Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Startup AI DeepSeek Dituding Bantu Militer China dan Gunakan Perusahaan Cangkang Asia Tenggara

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 23 Juni 2025
Startup AI DeepSeek Dituding Bantu Militer China dan Gunakan Perusahaan Cangkang Asia Tenggara

Ilustrasi DeepSeek AI. (Foto Doc. Deepseek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Startup akal imitasi/artificial intelligence asal China, DeepSeek, dituduh mendukung operasi militer dan intelijen Beijing.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh pejabat tinggi Departemen Luar Negeri AS.

“Kami memahami bahwa DeepSeek secara sukarela telah dan kemungkinan akan terus memberikan dukungan pada operasi militer dan intelijen Tiongkok,” ujar pejabat AS tersebut, seperti dikutip reuters.com (23/6).

Lebih dari itu, DeepSeek diduga memakai perusahaan cangkang di Asia Tenggara demi mendapatkan chip semikonduktor canggih yang dilarang dikirim ke China berdasarkan regulasi AS,

Perusahaan berbasis di Hangzhou ini sempat mengejutkan dunia teknologi pada Januari lalu. Mereka mengklaim bahwa model AI mereka mampu menyaingi bahkan melampaui model buatan perusahaan-perusahaan top AS dengan biaya jauh lebih murah.

Baca juga:

Didukung Pemerintah China, Startup AI Manus Bakal Jadi Penerus DeepSeek

Pejabat AS juga menuduhbDeepSeek mengirimkan data pengguna global ke jaringan pengawasan pemerintah China, termasuk dari pengguna asal AS melalui infrastruktur belakang yang terhubung dengan China Mobile, perusahaan telekomunikasi milik negara.

Meski belum merespons soal praktik privasi atau dugaan ini, nama DeepSeek tercantum lebih dari 150 kali dalam dokumen pengadaan militer China, menurut sumber AS.

DeepSeek juga disebut memiliki akses ke chip Nvidia H100, yang nilainya ditaksir mencapai USD 25.000 atau sekitar Rp 405 juta per unit.

Chip ini telah dibatasi ekspornya sejak 2022 karena kekhawatiran akan digunakan untuk kepentingan militer.

DeepSeek memakai perusahaan cangkang dan pusat data di Asia Tenggara untuk menghindari pembatasan tersebut. Demikian tudingan pejabat tersebut.

Pemerintah AS belum mengumumkan sanksi resmi terhadap DeepSeek, tapi isu ini makin memperkeruh 'perang dagang teknologi' antara Washington dan Beijing. (*)

Baca juga:

Perang Dagang Terus Berlanjut, AS Bakal Blokir DeepSeek

#China #Startup #Teknologi #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Tekno
OPPO Find X10 Siap Meluncur September 2026, Usung Chip 2nm dan Kamera 200MP
OPPO Find X10 diprediksi rilis akhir September 2026. HP ini membawa chip 2nm dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
OPPO Find X10 Siap Meluncur September 2026, Usung Chip 2nm dan Kamera 200MP
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Xiaomi 18 sudah mengantongi sertifikasi EEC. Peluncuran global HP tersebut diprediksi lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Dunia
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
Kedubes China di Jepang aktifkan alarm darurat pasca gempa 7,1 di Kumamoto. 17 orang tewas, puluhan ribu mengungsi, Jepang bentuk satgas darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Fun
Restorasi 20 Tahun Pan's Labyrinth 100% Konvensional, Guillermo del Toro: Tidak Ada AI Sialan!
Guillermo del Toro menolak penggunaan AI dalam restorasi Pan’s Labyrinth. Perayaan 20 tahun film ikonik ini akan tayang ulang 9 Oktober 2026 dengan teknik konvensional dan konversi 3D.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Restorasi 20 Tahun Pan's Labyrinth 100% Konvensional, Guillermo del Toro: Tidak Ada AI Sialan!
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Bagikan