Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sempat Hebohkan Dunia Maya, Akhirnya Peretas Server Nintendo Dibekuk FBI

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 03 Februari 2020
Sempat Hebohkan Dunia Maya, Akhirnya Peretas Server Nintendo Dibekuk FBI

Peretas server Nintendo akhirnya dibekuk FBI (Foto: pixabay/B_A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELUM lama ini jagat maya dihebohkan oleh pria asal California, Amerika Serikat, yang mengaku bersalah usai mencuri informasi rahasia server Nintendo.

Melansir The Verge, Hacker tersebut membocorkan keberadaan Nintendo Switch selama berbulan-bulan sebelum diluncurkan.

Baca Juga:

Putra Mahkota Arab Saudi Retas Ponsel Jeff Bezos Via WhatsApp?

Peretas itu diketahui bernama Ryan Hernandez. Pria berusia 21 tahun itu pertama kali meretas server Nintendo pada 2016 silam.

Dalam aksinya, Hernandez menggunakan teknik phishing untuk mengambil alih kredensial milik seorang pegawai Nintendo. Setelah itu, Hernandez menggunakan akses tersebut untuk masuk ke dalam server Nintendo, dan mencuri informasi sangat rahasia.

Pria berusia 21 tahun meretas server Nintendo (Foto: pixabay/inspiredimages)

Pada Oktober 2017 lalu Hernandez dan keluarganya diminta FBI untuk berhenti meretas. Hernandez pun mengaku dan mengerti akan konsekuensi yang harus dia terima.

Namun, sejak Juni 2018 hingga juni 2019, Hernandez masih belum kapok. Dia rupanya terus mengakses server Nintendo secara ilegal.

Baca Juga:

Karena Tekanan FBI, Apple Batalkan Rencana Enkripsi iCloud

Bahkan yang mencengangkan, Hernandez meretas sejumlah server untuk mencuri lebih banyak soal informasi tentang video game, alat developer serta konsol game.

Tapi aksi 'konyol' Hernandez tak sampai di situ saja. Dia malah menyombongkan pencapaiannya lewat twitter, Discord dan forum internet bernama 'Ryan's Underground Hangout.

Lewat forum itu, Hernandez membagikan informasi tentang sejumlah produk Nintendo dan kerentanan pada jaringan mereka.

FBI membekuk Hernandez (Foto: Pexels/Pixabay)

Melihat ulah Hernandez, FBI tak tinggal diam. Badan Investigasi utama AS itu langsung turun tangan menggerebek rumah Hernandez pada juni 2019. Mereka menemukan ribuan data rahasia milik perusahaan Nintendo.

Hernandez juga diharuskan membayar uang senilai USD259.323 atau sekitar Rp3,5 miliar dan terancam hukuman penjara selama lima tahun.

Namun, yang mengejutkan, kasus itu merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh Hernandez. Karena dirinya juga terlibat dalam kasus kepemilikian konten pornografi anak. Akibat perbuatannya, ia terancam kurungan penjara 20 tahun. (ryn)

Baca Juga:

Google Diminta Singkirkan Aplikasi Android yang Tak Berguna

#Teknologi #Hacker #Nintendo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Xiaomi 18 sudah mengantongi sertifikasi EEC. Peluncuran global HP tersebut diprediksi lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi EEC, Peluncuran Global Diprediksi Lebih Cepat
Tekno
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra dilaporkan cepat panas usai update Juli 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Baterai Samsung Galaxy S24 Ultra dan S25 Ultra Boros usai Update Juli 2026, Pengguna Keluhkan Cepat Panas
Tekno
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Harga Redmi Note 17 Series global kini bocor. Untuk varian Pro Max, harganya dibanderol Rp 12,2 juta.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Harga Redmi Note 17 Series Global Bocor, Varian 17 Pro Max Dijual Rp 12,2 Juta
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Bagikan