Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Soal Dua Cawagub dari PKS, Ketua DPRD DKI Sebut Bisa Saja Keduanya Tidak Lolos

Eddy FloEddy Flo - Senin, 04 Maret 2019
 Soal Dua Cawagub dari PKS, Ketua DPRD DKI Sebut Bisa Saja Keduanya Tidak Lolos

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Partai Gerindra telah menyerahkan cawagub Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto kepada Gubernur Anies Baswedan. Kedua Cawagub itu kemudian dibahas dalam paripurna DPRD DKI Jakarta.

Menariknya, meski paripurna penentuan pengganti Sandiaga Uno itu belum digelar, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan bahwa bisa saja Agung Yulianto dan Ahmad Syaikut tidak lolos. Salah satu alasan yang disampaikan Prasetyo yakni kedua cawagub yang sudah disepakati PKS dan Gerindra itu belum mengetahui betul seluk beluk dan situasi Jakarta.

"Bisa terpilih, bisa tidak terpilih. Tergantung bagaimana temen calon ini menjelaskan siapa dirinya dan mengerti sampai sejauh mana (soal) Jakarta," kata Prasetyo di Jakarta, Senin (4/3).

Cawagub DKI Agung Yulianto
calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Agung Julianto. (Foto: merahputih.com/Asropih)

Politikus PDI Perjuangan ini pun memastikan dirinya tidak akan menahan dua nama calon Wagub dari PKS itu melenggang menduduki kursi DKI 2.

Hanya saja, menurut Prasetyo, dua nama calon orang nomor dua di Jakarta itu harus bersilahturahmi ke semua fraksi DPRD DKI Jakarta.

"Karena ini saya akan laksanakan pertanyaannya temen-teman ini harus sowan saya ini saya ini. Namanya kita beradat ketimur-timuran datangilah semua fraksi karena ada 106 anggota fraksi didatangi aja semuanya ngobrol," tuturnya.

Ahmad Syaikhu
Kader PKS Ahmad Syaikhu. (MP/Mauritz)

Sebelumnya, Prasetyo Edi Marsudi mengaku pihaknya telah menerima surat pengantar dua nama cawagub DKI Jakarta dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam waktu dekat, sambung Prasetyo, pihaknya akan menyerahkan surat tersebut ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk segera membuat tata tertib pemilihan cawagub.

"Melalui surat ini saya akan meneruskan ke Bamus untuk di agendakan didalam paripurna nanti," tuntas Prasetyo Edi Marsudi.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel:Kualitas Pendidikan Buruk, Indonesia Terancam Hadapi Bencana Demografi

#Prasetyo Edi Marsudi #Ahmad Syaikhu #Anies Baswedan #Wakil Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Tiga pekerja proyek PAM Jaya meninggal dunia di saluran gorong-gorong kawasan TMII. PAM Jaya meminta PT Moya Indonesia bertanggung jawab dan melakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano: Banjir, Macet, dan Polusi Masih Jadi PR
Pramono Anung dan Rano Karno akui banjir, macet, dan polusi Jakarta belum tuntas. Ini fokus program dan evaluasi 1 tahun kepemimpinan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano: Banjir, Macet, dan Polusi Masih Jadi PR
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Bagikan