MerahPutih Megapolitan - Ada banyak kejadian mistis yang terjadi di sekitar kantor Gubernur DKI Jakarta. Sejumlah orang yang sudah lama bekerja di Balai Kota menuturkan kisah-kisah menyeramkan di sekitar kantor Gubernur DKI Jakarta.
Balai Kota yang kini dijadikan pusat pemerintahan Provinsi DKI Jakarta memang gedung warisan pemerintah Kolonial Belanda. Gedung tersebut dibangun pada awal abad ke-20. Corak dan desain kolonial di Balai Kota hingga kini masih terlihat jelas.
Setidaknya ada lima kisah misteri yang berhasil dihimpun merahputih.com. Penasaran? Simak ulasannya.
1). Sosok Bertubuh Tinggi Hitam dengan Mata Merah Melotot
Slamet (63) seorang karyawan yang sudah bekerja di Balai Kota sejak tahun 1994 menuturkan keangkeran Balai Kota. Ia mengaku banyak mengalami kejadian mistik lantaran ia adalah pemegang kunci Balai Kota.
Malam itu pada tahun 1994 Soerjadi Soedirdja sebagai Gubernur DKI Jakarta tengah memimpin rapat bersama dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membahas program-program yang akan dijalankan.
Rapat berlangsung hingga larut malam. Pukul 02.30 WIB rapat selesai. Begitu rapat selesai Slamet langsung membereskan ruangan kemudian mencuci piring dan gelas-gelas.
Saat itu ia berada di dapur seorang diri. Saat sedang mencuri piring dan gelas badannya terasa gemetar hebat lantaran ada sosok bertubuh tinggi besar, hitam legam dengan mata melotot berwarna merah.
"Saya sampai kaget gelas yang pegang langsung jatuh," kata Slamet kepada Merahputih.com, Rabu (8/10).
2). Penampakan Meneer Belanda sambil Menghisap Rokok
Kisah misteri kedua kembali ditururkan pria asal Pekalongan, Jawa Tengah. Kali ini ia mengisahkan penampakan Meneer (tuan tanah). Sosok tuan tanah yang hidup di zaman Kolonial Belanda kerap menampakkan dirinya pada malam hari.
Ia biasanya duduk di bangku pendopo, mengenakan setelan baju putih sambil memegang cerutu lengkap dengan topinya. Menurutnya hampir semua pegawai di Balai Kota pernah melihat penampakannya.
"Biasanya dia nongol malam hari atau pagi-pagi buta," katanya sambil menghela nafas.

Gedung Balai Kota terbagi menjadi 3 ruangan. Ruang pertama adalah pendopo, kemudian balairung, ruang tengah berbentuk aula hingga ke tengah dan terakhir adalah ruang pertemuan rapat. Untuk ruang ketiga dahulu digunakan oleh DPRD DKI Jakarta sebelum mereka memiliki tempat dan gedung sendiri.
3). Penampakan Noni Cantik Belanda Sambil Menangis Sesenggukan
Penampakan lain yang juga menghebohkan adalah penampakkan noni (wanita cantik yang berpakaian Belanda). Sosok noni kerap menunjukkan dirinya pada malam hari.
Kadang ia duduk di pendopo, kadang juga berjalan-jelan di sudut ruangan sambil menangis. Tangisannya sesenggukan dan membuat bulu kuduk merinding. Setelah terdengar suara tangis biasanya sosoknya langsung menghilang.
4). Dibanting Jin Usil di Pendopo
Kisah lain yang disampaikan pria dengan tiga cucu adalah keusilan jin penunggu Balai Kota. Sekitar tahun 2000-an Waktu masih menunjukkan pukul 5,30 pagi, adzan subuh pun belum lama berkumandang.
Usai sholat subuh, Slamet Mendapat instruksi untuk membereskan ruangan didepan pendopo dan balairung, pasalnya ada beberapa tamu dari kedutaan asing yang ingin berkunjung sebagai tamu Gubernur. Begitu mendengar ada tamu yang akan datang dengan sigap ia langsung menuju Pendopo Balai Kota.
"Tiba-tiba didepan Pendopo saya diangkat, kemudian dibanting berkali-kali, rasanya punggung saya juga ada yang menginjak. Tapi pagi itu nggak ada siapa-siapa selain saya sendiri," kenang Slamet.
Meski merasakan sakit yang amat sangat akhirnya dengan bersusah payah, Slamet merampungkan tugasnya merapikan dan membersihan kedua ruangan tersebut.

5). Diobati Perempuan Tua Berkebaya Merah
Masih kata Slamet pengalaman mistik lain yang tidak bisa dilupakan olehnya adalah saat ia dipijit oleh seorang nenek berkebaya merah di Masjid yang terletak di Kebon Sirih.
Ia menceritakaan pagi itu dirinya terasa begitu lelah. Beban pekerjaan yang menumpuk serta kurang tidur menjadikan fisiknya semakin lemah. Singkat cerita ia tertidur di sebuah Mushola di kawasan Balai Kota.
Dalam tidurnya ia mengaku menerima mimpi yang memerintahkan agar ia mendatangi sebuah masjid di kawasan Kebon Sirih. Sebab nenek tersebut diyakini memiliki kesaktian dan bisa menyembuhkan dirinya yang sedang sakit.
Begitu bangun, ia bergegas menuju lokasi yang dimaksud. Benar saja disana ia sudah ditunggu seorang nenek menggunakan kebaya merah. Sosok dan penampilannya sama persis dengan yang ia lihat di alam mimpi.
"Setelah itu saya memperkenalkan diri sebagai pegawai dari DKI, dan sebelum saya cerita, nenek itu minta saya menghadap kebelakang. Dari belakang, dia memijiti tempat-tempat yang saya rasakan sakit. Sekitar 15 menit dipijit, sekujur tubuh saya yang tadinya sakit, sampai jalan saja susah, tiba-tiba sembuh total. Sehat segar-bugar," ceritanya. (Aka)
BACA JUGA:
- Tiga Kisah Misteri di Makam Habib Muhsin Kampung Pulo
- Heboh 5 Kisah Misteri di Lokasi Tewasnya Begal Panggang
- 5 Cerita Misteri Tewasnya Janda Bohay Mpih
- Heboh 5 Kisah Misteri di Lokasi Tewasnya Begal Panggang
- Misteri Penampakan di Makam Olga, Habib Selon Enggan Komentar