Sering Bisulan Bisa Jadi Pertanda Obesitas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Juni 2024
Sering Bisulan Bisa Jadi Pertanda Obesitas

Ilustrasi obesitas. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Muncul benjolan merah dan bengkak disertai nyeri sampai menimbul demam berarti itu tanda-tanda dari penyakit bisul (furunkel). Ternyata keberadaan bisul berkorelasi terhadap tanda seseorang mengidap obesitas.

Laman Siloam Hospital melansir, bisul terjadi karena peradangan pada folikel rambut yang disebabkan oleh infeksi bakteri bakteri S. aureus.

Disebutkan bahwa seseorang yang mengidap obesitas rentan mengalami bisulan karena penderitanya Resistensi Insulin. Obesitas sering terkait dengan resistensi insulin, di mana tubuh tidak merespons insulin secara efektif.

Baca juga:

4 Kebiasaan Perlu Diterapkan Pada Anak agar Tidak Obesitas

Resisten insulin sendiri merupakan di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik, sehingga tubuh membutuhkan jumlah insulin yang lebih besar untuk menghasilkan efek yang sama dalam menurunkan kadar glukosa darah.

Selain itu, pengidap obesitas yang rentan mengalami bisul juga karena adanya kondisi tekanan berlebih pada kulit.

Baca juga:

Cara Membedakan Timbulnya Jerawat dan Bisul

Pengidap obesitas yang memiliki kelebihan berat badan, cenderung memiliki lipatan kulit yang banyak di area yang lembab di antara lipatan kulit. Lingkungan ini yang mendukung kembang biak bakteri jika pengidap obesitas kurang menjaga kebersihannya.

Kemudian, pengidap obesitas juga disebut kesulitan merawat kulit. Diketahui bahwa pengidap obesitas seringkali menjangkau area tubuhnya dan membersihkan area tersebut. Seperti di bagian belakang atau di bawah lipatan kulit.

Baca juga:

Mengenali Tanda-tanda Obesitas pada Tubuh

Kendati obesitas bukan menjadi faktor utama munculnya bisul tetap terdapat hubungan antara obesitas dan beberapa faktor yang meningkatkan risiko infeksi kulit, termasuk bisul. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kulit dengan baik dan menghindari kondisi yang dapat meningkatkan risiko infeksi. (tka)

#Kesehatan #Obesitas
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan