Suara "Sangkakala" dari Langit, Tanda Kiamat Sudah Dekat?

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 27 Mei 2015
Suara

Ilustrasi Malaikat Meniup Terompet (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sains - Fenomena alam berupa suara mirip sangkakala yang terjadi di beberapa negara dalam kurun 4 tahun terakhir ramai menjadi perbincangkan. Terlebih saat sejumlah orang mengkaitkan hal tersebut dengan apa yang tertera dalam Alquran umat muslim dan Injil umat Kristiani. Di sana disebutkan bahwa salah satu tanda akhir zaman adalah saat malaikat meniupkan sangkakala.

Khalayak pun kini dirundung ketakutan akibat simpang siurnya informasi. Namun seorang ilmuwan bernama Elchin Khalilov rupanya punya pandangan lain. Elchin menganggap bahwa suara terompet yang memekakkan telinga tersebut hanya sebagian kecil yang bisa diterima manusia.

Seperti dilansir situs Sott.net, Elchin Khalilov menilai suara tersebut begitu besar gelombangnya namun terletak dalam kisaran infrasonik sekitar 20 hingga 100 Hz sehingga tidak bisa didengar manusia.

Dipaparkan Elchin Khalilov, gelombang suara mirip dengung suara sangkakala itu terbentuk karena berbagai hal. "Gelombang tersebut terjadi area Ionosfer yang berada di bagian atas atmosfer. Dalam geofisika disebut sebagai gelombang akustik-gravitasi. Ada cukup banyak penyebab gelombang suara itu terbentuk, di antaranya karena letusan gunung berapi, angin topan, badai, tsunami dan lain-lain,” paparnya

Sementara salah satu ilmuwan geofisika dari Universitas Oklahoma, David Deming punya pendapat berbeda. Menurutnya, gelombang suara tersebut memiliki kekuatan yang amat besar sehingga mampu mencakup transmisi telepon dari pesawat udara milik AS.

Senada dengan Elchin Khalilov, badan antariksa Amerika Serikat mengungkapakan bahwa NASA suara misterius mirip sangkakala tersebut terjadi karena bumi memiliki emisi radio alami dimana manusia dapat mendengar suara-suara aneh yang datang dari planet kita sendiri. Suara tersebut bisa saja terjadi akibat petir maupun gempa bumi. (man)

Baca Juga:

Setelah Suara Mirip Terompet di Langit, Muncul Awan Misterius

Penjelasan NASA Soal Suara Menyeramkan Mirip Terompet dari Langit

Berkah Tahun Baru untuk Pedagang Terompet

#Sangkakala Langit #Malaikat Israfil #Kiamat #Fenomena Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Saksikan Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand malam ini di SUGBK! Laga bersejarah ini ternyata bertepatan dengan fenomena kosmik langka, lho. Simak detailnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Merinding! Fenomena Langit Langka Malam Ini Iringi Laga Panas Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Penasaran dengan keindahan langit malam ini? Temukan cara melihat Komet 161P/Hartley-IRAS pada Jumat, 2 Oktober, lengkap dengan tips alat dan astrofotografi!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Fenomena Langit Malam Ini: Tips Astrofotografi Berburu Komet 161P/Hartley-IRAS
Indonesia
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Cari tahu jadwal puncak hujan meteor Draconid pada 8-9 Oktober 2026. Nikmati fenomena astronomi ini dengan kondisi langit malam terbaik tanpa gangguan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Lifestyle
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Fenomena langit September 2026 menghadirkan hujan meteor, konjungsi Bulan dan planet, ekuinoks, hingga Harvest Moon. Catat tanggalnya.
ImanK - Selasa, 01 September 2026
8 Fenomena Astronomi September 2026 yang Menarik Diamati
Indonesia
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah Jawa saat puncak musim kemarau. BMKG mengungkap musim Australia menjadi penyebab suhu malam turun drastis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Fenomena Bediding Kembali Melanda Jawa, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Malam Makin Dingin
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Dunia
IMF Ramal Kiamat Rantai Pasok Global, April Mulai Terasa
Bahkan, efeknya sudah mulai terasa terutama di Asia yang bergantung pada impor energi dari Teluk Persia.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
IMF Ramal Kiamat Rantai Pasok Global, April Mulai Terasa
Lifestyle
Fenomena Langit April 2026: Ada 8 Peristiwa dari Pink Moon hingga Hujan Meteor!
Fenomena langit April 2026 lengkap: Pink Moon, hujan meteor, dan komet. Cek jadwal fenomena langit hari ini yang bisa diamati dari Indonesia.
ImanK - Minggu, 29 Maret 2026
Fenomena Langit April 2026: Ada 8 Peristiwa dari Pink Moon hingga Hujan Meteor!
Indonesia
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Fenomena sinkhole muncul di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ramai Isu Air Sinkhole Berkhasiat di Limapuluh Kota, Badan Geologi Beri Peringatan
Indonesia
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
PVMBG membenarkan adanya fenomena dentuman keras disertai kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/1) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Dentuman Kilat Merah di Cianjur Bukan Gempa, BMKG Duga Buatan Manusia
Bagikan