Sisa Material Abu Vulkanis Menyelimuti Boyolali, Warga Kesulitan Cari Pakan Ternak

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 29 Januari 2021
Sisa Material Abu Vulkanis Menyelimuti Boyolali, Warga Kesulitan Cari Pakan Ternak

Material abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi masih menempel di rumput dan rumah warga di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Erupsi Gunung Merapi telah terjadi dua bari lalu atau tepatnya Rabu (27/1). Namun, sisa material abu vulkanis yang sangat tebal masih ditemukan di sejumlah desa di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1).

Hal tersebut mengakibatkan sejumlah warga di lereng Gunung Merapi kesulitan mencari rumput untuk pakan hewan ternak karena rumput terkena abu vulkanis.

Baca Juga

BPBD Sleman Ungsikan Ratusan Warga Lereng Merapi

Seorang warga Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Marsono (51) mengatakan, hujan abu vulkanis akibat erupsi Merapi masih tersisa sampai sekarang. Abu vulkanis yang sangat tebal tersebut menempel di lantai rumah warga, genteng, tanaman sayuran hingga rumput.

"Kami terpaksa harus membersihkan abu vulkanis yang menempel lantai halaman rumah," kata Marsono, Jumat (29/1).

Material abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi masih menempel di rumput dan rumah warga di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)
Material abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi masih menempel di rumput dan rumah warga di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)

Biasanya abu vulkanis, lanjut dia, hilang setelah diterjang hujan deras. Namun, kali ini abu vulkanis masih menempel di lantai rumah karena sangat tebal.

"Abu yang ada di genteng rumah juga kami bersihkan karena kalau dibiarkan dapat merusak atap rumah," tutur dia.

Ia mengatakan abu vulkanis mengakibatkan warga mengalami kesulitan mencari rumput untuk pakan hewan ternak. Rumput banyak yang rusak dan tidak layak dimakan hewan akibat terkena abu vulkanis.

"Kami terpaksa mencuci rumput yang terkena abu vulkanis ke sungai dulu. Jika tidak hewan ternak sapi dan kambing tidak mau makan karena terkontaminasi abu vulkanis," kata dia.

Camat Tamansari, Wurlaksono mengatakan, hujan abu vulkanik juga melanda di sejumlah desa Kecamatan Tamansari. Sisa material abu vulkanis masih tampak menempel di sejumlah jalan desa dan lahan sayuran milik warga lereng Merapi.

"Hujan abu yang terjadi di Kecamatan Tamansari bercampur pasir dan air. Hujan abu berlangsung sekitar 30 menit dan cukup tebal," kata Wurlaksono.

Material abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi masih menempel di rumput dan rumah warga di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)
Material abu vulkanis akibat erupsi Gunung Merapi masih menempel di rumput dan rumah warga di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (29/1). (MP/Ismail)

Ia menjelaskan ada empat desa terdampak hujan abu vulkanis, yakni Desa Sangup, Desa Mriyan, Desa Sumur, dan Desa Lanjaran. Untuk hujan abu bercampur pasir terjadi Desa Mriyan dan Desa Sangup.

"Warga di Desa Mriyan dan Desa Sangup kesulitan cari pakan hewan ternak karena rumput bercampur abu dan pasir vulkanis material Merapi. Peternak terpaksa membeli pakan," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Barak Pengungsian Merapi Dilengkapi Posko Swab dan Wifi

#Erupsi #Gunung Merapi #Boyolali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Sejumlah wisatawan menjajal Off Road Merapi Lava Tour di Kawasan Desa Kinah Rejo, Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Merapi Lava Tour Kali Kuning: Sensasi Uji Adrenalin dengan Jeep Off-Road
Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Bagikan