Sosok Misterius Penghuni Balai Kota, dari Meneer Belanda Sampai Nenek Berkebaya Merah

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Kamis, 08 Oktober 2015
Sosok Misterius Penghuni Balai Kota, dari Meneer Belanda Sampai Nenek  Berkebaya Merah

Slamet (63) pemegang kunci Balai Kota (MerahPutih Foto/Fachruddin Chaliq)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Ada banyak kejadian mistis yang terjadi di sekitar kantor Gubernur DKI Jakarta. Sejumlah orang yang sudah lama bekerja di Balai Kota menuturkan kisah-kisah menyeramkan di sekitar kantor Gubernur DKI Jakarta. 

Balai Kota yang kini dijadikan pusat pemerintahan Provinsi DKI Jakarta memang gedung warisan pemerintah Kolonial Belanda. Gedung tersebut dibangun pada awal abad ke-20. Corak dan desain kolonial di Balai Kota hingga kini masih terlihat jelas.

Setidaknya ada lima kisah misteri yang berhasil dihimpun merahputih.com. Penasaran? Simak ulasannya.

1). Sosok Bertubuh Tinggi Hitam dengan Mata Merah Melotot

Slamet (63) seorang karyawan yang sudah bekerja di Balai Kota sejak tahun 1994 menuturkan keangkeran Balai Kota. Ia mengaku banyak mengalami kejadian mistik lantaran ia adalah pemegang kunci Balai Kota.

Malam itu pada tahun 1994 Soerjadi Soedirdja sebagai Gubernur DKI Jakarta tengah memimpin rapat bersama dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membahas program-program yang akan dijalankan.

Rapat berlangsung hingga larut malam. Pukul 02.30 WIB rapat selesai. Begitu rapat selesai Slamet langsung membereskan ruangan kemudian mencuci piring dan gelas-gelas.

Saat itu ia berada di dapur seorang diri. Saat sedang mencuri piring dan gelas badannya terasa gemetar hebat lantaran ada sosok bertubuh tinggi besar, hitam legam dengan mata melotot berwarna merah.

"Saya sampai kaget gelas yang pegang langsung jatuh," kata Slamet kepada Merahputih.com, Rabu (8/10).

2). Penampakan Meneer Belanda sambil Menghisap Rokok

Kisah misteri kedua kembali ditururkan pria asal Pekalongan, Jawa Tengah. Kali ini ia mengisahkan penampakan Meneer (tuan tanah). Sosok tuan tanah yang hidup di zaman Kolonial Belanda kerap menampakkan dirinya pada malam hari.

Ia biasanya duduk di bangku pendopo, mengenakan setelan baju putih sambil memegang cerutu lengkap dengan topinya. Menurutnya hampir semua pegawai di Balai Kota pernah melihat penampakannya.

"Biasanya dia nongol malam hari atau pagi-pagi buta," katanya sambil menghela nafas.

Gedung Balai Kota terbagi menjadi 3 ruangan. Ruang pertama adalah pendopo, kemudian balairung, ruang tengah berbentuk aula hingga ke tengah dan terakhir adalah ruang pertemuan rapat. Untuk ruang ketiga dahulu digunakan oleh DPRD DKI Jakarta sebelum mereka memiliki tempat dan gedung sendiri.

3). Penampakan Noni Cantik Belanda Sambil Menangis Sesenggukan

Penampakan lain yang juga menghebohkan adalah penampakkan noni (wanita cantik yang berpakaian Belanda). Sosok noni kerap menunjukkan dirinya pada malam hari.

Kadang ia duduk di pendopo, kadang juga berjalan-jelan di sudut ruangan sambil menangis. Tangisannya sesenggukan dan membuat bulu kuduk merinding. Setelah terdengar suara tangis biasanya sosoknya langsung menghilang.

4). Dibanting Jin Usil di Pendopo

Kisah lain yang disampaikan pria dengan tiga cucu adalah keusilan jin penunggu Balai Kota. Sekitar tahun 2000-an Waktu masih menunjukkan pukul 5,30 pagi, adzan subuh pun belum lama berkumandang.

