Startup Kesehatan Asal Indonesia Berpartisipasi dalam Japan-ASEAN Matching Fair 2023

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 12 Juni 2023
Startup Kesehatan Asal Indonesia Berpartisipasi dalam Japan-ASEAN Matching Fair 2023

DoctorTool perkenalkan ekosistem digital kesehatan all-in-one. (DoctorTool)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN teknologi startup yang melayani bidang manajemen dan kesehatan asal Indonesia DoctorTool ikut berpartisipasi dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2023.

Sebagai perwakilan startup dari sektor kesehatan Indonesia, baik di stan acara maupun di panggung investor. Partisipasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan mereka untuk mengembangkan dan memperkenalkan ekosistem digital kesehatan all-in-one mereka kepada khalayak internasional.

Baca Juga:

Digitalisasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa

“Acara ini sangat fenomenal dalam menghubungkan startup seperti kami dengan investor dari berbagai negara. Sebagai imbalannya kami dapat memperkenalkan inovasi teknologi terbaru dari segmen kesehatan,” ungkap CEO DoctorTool Rainaldo dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Sabtu (10/6).

Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2023 dihadiri oleh berbagai startup dari berbagai industri. Seperti Health Tech and Aging Society, Fintech, E-Commerce, Food Tech, dan Green and Carbon Neutrality. Acara ini terdiri dari beberapa tema, seperti Startup Pitching Room, Business Matching Area, Booth Zone, dan Networking and Reception Party.

Ada 63 startup yang berpartisipasi dari berbagai negara, seperti Jepang, Thailand, dan negara ASEAN lainnya. Kemudian 180 investor siap mempelajari berbagai produk inovatif dan memberikan dukungan investasi agar startup tersebut dapat terus berkembang.

Baca Juga:

Fenomena Digitalisasi di Sektor Kesehatan

Partisipasi ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan DoctorTool untuk mengembangkan dan memperkenalkan ekosistem digital kesehatan. (DoctorTool)

“DoctorTool sangat bangga mewakili wilayah ini sebagai salah satu dari sedikit startup Indonesia terpilih. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan produk ekosistem digital kesehatan all-in-one kami di Indonesia,” kata Chief Commercial Officer DoctorTool Elisa Yoshigoe.

Selain itu, acara ini memiliki beberapa tujuan antara lain untuk mempromosikan kolaborasi bisnis dan co-creation ekonomi antara Jepang dan negara-negara ASEAN. Kemudian menciptakan peluang bagi startup ASEAN bertemu dengan calon investor untuk pertumbuhan pasca-pandemi yang cepat,

Hal ini memberikan dukungan untuk transformasi digitalisasi di sisi bisnis. Lalu mendorong bisnis yang berkelanjutan dengan netralitas karbon yang juga selaras dengan kebijakan bank dalam promosi ESG. Tak lupa untuk merayakan HUT ke-50 dan memperkuat Persahabatan dan Kerjasama Jepang-ASEAN. (far)

Baca Juga:

Kemenkominfo Ungkap Tren Positif Penetrasi Digital Terus Berlanjut

#Kesehatan #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Tekno
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
POCO C95 Pro kini sudah resmi meluncur. HP tersebut membawa bateai 7.500mAh dan dibanderol mulai Rp 2,3 juta.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
Tekno
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra kini resmi meluncur. Kedua tablet ini bakal meluncur global 7 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900 mAh
Vivo X Fold 6 resmi meluncur global. HP lipat ini membawa kamera 200MP dan baterai 6.900 mAh.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900 mAh
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
ShowBiz
Deretan HP Baru yang Bakal Rilis Oktober 2026, Ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10!
HP baru yang bakal rilis Oktober 2026 patut dinantikan. Sebab, ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10 yang ikut rilis.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Deretan HP Baru yang Bakal Rilis Oktober 2026, Ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10!
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan