Teknologi Sepeda Listrik Harley Davidson Serial 1 Banyak Diminati
Sepeda Listrik Harley Davidson. (Foto : Kabaroto)
Harley Davidson akan mencoba memperkenalkan sepeda listrik bernama Serial 1 dengan bermodel vintage. Ternyata sepeda listrik ini banyak diminati, hebatnya dalam waktu sepekan setelah diluncurkan, sepeda listrik tersebut hampir habis terjual.
Sebelumnya, Harley Davidson merek motor gede (moge) asal Amerika Serikat ini sudah memperkenalkan sepeda listriknya tersebut pada tahun lalu. Namun, Serial 1 ini ditawarkan dalam beberapa pilihan, yaitu Mosh/CTY dan Mosh/Tribute.
Melansir laman Kabaroto, sepeda listrik yang mengangkat gaya klasik ini dibanderol dengan harga mulai Rp 57 jutaan hingga Rp 85 jutaan.
Menurut kabar, dalam waktu kurang dari seminggu , sepeda listrik Serial 1 sudah hampir habis dibeli konsumen. Varian yang paling banyak terjual adalah berukuran besar, sedangkan untuk yang berukuran sedang hanya tersisa sedikit.
Baca Juga :
Sementara itu, untuk edisi terbatas Mosh/Tribute hanya tersisa sedikit. Meskipun tidak disebutkan jumlahnya, namun dikabarkan Harley Davidson hanya memproduksi dalam jumlah yang sedikit.
Sebagai informasi, Serial 1 diproduksi oleh anak perusahaan Harley Davidson, yakni Cycle Company. Hadirnya perusahaan ini diharapkan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Melihat tampilannya, Serial 1 limited edition ini adalah sepeda dengan bergaya retro atau vintage. Sedikit mirip sepeda onthel jika melihat sadelnya. Bedanya hanya susunan rangka dan tidak sepanjang rangka sepeda onthel.
Selain itu, model sepeda listrik yang memiliki tampilan cantik ini menggunakan ban putih klasik, rangka hitam, dan sadel yang ditopang satu set pegas seperti sepeda onthel, sayangnya Harley Davidson hanya membuat 650 unit pada edisi sepada listrik ini. Bisa kita dapatkan dan tersedia setengah dari jumlah yang di produksi untuk pembelian di Amerika Serikat.
Baca Juga :
Harley-Davidson Sportster S 2021 Berpenampilan Segar Dan Mesin Anyar
Bicara soal spesifikasi, varian Mosh/CTY dan Mosh/Tribute sepeda listrik ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 529 kWh dengan kecepatan maksimal hingga 32 km/jam. Untuk baterainya sendiri, sepeda listrik ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk mengisi daya hingga 75% dan selanjutnya 2 jam untuk mengisi daya dari 75% hingga penuh.
Sepeda listrik ini juga mempunyai rem cakram hidrolik yang sama, dan memiliki teknologi pada pencahayaan juga terintegrasi seperti khas sepeda. Ada juga lampu depan ekstra yang dirancang sendiri oleh para insinyur perusahaan. (nmi)
Bagikan
Jurnalis Magang
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast