Seremoni Realokasi Medali Perak Olimpiade Citra Febrianti Dihelat September 2022

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 04 Juli 2022
Seremoni Realokasi Medali Perak Olimpiade Citra Febrianti Dihelat September 2022

Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono. (NOC Indonesia/Naif Al'As)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perjuangan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) untuk perolehan realokasi medali perak lifter Citra Febrianti pada angkat besi kelas 53kg putri Olimpiade 2012 London telah menemui keberhasilan. Saat ini, medali tersebut tinggal diserahkan kepada Citra melalui acara seremonial yang telah ditentukan.

NOC Indonesia menjelaskan, alasan mengapa lifter putri Citra Febrianti belum menerima medali perak angkat besi kelas 53kg putri Olimpiade 2012. Penyerahan realokasi medali Olimpiade wajib diberikan secara seremonial dan NOC Indonesia menjadwalkannya saat perayaan Olympic Day 2022 yang direncanakan September mendatang.

Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono mengatakan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memiliki regulasi penyerahan realokasi medali Olimpiade sebagaimana usulan Komisi Atlet IOC yang disetujui Dewan Eksekutif IOC pada Mei 2018. Atlet "clean" yang berhak atas medali Olimpiade berhak mendapatkan seremoni penyerahan medali.

Baca Juga:

Tim Menembak Indonesia Incar Tiket Olimpiade 2024

“Ada enam aturan seremoni realokasi medali, yaitu di Olimpiade selanjutnya, Olimpiade Remaja (Youth Olympic), Markas Besar IOC atau Museum Olimpiade, NOC Function, Event atau IF Function, dan terakhir di seremoni yang bersifat private. Seremoni ini dilakukan untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada atlet yang telah bersaing sehat, tanpa doping,” kata Ferry.

Menurutnya, NOC Indonesia baru menerima medali perak dan sertifikat milik Citra dari IOC pada Februari 2021. Tapi, tidak bisa langsung menyerahkannya kepada Citra karena adanya regulasi seremoni realokasi medali Olimpiade yang diatur IOC.

“Sejak awal kami berkomitmen memperjuangkan hak Citra. Namun yang harus dipahami penyerahan medali tetap harus mengikuti aturan IOC. Ketika medali itu kami terima, kita dihadapkan dengan situasi pandemi COVID-19 yang kemudian ada ledakan kasus varian Delta, kemudian Omicron di dua masa yang berbeda. Bahkan perayaan offline Olympic Day 2021 juga harus kami batalkan karena situasi tersebut,” papar Ferry.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amalai dan lifter Indonesia Citra Febrianti saat acara penyerahan bonus apresiasi atas medali perak Olimpiade 2012 London.  NOC Indonesia/Naif Al'As
Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amalai dan lifter Indonesia Citra Febrianti saat acara penyerahan bonus apresiasi atas medali perak Olimpiade 2012 London. (NOC Indonesia/Naif Al'As)

“Saat pemerintah melonggarkan pembatasan karena kasus mulai landai, kami berharap bisa menyelenggarakan Olympic Day tahun ini sekaligus seremoni medali untuk Citra. Kami juga langsung berkoordinasi dengan IOC dan menyampaikan realokasi medali Olimpiade Citra akan diadakan pada September, bertepatan dengan perayaan Olympic Day sesuai regulasi poin 4, yakni NOC Function,” imbuh Sekjen NOC Indonesia itu.

Pernyataan Ferry diperkuat melalui surat elektronik yang dikirimkan NOC Indonesia kepada Junior Project Manager IOC Jonas Brun pada 26 Juni untuk menginformasikan rencana seremoni realokasi medali Citra yang langsung mendapat respons positif.

Dalam surat elektronik balasan sehari setelahnya, Brun menjelaskan IOC telah mencatat tanggal seremoni realokasi medali Citra. IOC juga menjelaskan seremoni pemberian medali Olimpiade kepada atlet yang bersangkutan dapat dilakukan oleh IOC Member dari negara tersebut atau Presiden NOC.

