kesehatan

Fenomena Digitalisasi di Sektor Kesehatan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 30 Desember 2021
Fenomena Digitalisasi di Sektor Kesehatan

Digitalisasi di bidang kesehatan (Sumber: Pexels/Edward Jenner)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ERA digitalisasi membawa warna baru bagi berbagai sektor di tanah air. Salah satunya adalah sektor kesehatan. Dengan pembangunan teknologi terintegrasi Indonesia bisa menghadirkan layanan kesehatan yang mumpuni seperti telemedicine. Layanan kesehatan semacam ini bahkan bukan hanya diselenggarakan oleh sektor swasta tetapi juga oleh pemerintah. Salah satunya adalah aplikasi PCare BPJS Kesehatan yang digunakan oleh klinik.

Representatif Klink Mitra Sehati, dr. Susi Oktowaty menilai ada banyak keuntungan yang bisa didapat dari aplikasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan terutama kemudahan dalam pelaporan kegiatan klinik. Sayangnya, input data ke aplikasi tersebut masih kurang lengkap. "Bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang mengutamakan pelayanan kesehatan secara holistik, komprehensif, berkesinambungan dan terintegrasi sesungguhnya kurang sempurna," tuturnya.

BACA JUGA:

Ahli Bedah Untuk pertama kali Gunakan Teknologi 3d Pada Pasien

klinik
Susy Oktowaty rasakan manfaat PCare BPJS Kesehatan (Sumber: Istimewa)


Dengan kurang lengkapnya pengelolaan pelaporan kegiatan klinik melalui aplikasi PCare BPJS Kesehatan, ia mensiasatinya dengan menggandeng salah satu startup kesehatan di Indonesia yakni aplikasi SIM DoctorTool di Klinik Mitra Sehati.

Baca juga:

Kronologis Pasien Omicron Lolos Karantina di Wisma

“Dengan fitur bridging langsung antara PCare BPJS Kesehatan dan aplikasi DoctorTool, kami merasa sangat terbantu karena tidak perlu memasukkan data secara manual dari kertas ke PCare BPJS Kesehatan. Seluruh data perihal kunjungan pasien dan aktivitas klinik sudah tersambung dengan PCare BPJS Kesehatan, sehingga kita dapat menghemat waktu, tempat dan SDM," urai Susi.

pcare
Digitalisasi kesehatan (Sumber: Istimewa)

Pengalaman dr. Susi Oktowaty tentang mudahnya integrasi PCare BPJS Kesehatan menggunakan aplikasi SIM milik DoctorTool mendapat tanggapan secara langsung dariChief Executive Officer DoctorTool, Rainaldo. “Kami bangga bahwa ratusan klinik menyatakan puas dengan kemudahan yang kami hadirkan melalui DoctorTool. Kedepannya, kami akan terus mendukung sistem Jaminan Kesehatan Nasional dengan berbagai solusi teknologi yang kami berikan sebagai healthtech startup,” ujar Rainaldo.

Sementara itu, Co-Founder DoctorTool, Elisa Yoshigoe, menekankan keamanan data dari layanan DoctorTool ini. "Kami sangat menghargai pentingnya kerahasiaan data dan sangat berhati-hati agar data operasional klinik maupun rekam medis terjaga dengan aman,” ungkap Elisa. Tak hanya bagi klinik, digitalisasi ini juga akan memudahkan pasien dalam mengakses layanan dari klinik kesehatannya. (Avia)

Baca juga:

Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi, Pemerintah Diminta Percepat Durasi PCR

#Teknologi #Kesehatan #Tips Kesehatan #Info Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Tekno
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
POCO C95 Pro kini sudah resmi meluncur. HP tersebut membawa bateai 7.500mAh dan dibanderol mulai Rp 2,3 juta.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
Tekno
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra kini resmi meluncur. Kedua tablet ini bakal meluncur global 7 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Samsung Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900 mAh
Vivo X Fold 6 resmi meluncur global. HP lipat ini membawa kamera 200MP dan baterai 6.900 mAh.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Vivo X Fold 6 Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.900 mAh
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
ShowBiz
Deretan HP Baru yang Bakal Rilis Oktober 2026, Ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10!
HP baru yang bakal rilis Oktober 2026 patut dinantikan. Sebab, ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10 yang ikut rilis.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Deretan HP Baru yang Bakal Rilis Oktober 2026, Ada Vivo V80 hingga OPPO Find X10!
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan