah yang tidak hanya kuat secara kelembagaan dan intelektual, tetapi juga memiliki hati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Pandangan Calon Ketum PBNU Gus Kikin Soal NU Tidak Bisa Lepas Dari Politik
Indonesia
Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah
Ada dugaan pengondisian terhadap paket-paket nama AHWA telah menimbulkan keresahan di kalangan pemilik suara.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Penentuan AHWA Muktamar NU Dikondisikan, Muktamirin Gelisah
Indonesia
Ma'ruf Amin Harapkan Muktamar Hasilkan Pemimpin Terbaik Sesuai Harapan Nahdliyin
Seluruh peserta muktamar menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani dan tuntunan para ulama serta menjunjung tinggi akhlak dalam menentukan kepemimpinan NU ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ma'ruf Amin Harapkan Muktamar Hasilkan Pemimpin Terbaik Sesuai Harapan Nahdliyin
Indonesia
Ribuan Santri Dikerahkan Buat Sambut Presiden Prabowo di Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama
Selain akan dihadiri oleh Presiden, informasinya Muktamar Ke-35 NU juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ribuan Santri Dikerahkan Buat Sambut Presiden Prabowo di Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama
Indonesia
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Muktamar Ke-35 NU Tambakberas Dimulai Besok! Cek Jadwal, Agenda, dan Isu Panas di Sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Bagikan