Ibu-Ibu Penjual Takjil Dadakan, Pemadam Kelaparan Saat Ramadan

annehsannehs - Jumat, 09 April 2021
Ibu-Ibu Penjual Takjil Dadakan, Pemadam Kelaparan Saat Ramadan

Biasa ditemukan di pinggir jalan. (Foto Instagram/kulinergresik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULAN puasa rasanya belum afdol jika belum ada ibu-ibu yang menggelar meja dadakan di pinggir jalan untuk menjual takjil. Aroma gorengan tempe dan tahu yang masih fresh from the frying pan pun banyak mengundang orang-orang yang sedang berkendara untuk mampir.

Biasanya, pedagang takjil dadakan ini menjadi penyelamat bagi para pengendara yang hendak buka puasa on the road. Menyambut 1 Ramadan 1442 H atau bulan Puasa 2021 yang jatuh pada Selasa 13 April 2021 mendatang, yuk intip starter pack penjual takjil dadakan:

Baca juga:

'Rojali', Tetap Nongkrong Walau Dompet Kopong

1. Meja panjang dadakan

Jajanan takjil mana yang paling kamu kangenin? (Foto Instagram/kulinergresik)
Jajanan takjil mana yang paling kamu kangenin? (Foto: Instagram/kulinergresik)

Tiada angin tiada hujan, lapak kosong di pinggir jalan tiba-tiba dipenuhi oleh ibu-ibu penjual takjil ketika bulan Puasa. Biasanya, alat yang dibutuhkan hanyalah meja panjang kokoh yang digunakan untuk meletakkan makanan-makanan nikmat nan segar di atasnya.

Mulai dari makanan manis, asin, berat, maupun ringan, biasanya ibu-ibu penjual takjil ini pun telah menata berbagai makanan dan minuman sesuai kategori dengan sangat rapi dan terstruktur.

Makanan gurih yang tidak pernah absen untuk hadir pun meliputi gorengan seperti tempe, tahu, bakwan, dan risol. Makanan manis yang pasti ada di penjual takjil dadakan ini pun meliputi kue basah, kolak pisang, kolak singkong, kolak ubi, ketan item, kolak blewah, kacang ijo, biji salak, dan sup timun suri.

Bahkan, beberapa penjual takjil juga menyediakan lauk besar yang sudah diplastik-plastikin seperti sop, sayur lodeh, telor gulai, dan tempe orek.

2. Dompet koin hadiah dari toko emas

Sovenir toko emas. (Foto Seribu Undangan Harga Seribu)
Souvenir toko emas. (Foto: Seribu Undangan Harga Seribu)

Keseringan menjual takjil dari tahun ke tahun membuat ibu-ibu penjual takjil mendapatkan cuan banyak tiap tahun. Tidak heran, keuntungannya ini sering dimanfaatkan untuk berinvestasi pada emas.

Sesuai dengan kebiasaan generasi baby boomer dan Generasi X di Indonesia, biasanya emas dibeli di toko emas yang terletak di pasar. Jika sudah langganan pada toko emas tertentu, biasanya souvenir yang sering diberikan toko emas adalah dompet coin dengan warna mentereng plus nama toko emas dan alamatnya di bagian depan dan belakang dompet.

Ibu-ibu penjual takjil pun sering terlihat menggunakan dompet kecil ini untuk menyimpan uang koin. Ia pun akan mengeluarkan dompet souvenir dari toko emas andalannya ketika hendak memberikan kembalian receh ketika hendak mencari kembalian pelanggan takjil.

Baca juga:

Karakter Pengudud di Tongkrongan, Ada yang Cuman Modal Bibir

3. Kaleng biskuit

Takjil dadakan. (Foto Instagram/kulinergresik)
Takjil dadakan. (Foto: Instagram/kulinergresik)

Pada Desember 2020, ditemukan seorang nenek yang telah menabung uang di kaleng biskuit sampai berjumlah hampir satu miliar rupiah. Sayangnya, sebagian uang yang ditabung hancur dimakan hama.

Tidak hanya di Malaysia, orang Indonesia juga sering menggunakan kaleng biskuit yang kokoh nan kuat untuk menabung atau menyimpan uang mereka. Bentuknya yang cukup besar dan simpel membuat orang-orang bisa menaruh dan mengambil uang cukup mudah, apalagi ketika sedang melayani pelanggan yang mengantri membeli takjil.

Biasanya, kaleng uang ini diletakkan di bawah meja dadakan yang terletak di pinggir jalan. Sang ibu penjual takjil pun biasanya tidak akan melepaskan genggaman dan pandangannya dari kaleng biskuit berisikan uang ini.

