Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

SOS Soroti Keganjilan Hukuman Mantan Anggota Exco PSSI Hidayat

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 05 Desember 2018
SOS Soroti Keganjilan Hukuman Mantan Anggota Exco PSSI Hidayat

Mantan anggota Exco PSSI, Hidayat Krisna. Foto: PSSI Jatim

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hidayat Krisna memutuskan mundur dari Exco PSSI setelah namanya diungkap sebagai salah satu pengatur skor di Liga 2 oleh manajer Madura FC, Januar Herwanto.

PSSI memberikan hukuman berlapis kepada Hidayat. Pertama, ia dilarang berkecimpung di dunia sepak bola selama tiga tahun ke depan. Hidayat juga dilarang memasuki stadion di seluruh Indonesia selama dua tahun plus denda sebanyak Rp150 juta.

Mantan anggota Exco PSSI, Hidayat Krisna. Foto: PSSI Jatim

Save Our Soccer (SOS) menyoroti keganjilan sanksi yang diberikan PSSI kepada Hidayat. Menurut koordinator SOS, Akmal Marhali, Hidayat seharunya tidak ditangani Komite Disiplin. Tapi, Komite Etik yang bertugas menjaga moral para pengurus.

"Hidayat adalah pejabat tinggi PSSI. Bukan figur yang terkait pertandingan seperti manajer, pelatih, pemain yang menjadi ranah komdis. Atau wasit bermasalah yang ditangani Komite Wasit," kata Akmal kepada MerahPutih.com, Rabu (5/12)

Akmal menilai seharusnya PSSI belajar dari FIFA yang menjatuhkan hukuman kepada para pejabatnya seperti Sepp Blatter, Jerome Valcke, Mohammad Bin Hammam, Jack Warner, Aaron Davidson, Costas Takkas, dan Miguel Trujillo lewat Komite Etik. Presiden UEFA, Michel Platini juga dijatuhi hukuman tak boleh aktif di sepakbola selama 8 tahun melalui putusan Komite Etik.

Bahkan, dua wakil presiden FIFA Aofredo Hawitt (juga Presiden CONCACAF) dan Juan Angel Napout (Presiden CONMEBOL), ditangkap di hotel mewah Baur au Lac, Zurich, karena menerima suap.

"Ada hukuman yang sifatnya football family via Komite Etik. Ada pula penangkapan dan penjara karena melanggar hukum pidana (hukum negara). Sejatinya kasus Hidayat bisa dimasukkan di dua hukum tersebut," ujarnya.

Logo PSSI

Jangan sampai kasus ini deja vu kasus serupa 2007. Ketika itu Ketua Komdis Togar Manahan Nero dan Wasekjen PSSI Kaharudinsyah yang terlibat suap dengan Penajam Medan Jaya memutuskan mengundurkan diri. Kasus keduanya ditutup. Tapi, Arismen Badawi dan Syawal Rifai'i pengurus Penajam Medan Jaya dihukum seumur hidup.

"Sangat bagus kalau Hidayat mau menjadi justice collaborator atau whistle blower terhadap darurat match fixing di bola kita. Bila itu dilakukan, dia akan menjadi pahlawan, bukan menutup kiprah di sepakbola sebagai pesakitan. Butuh martir untuk membongkar mafia bola yang sudah menggurita," pungkasnya. (*)

#Save Our Soccer #PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Ketum PSSI Erick Thohir Soroti Postur Tubuh Mitchell Baker Setelah Resmi Jadi WNI
Erick Thohir yakin Mitchell Baker akan menjadi tambahan berharga bagi lini depan Timnas Indonesia, termasuk karena insting mencetak golnya.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Ketum PSSI Erick Thohir Soroti Postur Tubuh Mitchell Baker Setelah Resmi Jadi WNI
Olahraga
Resmi WNI, Mitchell Baker Incar Debut bersama Timnas Indonesia
Mitchell Baker segera mengincar debut bersama Timnas Indonesia setelah resmi menjadi WNI.
Frengky Aruan - Selasa, 14 Juli 2026
Resmi WNI, Mitchell Baker Incar Debut bersama Timnas Indonesia
Olahraga
Diaspora Diajak Ramaikan Liga Putri, PSSI Juga Persilakan Klub Rekrut 2 Pemain Asing
Liga Putri akan menampilkan enam tim yaitu Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United, seperti yang disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Frengky Aruan - Jumat, 10 Juli 2026
Diaspora Diajak Ramaikan Liga Putri, PSSI Juga Persilakan Klub Rekrut 2 Pemain Asing
Indonesia
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Keresahan presiden berdasar atas prinsip kehormatan bangsa melalui prestasi olahraga internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
PSSI Senggol Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Prabowo Resah Timnas Indonesia Gagal Main di Piala Dunia
Olahraga
Akan Diikuti Persita, Persija, hingga Dewa United, Liga Putri Diharapkan Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola Putri
Erick Thohir bertemu dengan klub, yang akan mengikutsertakan tim putrinya ke Liga Putri, yakni Persita, Persija, Bekasi FC, Persikad, Garudayaksa, dan Dewa United.
Frengky Aruan - Selasa, 07 Juli 2026
Akan Diikuti Persita, Persija, hingga Dewa United, Liga Putri Diharapkan Jadi Fondasi Kebangkitan Sepak Bola Putri
Olahraga
Larangan Suporter Away Berpeluang Dihapus, I.League dan Klub Super League Dibebani Tanggung Jawab
Potensi ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Frengky Aruan - Senin, 06 Juli 2026
Larangan Suporter Away Berpeluang Dihapus, I.League dan Klub Super League Dibebani Tanggung Jawab
Olahraga
Timnas Indonesia dalam Momentum Tepat Menjadi Juara Piala AFF 2026, Menurut Ketua BTN Sumardji
Sepanjang keikutsertaan, Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara di ASEAN Championship atau dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Jumat, 03 Juli 2026
Timnas Indonesia dalam Momentum Tepat Menjadi Juara Piala AFF 2026, Menurut Ketua BTN Sumardji
Olahraga
Beberapa Negara ‘Saling Sikut’ Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Keputusan Resmi FIFA
Padahal, jauh sebelumnya, Indonesia santer disebut akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1, yang diikuti delapan tim nasional.
Frengky Aruan - Kamis, 02 Juli 2026
Beberapa Negara ‘Saling Sikut’ Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Tunggu Keputusan Resmi FIFA
Olahraga
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Bagian Upaya PSSI Capai Target 50 Besar Ranking FIFA
Terdekat Luke Vickery dan Mitchell Baker diproyeksikan membantu Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Juni 2026
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Bagian Upaya PSSI Capai Target 50 Besar Ranking FIFA
Olahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Komisi X DPR RI mendorong pemerintah dan PSSI agar penetapan kewarganegaraan Republik Indonesia ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia
Bagikan