Sempat Dibakar KKB, Bandara Ilaga Papua Kini Berhasil Dikuasai TNI-Polri

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 04 Juni 2021
Sempat Dibakar KKB, Bandara Ilaga Papua Kini Berhasil Dikuasai TNI-Polri

Pasukan gabungan TNI dan Polri tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu pagi (1/5/2021). (Foto: Antara/HO-Humas Satgas Nemangkawi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Aparat TNI/Polri telah menguasai wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Termasuk menguasai Bandara Ilaga yang kemarin sempat diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen.

"TNI Polri saat ini menguasai Illaga termasuk Bandara di Ilaga. Kelompok Teroris Lekagak telenggen tidak pernah menguasai Bandara, tetapi mereka berupaya menyerang dengan membakar fasilitas ATC Bandara," ujar Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudusy kepada wartawan, Jumat (4/6).

Baca Juga:

Densus 88 Menunggu Perintah Kapolri Buru KKB

Meski begitu, operasional penerbangan di bandara masih belum normal. "Kondisi penerbangan sipil saat ini dibatasi operasionalnya karena situasi," ucapnya.

Iqbal Alqudusy mengatakan, saat ini para korban masih berada di Eromaga. "Evakuasi belum bisa dilakukan karena masih terjadi kontak tembak di sekitar Bandara Ilaga," ujar Iqbal.

Masyarakat yang berada di sekitar Eromaga sebanyak 10 kampung mengungsi ke arah Kunga untuk menghindari aksi kejam KKB. "TNI Polri saat ini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan warga masyarakat Eromaga," kata pria yang bakal menjabat sebagai Kabid Humas Polda Jawa Tengah ini.

KKB melakukan aksi penembakan yang menewaskan seorang warga sipil, Habel Halenti di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada Kamis (3/6) siang.

Di hari yang sama, pada pukul 17.30 WIT, KKB kembali berulah dengan membakar satu tower bandara, ruang tunggu bandara, tiga perumahan perhubungan udara dan satu rumah warga. Saat personel gabungan menuju lokasi kejadian, terjadi kontak senjata selama satu jam.

Pasukan gabungan TNI dan Polri tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu pagi (1/5/2021). (Foto: Antara/HO-Humas Satgas Nemangkawi)
Pasukan gabungan TNI dan Polri tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu pagi (1/5/2021). (Foto: Antara/HO-Humas Satgas Nemangkawi)

Aparat terpaksa mundur karena situasi tak memungkinkan. Aksi pengamanan bandara akan kembali dilanjutkan pada Jumat (4/6) pagi ini.

Sekedar informasi, Kabaintelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw membeberkan identitas KKB Papua yang masih aktif melakukan teror di tanah berjuluk mutiara hitam tersebut. Paulus mencatat sedikitnya 9 KKB Papua yang masih aktif.

Namun, ada pula kelompok-kelompok yang telah memutuskan tidak aktif melakukan aksi gangguan keamanan di Papua. "Gerakan separatis saat ini masih terus menyebarkan gerakannya sendiri, dengan ingin kemerdekaan melalui kekerasan bersenjata," kata Paulus.

Kesembilan kelompok teroris yang masih aktif adalah kelompok Sabinus Walker, Undius Kogoya, dan Lewis Kogoya yang biasa aktif di daerah Intan Jaya Papua. Kemudian, kelompok Goliat Tabuni, Lekagak Telenggen, Peni Murib, dan Ando Waker yang biasa melakukan teror di sekitar Puncak Papua.

Baca Juga:

Pasukan Pemberantasan KKB Harus Terkendali dengan Baik

Selanjutnya, kelompok Joni Botak yang biasa aktif di Mimika Papua, dan kelompok Egianus Kogoya yang biasa beroperasi di Nduga Papua. Paulus menjelaskan, dua kelompok KKB Papua yang tak aktif adalah Mathias Wenda yang biasa beroperasi di Wutung, dan Puron Wonda dan Endem Wanimbo yang biasa beraksi di Lanny Jaya.

Paulus menuturkan, kelompok di atas merupakan kelompok yang bertanggung jawab atas insiden kekerasan dan teror yang terjadi di Papua.

Peningkatan unsur kekerasan dan teror yang tidak hanya ditujukkan kepada aparat. Tapi juga menyasar masyarakat sipil dan merusak fasilitas warga, masuk ke tahap brutal. "Sehingga pemerintah menetapkan aksi sekelompok KKB sebagai aksi terorisme," paparnya. (Knu)

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Para penjaga perdamaian ini memilih setia pada garis tugas, memastikan stabilitas tetap terjaga kala sebagian besar penduduk negeri merayakan kemenangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Indonesia
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Papua. KKB ini terlibat kasus penembakan Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Indonesia
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Kondisi di Bumi Cendrawasih saat ini dinilai belum sepenuhnya stabil
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Indonesia
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Indonesia
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Indonesia
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Empat orang terduga pelaku penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel ditangkap. Polisi masih memburu pelaku lainnya.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Indonesia
KKB Tebar Ancaman di Papua, Pengusaha Asal Maros, Sulsel, Jadi Korban Terbaru
Peristiwa tragis yang menimpa korban terjadi di Distrik Ilu, Kamis (12/2) sekitar pukul 13.00 WIT.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Februari 2026
KKB Tebar Ancaman di Papua, Pengusaha Asal Maros, Sulsel, Jadi Korban Terbaru
Indonesia
Sopir Tangki Air Ditembak OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Keamanan
Sopir tangki air di Yahukimo, Papua Pegunungan, ditembak oleh OTK. Satgas Damai Cartenz pun langsung memperketat keamanan di wilayah tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 13 Februari 2026
Sopir Tangki Air Ditembak OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Keamanan
Bagikan