Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Setia Band Rilis Single Terakhir bersama Trinity Optima Production

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 26 Juli 2021
Setia Band Rilis Single Terakhir bersama Trinity Optima Production

Setia Band rilis single baru (Foto: dok. trinity optima production)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAKHIRNYA kerja sama Setia Band dengan Trinity Optima Production bukanlah sebuah perpisahan. Sampai kapan pun, Setia Band akan tetap menjadi bagian dari keluarga Trinity Optima Production.

Oleh karena itu, Setia Band merilis sebuah single Kenangan Terindah sebagai lagu terakhir mereka di bawah naungan Trinity Optima Production. Lagu itu juga sebagai 'salam perpisahan'.

Baca Juga:

Maudy Ayunda Kisahkan Tentang Mati Rasa di Lagu "Don't Know Why"

Single Kenangan Terindah bukanlah lagu baru, melainkan lagu yang ditulis Irfan Aula dan dipopulerkan Band Samsons pada 2014 lalu.

Setia Band mengemas ulang lagu Kenangan Terindah dengan nuansa pop melayu. (Foto: instagram @setiaband_id)

Namun, Setia Band mengemas ulang lagu Kenangan Terindah dengan nuansa pop Melayu, sesuai dengan aliran musik yang diusung Setia Band.

Karena single tersebut merupakan single terakhir Setia Band bersama Trinity, Yonathan Nugroho selaku Managing Director Trinity Optima Production, angkat bicara. Yonathan mendoakan Setia Band bisa tetap sukses berkarier di jagat musik Tanah Air.

"Lebih dari 10 tahun Setia Band menjadi bagian dari keluarga Trinity Optima Production. Meski mereka tak lagi berada di bawah naungan kami, mereka tetap keluarga kami. Sukses terus untuk Charly dan Pepeng di mana pun kalian berada," jelas Yonathan Nugroho, pada siaran pers yang diterima Merahputih.com.

Baca Juga:

Saykoji Rilis Kembali Lagu 'Online', Ini Alasannya

Sedikit melihat ke belakang, setelah memutuskan untuk berpisah dari band yang membesarkan nama mereka ST12, Charly van Houten (vokal) dan Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar) membentuk band baru yang diberi nama Setia Band pada tahun 2012.

Sejak tahun 2004 hingga sekarang, Charly dan Pepeng dalam formasi ST12 dan Setia Band telah banyak berkarya. Di bawah naungan Trinity Optima Production, Charly dan Pepeng terlibat dalam dua album, yaitu P.U.S.P.A (2008) yang juga dikenal lewat hits mereka dengan judul yang sama dengan album, Cari Pacar Lagi, Jangan Pernah Berubah dan Pangeran Cinta (2010).

Selama berkarir, Setia Band sudah meluncurkan empat album. Adapun keemapt album tersebut yakni Satu Hati (2012), Menggapai Istana Bintang (2015), Bintang Kehidupan (2017), Menanti Matahari Terbit (2019).

Adapun beberapa lagu hit dari Setia Band yang sukses meraih puluhan juta penonton di YouTube. Antara lain yaitu Asmara (35,6 juta view), Istana Bintang (22 juta view), Pengorbanan Cinta (16 juta view), Bintang Kehidupan (7,2 juta view) dan masih banyak lagi single lainnya.

Namun, sayangnya belum ada informasi lebih lanjut pada label mana Setia Band akan bernaung selepas dari Trinity Optima Production. Atau ada kemungkinan juga Setia Band akan memilih jalur indie. (Ryn)

Baca Juga:

Rheno Poetiray dan Febby Rastanty Hadirkan Lagu 'Saat Ku Membutuhkanmu'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan