Staf RSCM Jadi Korban Kecelakaan Kereta, Keluarga: Kami Ditinggalkan Sosok yang Bisa Diandalkan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Staf RSCM Jadi Korban Kecelakaan Kereta, Keluarga: Kami Ditinggalkan Sosok yang Bisa Diandalkan

Faridah Utami (50), salah satu korban kecelakaan melibatkan kereta api di makamkan di Boyolali, Rabu (29/4). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - FARIDAH Utami, 50, salah seorang korban kecelakaan kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang, dimakamkan di Kabupaten Boyolali, Rabu (29/4). ‎‎Almarhumah bekerja sebagai staf di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan dimakamkan di kampung halaman tepatnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astonoloyo Beji di Dukuh Beji, RT 01/RW 01, Desa Kopen, Kecamatan Teras, Boyolali.

Faridah meninggalkan seorang suami, ibu, dan dua orang anak. Kakak Korban, Farid Rojab, mengatakan, sebelum insiden terjadi, almarhumah sempat pulang ke kampung halamannya di Boyolali tanpa memberi kabar terlebih dahulu kepada keluarga.

“Jadi tiba-tiba Faridah pulang kampung lagi setelah Lebaran. Itu membuat kaget orangtuanya belum lama ini,” kata Farid, Rabu (29/4).

Ia mengatakan Faridah bekerja sebagai staf Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Farid bercerita, setelah bersilaturahmi dengan keluarga, Faridah kembali ke Jakarta karena harus masuk kerja. Pada Hari Raya Idul Fitri, Faridah juga mudik ke kampung halaman.

Baca juga:

Korban Tewas Kecelakaan Maut Stasiun Bekasi Timur Bertambah, Kini Jadi 16 Orang



Farid bercerita ketika melihat berita mengenai kecelakaan itu, pihak keluarga merasakan firasat tidak menyenangkan sekitar pukul 20.35 WIB. “Kami berusaha menghubungi adik saya sebanyak 10 kali, tapi tak kunjung mendapat respons,” katanya.

Menurutnya, ponsel adiknya itu berdering, tetapi tidak diangkat. Ia kemudian meminta anak almarhumah untuk mencari informasi ke RS Polri Kramat Jati, yang saat itu menjadi salah satu lokasi penanganan korban kecelakaan.

“Kepastian kabar duka datang pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Kami hanya bisa pasrah ditinggalkan sosok pekerja keras dan baik,” tutupnya.(Ismail/Jawa Tengah)





Baca juga:

Kisah Adelia Rifani Berakhir di Rel Bekasi, Lulusan Geofisika Unbraw Baru 4 Bulan Kerja









#Kecelakaan Kereta #Kereta Rel Listrik (KRL) #Bekasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Berita Foto
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Sejumlah warga menikmati waktu sore dengan berpiknik sambil menyaksikan KRL Commuter Line melintas di taman kawasan Tanah Kusir, Sabtu (30/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 30 Mei 2026
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Indonesia
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Pada Selasa lalu, terjadi gangguan sarana pada Commuter Line No. 1978A relasi Duri–Tangerang, sehingga mengakibatkan kereta tiba-tiba mogok di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
DPR mendesak pembangunan flyover Bekasi dipercepat, setelah tragedi KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Indonesia
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
KAI bersama stakeholder menutup 20 perlintasan sebidang dan meningkatkan keselamatan di ribuan titik lain demi mengurangi risiko kecelakaan kereta api.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
Bagikan