Sorgum Center PTDI-Unpas Alternatif Solusi Minimnya Lahan Pertanian Jabar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 24 Agustus 2024
Sorgum Center PTDI-Unpas Alternatif Solusi Minimnya Lahan Pertanian Jabar

Ilustrasi pengembangan tanaman sorgum. ANTARA FOTO/Ahmad Muzdaffar Fauzan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berkolaborasi dengan kampus dan pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan di Jawa Barat (Jabar) sebagai lumbung pangan nasional.

"Kolaborasi kita kali ini antara PTDI dengan perguruan tinggi yakni Universitas Pasundan dengan Badan Pangan Nasional dan Pemprov Jabar," kata Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan, dalam keterangan pers di Bandung, dilansir Antara, Jumat (23/8)

Menurut Gita, kolaborasi PTDI dengan Unpas telah dilakukan sejak 2023 dengan membangun Sorgum Center. PTDI bertugas melakukan industrialisasi dan automasi mesin pengolahan sorgum, sedangkan Unpas sebagai lead pelaksana research & development teknologi pertaniannya.

Gita menambahkan PTDI turut melibatkan UMKM industri permesinan dan Unpas mengambil perannya dalam melakukan pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan UMKM penggiat pangan lokal Jawa Barat.

Baca juga:

Indonesia Percepat Budidaya Tanaman Sorgum untuk Gantikan Gandum

Dengan kolaborasi ini, PTDI dan Unpas bersinergi mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai amanat Presiden RI bahwa dalam mengantisipasi krisis pangan nasional, sorgum dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pangan ke depan.

Sementara itu, Guru Besar Teknologi Pangan dan Ketua Sorgum Center Universitas Pasundan, Wisnu Cahyadi, menjelaskan pihaknya sudah mengembangkan sorgum, hampir delapan tahun dan yang terbaru dengan PTDI.

"Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandung yang menyediakan lahan 1,5 hektare dan rencananya tahun depan 5 hektare khusus pengembangan sorgum dan ada miniplant untuk produksi produknya," papar Wisnu.

Menurut dia, pengembangan sorgum ini bisa menjadi solusi minimnya stok pangan terlebih makin sempitnya lahan pertanian khususnya di perkotaan, termasuk Kota Bandung dan wilayah Jabar lainnya.

Baca juga:

Hambatan Budi Daya Sorgum di Indonesia

"Sorgum ini bisa ditanam di lahan yang tidak produktif, seperti yang sekarang dilakukan di Sekemala Kota Bandung, itu adalah lahan tidak produktif dan itu kami tanam dan hasilnya bagus. Jadi biarkan saja lahan produktif padi tetap menjadi lahan padi, namun lahan tidak produktif bisa kita gunakan untuk Sorgum," tuturnya. (*)

#Jawa Barat #Stok Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menko Airlangga Tegaskan Pemerintah Jaga Pasokan dan Harga Pangan Jelang Nataru Risiko El Nino
Pemetaan wilayah rawan dan penguatan early warning system terus didorong agar potensi gangguan produksi dapat diidentifikasi dan dimitigasi lebih dini.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Menko Airlangga Tegaskan Pemerintah Jaga Pasokan dan Harga Pangan Jelang Nataru Risiko El Nino
Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Harga beras kini mencapai Rp 16.450 per kilogram atau naik Rp 50. Namun, stok beras nasional diklaim cukup hingga Juli 2027.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Bukan Cuma PJJ, Program MBG di 6 Wilayah Jabar Ikut Dihentikan Sementara
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada kegiatan sekolah di Jawa Barat. PJJ diterapkan di enam wilayah dan program MBG dihentikan sementara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Bukan Cuma PJJ, Program MBG di 6 Wilayah Jabar Ikut Dihentikan Sementara
Indonesia
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Kenaikan harga beras perlu segera diantisipasi karena merupakan salah satu kebutuhan pangan pokok masyarakat Indonesia yang dikonsumsi hampir setiap hari. 

Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Indonesia
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Sektor komoditas cabai memperlihatkan pergerakan harga tinggi pada seluruh varian produk
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Indonesia
Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Belum Mendesak, Masih Sebatas Usulan Menurut Dede Yusuf
Perubahan nama provinsi harus melalui mekanisme pembentukan atau perubahan undang-undang yang dibahas bersama DPR.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Juli 2026
Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Belum Mendesak, Masih Sebatas Usulan Menurut Dede Yusuf
Bagikan