NOC Indonesia, kata Ferry, akan segera berkoordinasi dengan Erick Thohir, Menteri BUMN sekaligus IOC Member untuk dapat hadir dalam penyerahan seremoni realokasi medali Olimpiade untuk Citra.

“Kami mengharapkan kehadiran Pak Erick. Semoga beliau dapat hadir. Apalagi beliau juga sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia London 2012,” ujar Ferry.

Baca Juga:

Medali Emas SEA Games Modal Berharga Voli Pantai di Kualifikasi Olimpiade 2024

Sebagai informasi, Citra tampil di kelas 53kg putri pada London 2012 dan menempati ranking 4. Namun, ia berhak atas realokasi medali perak setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo (Kazakhstan) pada 19 Oktober 2016 serta peraih perunggu Cristina Iovu (Moldova) pada 10 November 2016. Keduanya terbukti positif doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).

Empat tahun berlalu, IOC tak kunjung memutuskan medali perak Citra. Meskipun Citra mengaku telah berkirim surat kepada Komite Olimpiade Indonesia pada 25 Oktober 2018. Ketika kepengurusan NOC Indonesia periode 2019-2023 pimpinan Raja Sapta Oktohari mendengar laporan Citra pada November 2020, pihaknya langsung berkirim surat ke IOC.

Kurang dari dua pekan, tepatnya 19 November 2020, IOC secara resmi memutuskan Citra berhak atas medali perak kelas 53kg Olimpiade London. NOC Indonesia juga langsung berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali agar Citra bisa mendapatkan apresiasi sesuai prestasinya dan bonus tersebut diberikan pada 21 Desember. (*)

Baca Juga:

Motivasi Ketua NOC Lecut Balap Sepeda Indonesia Jadikan Olimpiade Target

#NOC Indonesia #Angkat Besi #Olimpiade
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan kronologi pencabutan pengakuan IBA oleh IOC saat menjadi saksi dalam sidang gugatan Pertina di PTUN Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Olahraga
Wamen Investasi Todotua Pasaribu Jadi CdM Asian Games 2026, Ditugaskan Angkat Prestasi Indonesia
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa Asian Games 2026 merupakan momentum penting dalam peta jalan prestasi olahraga Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Wamen Investasi Todotua Pasaribu Jadi CdM Asian Games 2026, Ditugaskan Angkat Prestasi Indonesia
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Ketua NOC Indonesia mendorong dialog dengan Kementerian Keuangan terkait dukungan anggaran olahraga nasional demi persiapan multievent 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Dialog dengan Kemenkeu demi Masa Depan Prestasi Atlet Nasional
Olahraga
Padel dan Cheerleader Resmi Gabung NOC Indonesia, Jakarta Berpeluang Jadi Tuan Rumah World Combat Games 2027
NOC Indonesia resmi menerima PB PI dan ICA sebagai anggota baru. Jakarta juga mendapat tawaran menjadi tuan rumah World Combat Games 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
Padel dan Cheerleader Resmi Gabung NOC Indonesia, Jakarta Berpeluang Jadi Tuan Rumah World Combat Games 2027
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Olahraga
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Kontingen Indonesia tampil memukau di pembukaan Asian Beach Games 2026 dengan busana adat Melayu Riau dan Jambi yang sarat makna budaya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Kontingen Indonesia Tampil Berkelas di Asian Beach Games 2026, Angkat Budaya Nusantara
Olahraga
Atlet Voli Pantai Indonesia Bintang Akbar Bawa Bendera Merah Putih di Pembukaan Asian Beach Games Sanya 2026
Penunjukan Bintang merupakan apresiasi atas konsistensi prestasi, dedikasi, serta semangat juang yang ditunjukkan dalam mengharumkan nama tim Indonesia
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Atlet Voli Pantai Indonesia Bintang Akbar Bawa Bendera Merah Putih di Pembukaan Asian Beach Games Sanya 2026
Bagikan