Stadion Luzhniki Saksi Bisu Kedekatan Soekarno-Rusia, MU-Ronaldo, hingga Tuan Rumah Final Piala Dunia 2018

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 08 Juni 2018
Stadion Luzhniki Saksi Bisu Kedekatan Soekarno-Rusia, MU-Ronaldo, hingga Tuan Rumah Final Piala Dunia 2018

Stadion Luzhniki. Foto: Zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hubungan Indonesia dengan Uni Soviet (Rusia) saat era pemerintahan Presiden Soekarno terbilang sangat dekat bukan hanya soal politik namun juga di bidang olahraga.

Bung Karno kerap berkunjung ke Uni Soviet untuk melakukan safari politik. Pada tahun 1956, Poklamator Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berkunjung ke Uni Soviet.

Stadion Luzhniki Inspirasi Soekarno untuk Buat SUGBK

Ia berpidato di Stadion Luzhniki. Soekarno mengucapkan sebuah kalimat yang mengindikasikan bahwa rakyat Indonesia bersaudara dengan Uni Soviet, "Saudara yang jauh di mata tapi dekat di hati."

Dalam kesempatannya tersebut, Bung Karno juga sangat takjub dengan Stadion Luzhniki. Ia pun berkeinginan membangun stadion yang serupa di Jakarta.

Keinginan Bung Karno langsung direalisasikan se-tibanya di Jakarta. Ia berkeinginan membangun stadion megah sebagai simbol negara Indonesia, seperti Stadion Luzhniki di Uni Soviet.

Pembangunan SUGBK. Foto: Wikipedia

Anggaran sebesar sebesar 12,5 juta dolar Amerika Serikat dikucurkan tahun 1958, atas bantuan Uni Soviet. Pembangunan pun dimulai dengan melibatkan para arsitek Uni Soviet, yang notabenenya terlibat pembangunan Stadion Luzhniki, seperti dikutip dari kantor Berita Rusia (RIA).

Tak hanya stadion, Bung Karno juga ingin ada kompleks olahraga di sekitarnya. Saat mencari lokasi, daerah Senayan yang pas untuk membangun kompleks olahraga tersebut. Hal itu sesuai dengan penemuan Frederik Silaban selaku sang arsitek.

Stadion dan komplek olah raga pun akhirnya berdiri kokoh pada tahun 1962 untuk menyambut pesta akbar olahraga se-Asia atau yang dikenal dengan nama Asian Games 2018. Stadion tersebut diberi nama Stadion Gelora Bung Karno, di dalam kompleks olahraga Gelora Bung Karno.

SUGBK usai direnovasi

Stadion Gelora Bung Karno berkapasitas awal sekitar 88 ribu. Seiring berjalannya waktu, Stadion Bung Karno mengalami renovasi beberapa kali dan pergantian nama. Stadion Bung Karno sempat diubah namanya menjadi Stadion Senayan saat pemerintahan Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto. Namun setelah Orde Baru runtuh, nama Stadion Gelora Bung Karno kembali disematkan.

#Piala Dunia 2018 #Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) #Soekarno #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dubes Rusia Harap Presiden Prabowo Bertemu Dengan Presiden Putin di Vladivostok, Tandatangani Berbagai Kesepakatan
Tolchenov menuturkan bahwa Presiden Putin dan Presiden Prabowo selama ini rutin berkomunikasi dan berharap komunikasi yang terjalin dengan baik tersebut membantu memfinalisasi kesepakatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Dubes Rusia Harap Presiden Prabowo Bertemu Dengan Presiden Putin di Vladivostok, Tandatangani Berbagai Kesepakatan
Olahraga
Dapat Lampu Hijau, Laga Persija vs Persib di SUGBK Tinggal Tunggu Izin Polisi
Proses pengajuan izin pertandingan Persija vs Persib di SUGBK sebenarnya telah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Dapat Lampu Hijau, Laga Persija vs Persib di SUGBK Tinggal Tunggu Izin Polisi
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Indonesia
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Olahraga
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung akan menjadi venue FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan digelar di Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 10 Agustus 2026
Si Jalak Harupat Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026 Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kesiapan Ditegaskan
Olahraga
3 Catatan Krusial Kekalahan Telak AC Milan dari Chelsea di SUGBK: Skuad Gemuk, Terlalu 'Modric Sentris'
Dominasi mutlak The Blues sangat terlihat di atas kertas
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
3 Catatan Krusial Kekalahan Telak AC Milan dari Chelsea di SUGBK: Skuad Gemuk, Terlalu 'Modric Sentris'
Olahraga
Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK pada Pekan Kedua Super League, Teror 78 Ribu Jakmania Menanti Maung Bandung
Manajemen Macan Kemayoran tetap menjalin komunikasi erat bersama pengelola GBK terkait potensi pemeliharaan lapangan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK pada Pekan Kedua Super League, Teror 78 Ribu Jakmania Menanti Maung Bandung
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Dunia
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Tarif terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz bertentangan dengan hukum maritim internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Bagikan