Usai sholat subuh, Slamet Mendapat instruksi untuk membereskan ruangan didepan pendopo dan balairung, pasalnya ada beberapa tamu dari kedutaan asing yang ingin berkunjung sebagai tamu Gubernur. Begitu mendengar ada tamu yang akan datang dengan sigap ia langsung menuju Pendopo Balai Kota.

"Tiba-tiba didepan Pendopo saya diangkat, kemudian dibanting berkali-kali, rasanya punggung saya juga ada yang menginjak. Tapi pagi itu nggak ada siapa-siapa selain saya sendiri," kenang Slamet.

Meski merasakan sakit yang amat sangat akhirnya dengan bersusah payah, Slamet merampungkan tugasnya merapikan dan membersihan kedua ruangan tersebut.

5). Diobati Perempuan Tua Berkebaya Merah

Masih kata Slamet pengalaman mistik lain yang tidak bisa dilupakan olehnya adalah saat ia dipijit oleh seorang nenek berkebaya merah di Masjid yang terletak di Kebon Sirih.

Ia menceritakaan pagi itu dirinya terasa begitu lelah. Beban pekerjaan yang menumpuk serta kurang tidur menjadikan fisiknya semakin lemah. Singkat cerita ia tertidur di sebuah Mushola di kawasan Balai Kota.

Dalam tidurnya ia mengaku menerima mimpi yang memerintahkan agar ia mendatangi sebuah masjid di kawasan Kebon Sirih. Sebab nenek tersebut diyakini memiliki kesaktian dan bisa menyembuhkan dirinya yang sedang sakit.

Begitu bangun, ia bergegas menuju lokasi yang dimaksud. Benar saja disana ia sudah ditunggu seorang nenek menggunakan kebaya merah. Sosok dan penampilannya sama persis dengan yang ia lihat di alam mimpi.

"Setelah itu saya memperkenalkan diri sebagai pegawai dari DKI, dan sebelum saya cerita, nenek itu minta saya menghadap kebelakang. Dari belakang, dia memijiti tempat-tempat yang saya rasakan sakit. Sekitar 15 menit dipijit, sekujur tubuh saya yang tadinya sakit, sampai jalan saja susah, tiba-tiba sembuh total. Sehat segar-bugar," ceritanya. (Aka)

BACA JUGA:  

  1. Tiga Kisah Misteri di Makam Habib Muhsin Kampung Pulo 
  2. Heboh 5 Kisah Misteri di Lokasi Tewasnya Begal Panggang 
  3. 5 Cerita Misteri Tewasnya Janda Bohay Mpih 
  4. Heboh 5 Kisah Misteri di Lokasi Tewasnya Begal Panggang 
  5. Misteri Penampakan di Makam Olga, Habib Selon Enggan Komentar

 

 

#Kisah Misteri Di Balai Kota Jakarta #Kisah Misteri #Basuki Tjahaja Purnama #Balai Kota DKI Jakarta
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis 'Spooky in Love', Drama Korea Terbaru yang Dibintangi Park Eun Bin dan Yang Se Jong
Drama Korea terbaru Spooky in Love segera tayang di Netflix. Serial ini mengangkat kisah investigasi dengan unsur romantis dan komedi.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Sinopsis 'Spooky in Love', Drama Korea Terbaru yang Dibintangi Park Eun Bin dan Yang Se Jong
Berita Foto
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Suasana sepi menyelimuti ruang kantor lantai 20 Balaikota DKI Jakarta saat penerapan kebijakan WFH ASN di Jakarta, Jum'at (10/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 10 April 2026
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Massa buruh datang menuntut Gubernur Pramono Anung menaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta dari Rp 5.396.761 2025 menjadi Rp 6 juta pada 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Patung Kuda Arah Balai Kota Jakarta Ditutup Sejak Pagi, Tapi Bukan Imbas Demo Buruh
Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, mulai dari Patung Arjuna Wijaya (Patung Kuda) mengarah ke Balai Kota DKI Jakarta ditutup sejak pagi tadi pukul 08.34 WIB.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Agustus 2025
Patung Kuda Arah Balai Kota Jakarta Ditutup Sejak Pagi, Tapi Bukan Imbas Demo Buruh
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Bagikan