SOS Children Villages Indonesia Berdayakan Remaja, Upaya untuk Cegah Pengangguran
Para remaja menjalankan sejumlah program pelatihan. (Foto: SOS Children'S Village Indonesia)
MerahPutih.com - Remaja Indonesia terancam menganggur di masa depan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024 menunjukkan angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,2 juta jiwa. Jumlah ini sekaligus menempatkan Indonesia di posisi kedua tertinggi di kawasan ASEAN sebagai negara yang memiliki tingkat pengangguran tinggi.
Untuk menghadapi tantangan ini, SOS Children’s Villages Indonesia menggandeng PT ICI Paints Indonesia untuk memberdayakan para remaja agar kelak dapat meraih masa depan cerah. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi para remaja agar siap untuk memasuki dunia kerja nan penuh persaingan.
Tahun ini SOS Children’s Villages Indonesia menghadirkan sejumlah pelatihan dan memberikan kesempatan kepada 197 remaja di Bali untuk mengikutinya.
"Melalui program kolaborasi ini, anak-anak muda akan mendapatkan keterampilan profesional dan kewirausahaan, soft skill, serta pengalaman kerja," ujar Country Commercial Head PT ICI Paints Indonesia Yudhy Aryanto dalam keterangan resminya yang diterima merahputih.com, Jumat (23/8).
Baca juga:
IFG dan SOS Children's Village Berkomitmen Capai Sustainable Development Goals
AkzoNobel telah bekerja sama dengan SOS Children's Villages Indonesia sejak tahun 2017, dan telah memberikan dukungan kepada lebih dari 1500 anak di seluruh Indonesia. Pada program pelatihan kali ini, para remaja lanjut Yudhy, juga diajak untuk mengasah kemampuan hard skill dan soft skill.
Oleh karena itu, beberapa program pelatihan yang dilaksanakan ialah Pembentukan Karakter Pemimpin, Pengenalan Dunia Kerja, Pengembangan Kreativitas, dan Pelatihan Keterampilan Pengecatan.
"Program ini akan memberikan kesempatan berharga bagi remaja kami untuk belajar dan berkembang," kata National Director di SOS Children's Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo.
Program pelatihan ini juga digelar sekaligus untuk merayakan Hari Remaja Internasional yang selalu diperingati pada 12 Agustus 2024 tiap tahunnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Bertemu Rektor Seluruh Indonesia di Istana Negara, Presiden Prabowo Terima Dokumen Berisi Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026
Pemerintah Terbitkan 156 Izin Prodi Spesialis Kedokteran Baru
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak
Prabowo Canangkan Taruna Nusantara Cetak Pemimpin Antikorupsi
Prabowo Dorong Perbanyak SMA Unggulan Seperti Taruna Nusantara
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari