Steve Jobs, Sosok di Balik Kesuksesan Apple

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 11 September 2019
Steve Jobs, Sosok di Balik Kesuksesan Apple

Steve Jobs di Stanford University. (Foto: stanford.edu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARI ini Apple telah mengumumkan beberapa produk terbarunya, seperti iPhone 11 dan iWatch seri 5. Produk Apple selalu memiliki pasarnya sendiri karena telah melekat sebagai barang mewah di kalangan masyarakat. Di balik kesuksesan Apple, terdapat orang yang berpengaruh, yang tidak lain adalah Steve Jobs.

Steve Jobs lahir pada 24 Februari 1955 di San Francisco, Amerika. Jobs merupakan co-founder, pemilik dan CEO dari Apple. Dia merupakan anak adopsi dari Paul dan Clara Jobs. Orang tua kandung Steve Jobs sendiri merupakan lulusan dari University of Wisconsin, mereka menyerah terhadap kelahiran Steve Jobs, dan menyerahkannya untuk diadopsi.

Baca Juga:

Jam Pintar Apple vs Samsung, Mana yang Lebih Unggul?

Bersama dengan ayah angkatnya, Steve Jobs bekerja di bidang elektronik di garasi rumah, sebagai hobi dan menjadi salah satu jalan Steve Jobs menuju kesuksesan Apple kelak.

Steve Jobs. (Foto: Pixabay/waldryano)
Steve Jobs. (Foto: Pixabay/waldryano)

Steve Jobs merupakan orang yang cerdas walaupun dalam dunia pendidikan tidak berjalan dengan lancar. Dia drop out dari kuliah setelah 6 bulan menuntut ilmu di Reed College, Portland, Oregon. Walaupun drop out, Steve Jobs tetap menuntut ilmu dengan menghadiri kelas-kelas kreatif selama 18 bulan. Bahkan, ia juga belajar kaligrafi sebagai bagian dari hobi.

Pada tahun 1974, Steve Jobs bekerja sebagai desainer video game di Atari. Setelah beberapa bulan bekerja, Steve Jobs memutuskan untuk keluar dan pergi ke India.

Pada tahun 1976 saat Steve Jobs berumus 21 tahun, dia memulai Apple Computer di garasi keluarganya. Dari situlah cikal bakal produk Apple berdiri bersama Steve Wozniak. Mereka berdua dikenal sebagai orang yang merevolusi dunia komputer menjadi lebih kecil dan murah dengan Apple. Pada 1984, Apple merilis Macintosh sebagai sistem operasi yang mereka gunakan sampai sekarang di berbagai platform-nya.

Baca Juga:

Apple Akuisisi Modem Smartphone Intel

Pada 1985 Steve Jobs meninggalkan Apple dan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan yang berfokus pada hardware dan software. Tahun 1986, dia membeli sebuah perusahaan animasi, yang sekarang dikenal dengan Pixar. Pada tahun 1997, Steve Jobs kembali lagi ke Apple sebagai CEO dan mengembalikan pamor Apple yang sempat meredup karena kepergiannya. Dari situlah, Apple berevolusi dengan produknya, seperti iPod, iPhone, iPad, Macbook dan iWatch.

Steve Jobs merupakan pendiri Apple. (Foto: Pixabay/ckgodman)
Steve Jobs merupakan pendiri Apple. (Foto: Pixabay/ckgodman)

Sayangnya, kesuksesan Steve Jobs di Apple tidak sejalan dengan kesehatannya. Dia harus berjuang dengan kanker pancreas yang dideritanya pada tahun 2003. Steve Jobs tidak memilih operasi medis untuk mengobati kanker yang dideritanya selama 8 bulan setelah diagnosa muncul. Dia lebih memilih mengubah pola makannya dan memikirkan pengobatan alternatif lain.

Walaupun pada tahun 2004 Steve Jobs telah melakukan pengangkatan kanker yang dideritanya dan berjalan lancar, dia tidak lepas dari penyakit tersebut. Pada Januari tahun 2011, Steve Jobs mengumumkan bahwa dia cuti untuk pengobatan penyakit, dan pada Agustus di tahun yang sama dia mundur dari posisi CEO dan digantikan oleh Tim Cook hingga saat ini.

Pada 5 Oktober 2011 Steve Jobs menghembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun akibat kanker pancreas yang dideritanya hampir 10 tahun. Dia meninggal sebagai kunci kesuksesan Apple hingga saat ini dengan revolusi yang dia bawa. (Jhn)

Baca Juga:

Fakta-Fakta Apple Watch Series 5, Si Canggih dengan Riset Kesehatan

#Apple #Steve Jobs
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Tekno
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold diprediksi meluncur September 2026. Namun, iPhone Fold kabarnya tak membawa Dynamic Island.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro series membawa perubahan radikal. Apple berencana menyematkan sistem in-display Face ID,
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Tekno
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Saat ini, hanya Samsung Display dan LG Display yang dinilai memiliki kapabilitas untuk memproduksi massal panel LTPO+ sesuai standar ketat Apple
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro Bakal Pakai Layar LTPO+ Canggih, Siap-Siap Ucapkan Selamat Tinggal ke Teknologi Dynamic Island
Tekno
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Aplikasi Sports Alerts dan Countdowns juga membantu pengguna memantau jadwal penting
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Tekno
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Wood menilai fokus Tim Cook pada inovasi teknologi kesehatan dan pemantauan tidur menjadikan produk ini sebagai langkah logis bagi warisan jangka panjang Cook
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Ring Masih Malu-Malu Kucing Muncul di 2026, Fans Apple Diminta Sabar Menanti
Fun
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
iPhone lipat kini sedang masuk tahap pengujian awal. HP lipat tersebut kabarnya akan meluncur September 2026.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Fun
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Apple mendominasi pasar smartphone global pada 2025. Apple mengalahkan Samsung dan Xiaomi dalam persaingan ini.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Fun
Apple Enggak Bakal Bawa Kamera 200MP di iPhone hingga 2028, Apa Alasannya?
Apple tidak membawa kamera 200MP di iPhone hingga 2028. Saat ini, Apple masih bermain aman.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Apple Enggak Bakal Bawa Kamera 200MP di iPhone hingga 2028, Apa Alasannya?
Bagikan