Headline

Stop BAB Sembarangan di Wilayah Yogyakarta!

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 12 November 2017
Stop BAB Sembarangan di Wilayah Yogyakarta!

Gerakan masyarakat hidup sehat (Foto: depkes.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kualitas kesehatan masyarakat dapat diukur melalui kebiasaan mendasar seperti tersedianya jamban atau kakus. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan mendeklarasikan gerakan "Stop Buang Air Besar Sembarangan" sebagai komitmen bersama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Sebagai bukti seluruh masyarakat DIY telah stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) diperlukan pernyataan masyarakat seluruh DIY yang diwujudkan dalam bentuk Deklarasi Stop BABS," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setianingastutie di Yogyakarta, Minggu (12/11).

Menurut Pembajun sebagaimana dilansir Antara, deklarasi yang akan dilakukan oleh bupati/wali kota seluruh DIY berlangsung pada acara Gebyar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 53/2017 yang mengangkat tema "Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku" di Alun-alun Kidul Yogyakarta pada 12 November 2017.

"DIY bertekad mendeklarasikan seluruh wilayah kabupaten/kotanya 100 persen stop BABS," kata dia.

Pembajun Setianingastutie menyebutkan, berdasarkan Dinkes DIY sebesar 99,79 persen masyarakat DIY telah mengakses jamban "Jamban Sehat Permanen" (JSP), sebesar 82,25 persen masyarakat mengakses Jamban Sehat Semi Permanen (JSSP) 11,51 persen, dan sebesar 6,24 persen mengakses dengan cara sharing (menumpang) dan sudah tidak ada lagi masyarakat atau sebesar 0,0 persen yang melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan capaian kabupaten/kota di DIY, Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta telah melampaui target nasional. Di Kabupaten Sleman 86,66 persen masyarakatnya telah mengakses Jamban JSP dan 3,34 persen mengakses jamban JSSP, sedangkan di Kota Yogyakarta 94 persen masyarakatnya mengakses Jamban JSP dan hanya 1,36 persen, masih mengakses JSSP.(*)

#Gaya Hidup Sehat #Dinas Kesehatan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan