Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Seminggu Jelang Gelaran, Pestapora Masih Sisakan Dua Penampil Rahasia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 16 September 2022
Seminggu Jelang Gelaran, Pestapora Masih Sisakan Dua Penampil Rahasia

Pihak IM3 bersama Kiki Aulia Ucup dan Sal Priadi. (Foto: merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTAK hijau dan biru menutup masing-masing satu nama musisi pada poster festival musik Pestapora hari kedua dan ketiga. Penggemar musik apalagi nan telah membeli tiket gelaran perdana Pestapora jadi bertanya-tanya. Mereka menerka siapa misteri dua nama tersisa.

Seminggu jelang gelaran, dua kotak penutup hijau dan biru belum juga terbuka. Bahkan pada Press Conference #PestaporaBarengIM3, pihak Pestapora tak juga melepas dua kotak penutup nama musisi tersebut. "Oh itu buat blok aja. Tapi nanti akan diumumkan segera," kata Kiki Aulia Ucup kepada Merahputih.com merahasiakan dua nama penampil.

Pestapora, lanjut Ucup, memang jadi selebrasi setelah dua tahun tidak ada pertunjukkan musik sehingga jadi pestapora para ekosistem musik. "Ya jadi kami benar-benar hadirkan pestapora," tambah Ucup. Pestapora menghadirkan 174 musisi penampil di dalam 10 area.

Semula Pestapora, lanjut Ucup, hanya menarget 15 ribu penonton per-hari, tetapi karena antusiasme penggemar musik nan baru dibuka tiket penjualan langsung habis, maka ekspansi tempat enggak semata Gambir Expo tapi juga Area Open Space JIExpo Kemayoran.

Baca juga:

Bhinneka Tunggal Hip-Hop dalam Flavs Festival 2022

pestapora
Sal Priadi menyampaikan penampilan era barunya di panggung Pestapora mendatang. (Foto: merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

"Jadi sehari bisa nampung 24 ribu penonton," tambahnya. Tiap hari dibatasi pengunjungnya seperti hari kedua 22 ribu dan hari ketiga paling besar mencapai 25 ribu penonton.

Tiket hari pertama, lanjutnya, masih dijual sampai batas waktu tertentu tetapi di bawah seribu. Pestapora merupakan festival pertama meski banyak ekosistem musik mengerti nama Kiki Aulia Ucup jadi aktor di belakang gelaran festival besar lainnya.

"Kalau ngomongin era baru, nah Pestapora ini era barunya Kiki Ucup," katanya sedikit berkelakar.

Dari beragam musisi lintas-genre dan generasi, tak banyak kolaborasi unik dan band atau grup reuni hadir seperti kejutan nan biasa disajikan Ucup pada festival sebelumya. "Pestapora kan festival pertama jadi enggak bisa terlalu banyak kasih konsep. Makanya kita hadirkan aja banyak musisi. Nanti pengalamannya bakal beda kalau udah di lokasi," pungkasnya sambil terkadang melihat jam karena harus mengejar jadwal penerbangan.

Baca juga:

PESTAPORA x Authenticity Soundroom Dukung Potensi Generasi Muda di Industri Musik

pestapora
Kiki Aulia Ucup membeberkan keunikan Pestapora. (Foto: merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Di Pestapora, SVP-Head of Brand Mgt & Strategy Indosat Ooredoo Hutchinson Fahroni Arifin, akan dihadirkan satu tempat besar khusus menampung memorabilia perjalanan tiga tahun terakhir Collabonation dari sebelum pandemi hingga masa sulit awal pandemi di saat industri hiburan sedang tidak baik-baik saja.

"Saya mau konfirmasi jadi di situ tidak ada konser melainkan pengalaman seru para fans terseleksi bertemu musisi Collabonation. Dan bisa melihat koleksi memorabilia, termasuk film pendek," kata Arifin.

Di tempat konser, menurut SVP-Head of Network Operation Indosat Ooredoo Hutchinson Agus Sulistio, jaringan internet sangat sulit diakses karena biasanya penggunanya menumpuk sementara jaringan terbatas. "IM3 memastikan jaringan di JIExpo paling baik dan bisa sekali untuk membuat beragam konten," kata Agus Sulistio coba meyakinkan.

Seminggu lagi festival musik kali pertama Pestapora digela selama tiga hari, 23-25 September 2022. Selain ragam musisi lintas-genre, ada pelbagai aktivitas seru lainnya termasuk lokasi Collabonation. "Di lokasi Collabonation saya akan memberikan pengalaman berbeda," kata Sal Priadi.

Sementara, khusus di panggung Pestapora, Sal Priadi mengatakan akan memberi era barunya mengenalkan album terbaru ke hadapan penonton Pestapora. "Gue merasa Pestapora tempat paling pas buat ngenalin era baru gue". (*)

Baca juga:

Siap Bergulir Konsisten, Synchronize Festival 2022 Umumkan Lineup Penampil

#Musik #Festival Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - 37 menit lalu
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 57 menit lalu
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Bagikan