Status Facebook Terakhir Mayang Sebelum Bunuh Diri

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 26 November 2015
Status Facebook Terakhir Mayang Sebelum Bunuh Diri

(Foto: Facebook Mayang Ariesti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Tekno - Seorang siswi kelas XI di SMA Negeri 7 Pontianak, Mayang Ariesti nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Senin (23/11).

Mayang ditemukan sudah tak bernyawa lagi tergantung di kamarnya saat sang kakak hendak membangunkannya jam 05:30 pagi. Dan persoalan cinta diduga menjadi penyebab gadis 16 tahun ini nekat mengakhiri hidpnya.

Hal ini terlihat dari status Facebook Mayang sehari sebelum ia ditemukan meregang nyawa. Dalam status itu, Mayang mengungkapkan jika sang pacar sudah memiliki wanita idaman lain, hingga mencampakannya.

"Nampak benar ade cewek laen haha mungkin dia lelah, pantaslah udah nda ade waktu agik," tulis Mayang, pada Minggu malam (22/11).

Sontak status itu pun jadi perhatian teman-teman Mayang dan para netizen, banyak dari mereka mengungkapkan jika tak seharusnya Mayang melakukan hal semacam itu, dan beberapa temannya mendoakan Mayang agar tenang di sisi-Nya.

"Meskiipun ndak kenal aku turut prihatin dan berduka , slamaat jln kakak cantik smoga amall ibadaah muu d trima d sisi Allah
Ammiin.

"aii mayang.. aku ani dr medan :') aku mengerti posisi kamu jadi wanita yang lagi sakit hati gegara cowo. tp kenapa begitu langsung bunuh diri?? di luar sana masih banyak kok yang menerima kekurangan dan kelebihan kamu . yaudah kamu tidur yang nyenyak di alam sana semoga kamu di ampuni oleh allah."

"Ya allah yang ngape kau jadi kek ginik sependek itu ke pikiran kau,, sampai harus bunuh dirik:')."

Akibat kejadian ini, lelaki yang dimaksud kekasih Mayang pun dilaporkan tertekan dan merasa bersalah karena ia banyak jadi bulan-bulanan para netizen dan dianggap menjadi penyebab Mayang melakukan bunuh diri.

“Pacarnya itu tertekan. Sebab banyak yang memojokkan dia, katanya gara-gara dialah. Apalagi di media sosial, banyak yang buat status masak gara-gara diputuskan bunuh diri. Kasihan dia, sebab mereka kan tidak tahu permasalahan sebenarnya apa. Saya berharap semoga pacarnya itu juga diberikan kesabaran dengan anggapan masyarakat,” ungkap seorang teman Mayang.

Semoga kisah Mayang ini bisa dijadikan pelajaran bagi siapa saja, terutama para orangtua agar bisa mengawasi pergaulan dan permasalahan anak-anak mereka.

Jangan sampai ada Mayang, Mayang berikutnya.

BACA JUGA:

  1. Simpati untuk Wiwin Driver Go-Jek Datang juga dari Luar Negeri
  2. Mengharukan, Wiwin Harus Ngojek Sambil Gendong Anak
  3. Wiwin Driver Gojek, Setiap Harinya Berikan Uang Kepada Suami
  4. Kisah Perjuangan Janda 3 Anak Jadi Driver Go-Jek
  5. Wiwin Driver Go-Jek Baru Lima Hari Bawa Anak Ngojek
#Facebook #Siswi SMA #Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Film The Social Reckoning garapan Aaron Sorkin hanya meraih US$5,5 juta pada debut box office. Simak sinopsis, pemain, dan perbandingannya dengan The Social Network
ImanK - Senin, 12 Oktober 2026
Film The Social Reckoning Tak Sesuai Ekspektasi, Ini Penyebabnya
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Indonesia
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Temuan terbanyak terjadi di Facebook dan Instagram yang berada di bawah naungan Meta.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Bagikan