Imlek 2020

Stop! Berikut 5 Larangan Ketika Hari Imlek!

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 25 Januari 2020
Stop! Berikut 5 Larangan Ketika Hari Imlek!

Hindari hal ini saat Imlek (Foto: Twinkle Kids)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERAYAAN Imlek menjadi momen penting bagi orang Tionghoa. Segala hal terkait pelaksanaannya tak bisa dilakukan sesuka hati. Terdapat aturan dan kepatutan ketika Imlek. Bila dilanggar, petaka akan menimpanya selama setahun berikutnya.

Bukannya mengharap berkah, dengan perilaku tidak patut, kesialan akan mendera. Demi menghindari hal itu alangkah baiknya bila tidak dilakukan hal-hal berikut, seperti;

Baca juga:

PUBG Mobile Sambut Imlek dengan Event #WinnerWinnerLuckyTogether

1. Membuat dan minum obat

Obat herbal (Foto: Pexels/Pixabay)

Dilansir dari China Highlights, membuat obat herbal atau meminum obat pada hari pertama Tahun Baru Imlek merupakan hal tabu. Jika dilakukan, dipercaya akan mengalami sakit-sakitan sepanjang tahun.

Bahkan di beberapa daerah, orang Tionghoa akan memecahkan gentong obat tradisional mereka ketika lonceng tahun baru di tengah malam berbunyi karena dipercaya akan menyembuhkan penyakit mereka di tahun tersebut.

2. Makan bubur untuk sarapan

Sarapan bubur dianggap sebagai kebiasaan orang miskin (Foto: Chow Hound)

Dahulu, sarapan bubur merupakan kebiasaan orang tidak mampu, sehingga kebanyakan orang Tionghoa tidak ingin memulai tahun baru dengan kebiasaan tersebut. Beberapa daerah juga menghindari konsumsi daging untuk menghormati dewa lainnya nan menentang pembunuhan hewan. Hal itu dilakukan karena kepercayaan orang Tionghoa mengatakan seluruh Tuhan dan dewa akan berkumpul bersama dan merayakan tahun baru bersama-sama.

3. Tidak keramas dan mencuci baju

Tidak boleh keramas ketika sincia (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Hari pertama dan kedua Imlek, biasanya orang Tionghoa akan menghindari mencuci baju karena kedua hari tersebut merupakan perayaan ulang tahun Shuishen, Dewa Air. Kamu juga tidak diperbolehkan keramas pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Hal ini disebabkan karena dalam bahasa Mandarin, rambut memiliki pengucapan dan karakter yang sama dengan "fa" di kata "facai", artinya "untuk jadi kaya/beruntung". Maka dari itu, keramas dilihat sebagai hal yang tidak baik karena dianggap "mencuci bersih keberuntungan" pada awal perayaan Imlek.

Baca juga:

Menjelang Tahun Baru Imlek, Mobile Legends Bagikan 2 Skin Gratis

4. Jangan memberikan beberapa barang ini kepada orang lain

Pir memiliki makna buruk (Foto: Pexels/mali maeder)

Ketika perayaan Imlek, ada beberapa hal harus dihindari ketika memberikan hadiah kepada orang lain. Barang-barang tersebut antara lain jam, gunting, dan buah pir. Hal ini disebabkan beberapa barang tersebut memiliki makna buruk dalam kebudayaan dan tradisi Tionghoa. Memberikan jam artinya bisa membawa nasib buruk, seperti kematian, gunting sebagai tanda ingin memutus tali silaturahmi, dan buah pir sebagai tanda perpisahan.

5. Jangan menggunakan baju berwarna tertentu

Kedua warna ini identik dengan berkabung atau berduka (Foto: Pexels/whatsneue)

Ketika perayaan Sincia, jangan sekali-kali menggunakan pakaian berwarna hitam dan putih. Hal itu disebabkan karena kedua warna tersebut identik dengan berkabung atau berduka. Sebisa mungkin gunakan warna cerah, terutama yang ada unsur warna merah. (shn)

Baca juga:

4 Bunga Simbol Keberuntungan Saat Imlek, Suka Nomor Berapa?

#Imlek #Sarapan #Selamat Pagi Januari
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau Bazar Imlek dan Vihara Dharma Bakti di Glodok untuk memastikan kesiapan Imlek 2026 yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
 Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Fun
Menikmati Nuansa Sarapan Ala New York di Tengah Jakarta
American breakfast identik dengan sajian mengenyangkan dan tinggi protein.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 Juli 2025
Menikmati Nuansa Sarapan Ala New York di Tengah Jakarta
Tradisi
Menelusuri Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Di Indonesia Cap Go Meh menjadi seremonial besar-besaran yang dirayakan bersama-sama.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Februari 2025
Menelusuri Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Indonesia
Perayaan Imlek Jadi Simbol Akulturasi Berbagai Budaya di Jakarta
Perayaan Imlek sekaligus merupakan simbol harapan masyarakat akan keselamatan, kemakmuran, dan kesejahteraan pada tahun yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Januari 2025
Perayaan Imlek Jadi Simbol Akulturasi Berbagai Budaya di Jakarta
Indonesia
Fang Teh, Tradisinya Pagi Hari Pertama Tahun Baru Imlek Simbolkan Harapan Keberuntungan
Banyak orang minum teh pu-erh karena tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga manfaat makanan fermentasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Januari 2025
Fang Teh, Tradisinya Pagi Hari Pertama Tahun Baru Imlek Simbolkan Harapan Keberuntungan
Indonesia
Ekspresi Kebebasan Barongsai di Perayaan Imlek, Makin Eksis di Ruang Publik Sejak Dibebaskan Presiden Gus Dur
Saat kepemimpinan Presiden Soeharto ekpresi keagamaan dan kebudayaan etnis Tionghoa terbatas di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Januari 2025
Ekspresi Kebebasan Barongsai di Perayaan Imlek, Makin Eksis di Ruang Publik Sejak Dibebaskan Presiden Gus Dur
Indonesia
Arus Balik Long Weekand Padati Stasiun, 37.579 Penumpang Tiba di Jakarta
Meski long weekend sudah berakhir, penumpang yang pergi ke luar kota masih banyak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Januari 2025
Arus Balik Long Weekand Padati Stasiun, 37.579 Penumpang Tiba di Jakarta
Bagikan