Selebritas

Slipknot Rilis Video Penghormatan Joey Jordison

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 02 Agustus 2021
Slipknot Rilis Video Penghormatan Joey Jordison

Meninggal di usia 46 tahun. (Foto: Loudwire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPERGIAN mantan drumer Slipknot Joey Jordison masih membekas di hati para penggemar, terlebih bagi Slipknot. Band heavy metal asal AS itu merilis video penghormatan untuk mendiang Joey Jordison yang meninggal pada 26 Juli di usia 46 tahun.

Dalam video berdurasi delapan menit 41 detik itu mengumpulkan beberapa footage penampilan Jordison, serta kutipan wawancara dan klip di belakang layar.

“Hati kami tertuju pada keluarga Jordison dan orang-orang terkasih yang kehilangan. Bakat seni dan semangat Joey Jordison tidak dapat ditahan. Pengaruhnya pada Slipknot, pada kehidupan kami, dan pada musik yang dia cintai tak terhitung. Kami mencintaimu, Joey,” tulis Slipknot.

Kabar kepergian Jordison dikonfirmasi oleh perwakilan dari keluarganya, bahwa Joey Jordison meninggal dunia ‘dalam tidur tenangnya’ pada Senin (26/7) waktu AS. Namun, penyebab kematiannya masih belum dikonfirmasi, seperti dilansir laman Rolling Stone.

Baca juga:

Joey Jordison Tutup Usia

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Slipknot (@slipknot)

“Kami telah meminta kepada teman, penggemar, dan media untuk menghormati kebutuhan kami akan privasi dan ketenangan di saat yang sangat sulit ini,” ungkap pihak keluarga seraya mengonfirmasi untuk mengadakan upacara pemakaman secara pribadi.

Sang drumer lahir dengan nama lengkap Nathan Jonas ‘Joey’ Jordison pada 26 April 1975 di Des Moines, Iowa, AS. Ia merupakan salah satu pendiri, bahkan orang yang menyarankan nama Slipknot, karena sebelumnya band tersebut bernama Pale Ones dan Meld.

Baca juga:

Ini Cuit Vokalis Slipknot Terkait Insiden Gitaris

Video Penghormatan Joey Jordison
Salah satu musisi yang membangun Slipknot. (Foto: Loudwire)

Jordison mendirikan Slipknot pada 1995 bersama dengan Shawn Crahan dan Paul Gray. Dia tampil bersama band hingga 2013, sebelum mengumumkan pisah dengan band. Sebelum kepergiannya, Slipknot meraih top 10 Billboard 200, termasuk peringkat nomor satu melalui All Hope Is Gone, sebuah album yang juga menguasai tangga lagu Top Rock Albums dan Hard Rock Albums.

Bersama Jordison, Slipknot juga berhasil membawa pulang piala Grammy untuk penampilan metal terbaik pada 2005 lewat Before I Forget. Ia telah menghasilkan empat studio album bersama Slipknot, termasuk di antaranya Slipknot (1999), IOWA (2001), Vol. 3: (The Subliminal Verses) (2004), dan All Hope Is Gone (2008). (and)

Baca juga:

Beres Tampil di Indonesia, Slipknot Siap Guncang Inggris Lewat Knotfest

#Selebritas #Musisi #Slipknot
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Dunia Musik Indonesia Berduka, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia karena Sakit
Vokalis Element, Lucky Widja, meninggal dunia di usia 49 tahun. Ia meninggal pada Minggu (25/1) di Rumah Sakit Halim.
Soffi Amira - Senin, 26 Januari 2026
Dunia Musik Indonesia Berduka, Vokalis Element Lucky Widja Tutup Usia karena Sakit
ShowBiz
Serdadu Sam Rilis Album 'Kronik', Dokumentasi Batin yang Jujur dan Personal
Serdadu Sam merilis album penuh Kronik, sebuah narasi musikal tentang kegelisahan, kehilangan, dan perjuangan hidup yang jujur dan personal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Serdadu Sam Rilis Album 'Kronik', Dokumentasi Batin yang Jujur dan Personal
ShowBiz
Mitski Umumkan Album 'Nothing’s About to Happen to Me', Hadirkan Single 'Where’s My Phone?'
Mitski mengumumkan album kedelapan Nothing’s About to Happen to Me yang rilis Februari 2026, sekaligus melepas single 'Where’s My Phone?'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Mitski Umumkan Album 'Nothing’s About to Happen to Me', Hadirkan Single 'Where’s My Phone?'
ShowBiz
Album 'Running With Scissors': Fase Dewasa Cavetown yang Penuh Emosi dan Refleksi
Cavetown merilis album terbaru Running With Scissors. Robin Skinner mengeksplor emosi, identitas, dan kedewasaan lewat musik dan visual 'Cryptid'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Album 'Running With Scissors': Fase Dewasa Cavetown yang Penuh Emosi dan Refleksi
ShowBiz
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Pola tidurnya sama dengan bayi yang baru lahir.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
ShowBiz
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
The Kid LAROI merilis album terbaru BEFORE I FORGET, menandai fase baru kariernya dengan eksplorasi emosional dan musikal yang lebih matang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Album 'BEFORE I FORGET' Jadi Pernyataan Paling Personal The Kid LAROI
ShowBiz
Samsons Tutup 2025 dengan Single Hangat 'Tentang Kita', Simak Lirik Lagunya
Samsons menutup 2025 dengan merilis single 'Tentang Kita', lagu bernuansa hangat yang mengangkat makna dukungan, kasih sayang, dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Samsons Tutup 2025 dengan Single Hangat 'Tentang Kita', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
The Funeral Portrait merilis EP 'Dark Thoughts' berisi empat versi lagu, termasuk kolaborasi dengan Danny Worsnop. Angkat tema personal dan solidaritas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
The Funeral Portrait Rilis EP 'Dark Thoughts', Angkat Tema Personal dan Solidaritas
ShowBiz
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
Better Noise Music menutup 2025 dengan delapan single #1, ekspansi artis global, serta kesuksesan Sabaton dan Five Finger Death Punch di pasar internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Dari Sabaton hingga Yellowcard, Better Noise Music Panen Prestasi di 2025
ShowBiz
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Pemain bass legendaris asal Manchester itu memilih desain yang terinspirasi langsung dari artwork ikonis album debut The Stone Roses (1989) sebagai penutup perjalanan hidupnya.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Bagikan