Meski begitu, menyimpan uang di kaleng biskuit sangat tidak dianjurkan. Alasan pertama adalah keamanan yang sangat lemah. Kedua, orang-orang biasanya sudah menyadari bahwa kaleng biskuit merupakan tempat menyimpan uang sehingga risiko terjadinya pencurian semakin tinggi.

4. Stok plastik bejibun

Ibu penjual takjil memasukkan makanan ke plastik minyak. (Foto Instagram/kulinergresik)
Ibu penjual takjil memasukkan makanan ke plastik minyak. (Foto: Instagram/kulinergresik)

Mulai dari plastik minyak yang bening, plastik kresek kecil, plastik kresek sedang, sampai plastik berukuran besar pun tersimpan dengan rapi dan ciamik oleh ibu-ibu penjual takjil. Biasanya, plastik ini akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jumlah takjil yang dibeli oleh pelanggan.

Biasanya plastik minyak akan digunakan untuk menyimpan makanan polosan tanpa kemasan seperti gorengan. Kemudian, plastik minyak ini akan dimasukkan lagi ke dalam plastik kresek agar bisa dibawa-bawa.

Walau varian plastiknya beraneka ragam, ibu-ibu takjil pun tidak pernah kesalahan dalam mengambil plastik yang sesuai dengan kebutuhan pelanggannya. Maklum, keseringan memberikan plastik yang tidak tepat bisa menimbulkan kerugian yang fatal. (shn)

Baca juga:

Bahasa 'G', Kode Rahasia Tongkrongan Pelajar Generasi 90-an Negeri Aing

#Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Indonesia
Ramadan di Depan Mata, PU Percepat Pemulihan Air Bersih Masjid di Sumatera
Pemenuhan layanan air bersih sangat krusial karena kurang dari satu bulan umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa.
Wisnu Cipto - 1 jam, 39 menit lalu
Ramadan di Depan Mata, PU Percepat Pemulihan Air Bersih Masjid di Sumatera
Indonesia
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Komisi C DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat dengan instansi dan BUMD pangan untuk memastikan stok dan harga bahan pokok jelang Ramadan 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Indonesia
Bansos Rp 600 Ribu Daerah Bencana Sumatera Cair Februari, Pas Bulan Ramadan
Penyaluran bansos melalui perbankan milik pemerintah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Bansos Rp 600 Ribu Daerah Bencana Sumatera Cair Februari, Pas Bulan Ramadan
Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Menekankan pentingnya pengaturan pola distribusi makanan agar keamanan pangan dan kandungan gizi tetap terjamin.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
Indonesia
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Bonus bagi mitra nantinya diberikan secara proporsional sesuai kinerja dalam bentuk uang tunai dengan perhitungan sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Beredar informasi yang menyebut elemen mahasiswa menolak kebijakan program MBG saat bulan Ramadan, Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Indonesia
PT KAI Angkut 4,3 Juta Orang Pemudik, Ada 10 KA Jarak Jauh Jadi Favorit
Okupansi kereta api yang melebihi angka 100 persen. Hal ini disebabkan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 April 2025
PT KAI Angkut 4,3 Juta Orang Pemudik, Ada 10 KA Jarak Jauh Jadi Favorit
Indonesia
Hal Unik Yang Terjadi di Tradisi Kupatan Setiap 8 Syawal di Indonesia
Tradisi Kupatan disebut sudah ada sejak perkembangan agama Islam di Nusantara. Tepatnya diperkirakan pada tahun 1600-an.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 April 2025
Hal Unik Yang Terjadi di Tradisi Kupatan Setiap 8 Syawal di Indonesia
Indonesia
Filosofi Tradisi Kutupatan Jejak Peninggalan Sunan Kalijaga
Hingga kini tradisi Kupatan masih eksis. Masyarakat muslim berbondong-bondong berpuasa sembari menyiapkan ketupat dengan ragam bentuknya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 April 2025
Filosofi Tradisi Kutupatan Jejak Peninggalan Sunan Kalijaga
Indonesia
Prabowo Senang Menteri Kerja Keras Redam Gejolak Harga Pangan di Saat Ramadan dan Idul Fitri
Keberhasilan menjaga stabilitas harga pangan nasional yang menurutnya belum pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 April 2025
Prabowo Senang Menteri Kerja Keras Redam Gejolak Harga Pangan di Saat Ramadan dan Idul Fitri
Bagikan