Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
fashion

Serat Bebas Emisi Karbon Jadi Primadona Fashion Ramah Lingkungan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 30 September 2021
Serat Bebas Emisi Karbon Jadi Primadona Fashion Ramah Lingkungan

Kain tencel ramah lingkungan (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDUSTRI fesyen menghasilkan sampah dengan jumlah fantastis. Jumlah sampah yang dihasilkan dari dunia mode sebesar 92 juta ton limbah tekstil. Setiap detik, sebanyak satu truk sampah berisi limbah tekstil masuk ke pembuangan akhir dan dibakar. Hal tersebut tentu mengganggu keseimbangan alam, seperti dilansir Fashion Revolution.

Fakta menyeramkan tersebut menyadarkan para pegiat fesyen mulai dari desainer hingga pengusaha retail untuk memilih produk yang ramah lingkungan dan bebas karbon. Permintaan industri yang kini berkembang seputar "circular fashion" dan netralitas karbon.

Baca juga:

Komputer ini Bikin Kamu Terlihat Layaknya Profesional

tencel
Siklus produksi kain karbon netral (Foto: Istimewa)

Serat Lyocell dan serat Modal Carbon-Zero terus mendapatkan berbagai perhatian di antara mitra industri termasuk merek fashion dan pabrik kain. Salah satu perusahaan penghasil TENCEL™ terus berekspansi dengan tujuan untuk memberikan solusi yang lebih inovatif bagi pemilik merek fashion untuk memenuhi target pengurangan karbon dan untuk para konsumen agar dapat menikmati produk yang berkelanjutan. Selain itu mereka coba memperkuat komitmennya untuk mencapai bebas emisi karbon pada tahun 2050.

Baca juga:

Teknologi Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 Banyak Diminati

Ekspansi ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun industri tekstil yang sepenuhnya berkelanjutan. Tidak hanya melalui pengurangan jejak karbon, tetapi juga melalui peningkatan sirkularitas melalui teknologi REFIBRA™. Teknologi ini melibatkan daur ulang sisa kapas dari produksi garmen dan mengubahnya menjadi pulp kapas. Pulp kapas kemudian ditambahkan dengan pulp kayu yang diekstrak dari sumber yang berkelanjutan untuk menghasilkan serat TENCEL™ Lyocell yang baru.

tencel
Teknologi Refibra (Foto: Istimewa)

Inovasi ini memperkuat upaya berkelanjutan terhadap inisiatif Science Based Targets (SBT) dan dukungan terhadap United Nations Sustainable Development Goals untuk mengurangi dampak pemanasan global. “Meskipun para mitra pemasok, pemilik merek, dan pelaku retail secara proaktif mencari cara untuk mengurangi emisi karbon agar selaras dengan tujuan iklim global dari PBB, industri tekstil masih memiliki perjalanan yang panjang untuk mencapai tujuannya yaitu status bebas emisi karbon," ujar Vice President Global Textiles Business di Lenzing AG, Florian Heubrandner.

"Kami berharap, dengan berbagi inovasi terbaru kami seperti serat bermerek TENCEL™ Carbon-Zero dengan teknologi REFIBRA™ dapat menjadikan inisiatif bebas emisi karbon sebagai praktik utama, yang pada akhirnya mencapai industri tekstil yang netral karbon,” lanjut Heubrandner. (Avia)

Baca juga:

Berpakaian Mirip Dinosaurus, 'Jurassic World' Sindir Tyra Banks

#Fashion #Trend Fashion #Fashion Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan