Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sembako Murah Jadi Upaya untuk Tekan Laju Inflasi

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 21 Februari 2024
Sembako Murah Jadi Upaya untuk Tekan Laju Inflasi

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, saat penyelenggaraan program sembako murah di depan kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (21/2). Foto: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma menyebutkan, program sembako murah yang digelar di Kecamatan Tanah Abang bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi.

“Jadi tujuannya memang untuk mengendalikan laju inflasi, kenaikan harga barang. Ini yang kita lakukan,” kata Dhany, Rabu (21/2).

Baca juga:

Pemprov DKI Gelar Sembako Murah, Ada Beras 5 Kg

Dhany juga mengatakan, program ini merupakan bentuk antisipasi atas melonjaknya harga bahan-bahan pokok menjelang Ramadan.

Jadi, program ini tak hanya dilakukan sekali, tetapi juga perlu berkelanjutan. Dhany menjelaskan, di Jakarta Pusat sendiri program sembako murah sudah dilaksanakan sebanyak empat kali.

Pertama, sembako murah digelar di Gunung Sahari Utara, Cempaka Putih Barat, Galur Johar Baru, dan kali ini di Tanah Abang dengan memberikan kupon kepada 1.000 orang.

“Kita akan mengedepankan kolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Bahkan Jakarta Pusat pun akan menggandeng beberapa kolaborator untuk melakukan hal yg sama. Kerjasama dengan Food Station, dengan Dharma Jaya, dengan Bulog. Jadi kita memang tujuannya lagi mau mengendalikan harga pangan juga,” jelas Dhany.

Baca juga:

Pj Heru Bantah Kampanye Terselubung saat Pembagian Sembako ke Warga

Penjualan pangan murah di Kecamatan Tanah Abang, kata Dhany, menyediakan paket yang terdiri dari beras lima liter, minyak satu liter, serta satu kg tepung dan gula. Bagi warga yang tidak mendapatkan kupon, maka ada juga penjualan di luar pangan yang tersedia, seperti daging, telur dan mie instan.

Lalu, warga yang turut mengantre untuk program sembako murah tersebut juga merasa terbantu, terutama saat situasi harga pangan yang melonjak saat ini.

Mereka rela mengantre sejak pukul 07.30 di depan kantor Kecamatan Tanah Abang. Warga menganggap, sembako murah ini dapat meringankan beban mereka, terutama bagi para pedagang makanan. Mereka juga berharap, program sembako murah dapat kembali diadakan untuk membantu mereka. (*)

Baca juga:

Pemprov DKI Pastikan Beras Premium Tersedia hingga Lebaran

#Sembako #Paket Sembako #Inflasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Pemprov DKI Jakarta mengendalikan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran akibat berkurangnya pasokan. TPID diminta mengecek penyebab dan menyiapkan solusi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Harga Sayuran Naik akibat Pasokan Berkurang, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Di tingkat eceran terjadi inflasi (beras) secara month to month sebesar 0,45 persen dan secara year on year terjadi inflasi di tingkat eceran sebesar 3,98 persen
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Indonesia
Bensin, Tarif Angkutan Udara dan Uang Kuliah Penyumbang Inflasi di Juni 2026
Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,44 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Juni 2026 tercatat sebesar 1,79 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Bensin, Tarif Angkutan Udara dan Uang Kuliah Penyumbang Inflasi di Juni 2026
Indonesia
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Perhatian utama pasar saat ini bukan lagi sekadar besarnya ekspor Indonesia, melainkan kecepatan kenaikan impor migas yang mulai menggerus surplus perdagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Indonesia
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak ini adalah cabai merah, bawang merah, tomat, beras dan sawi hijau.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Harga Beras Bikin Inflasi di Bulan Mei, Inflasi Tahunan 3,08 Persen
Indonesia
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi tetap 5,7% dan inflasi terkendali dalam kisaran sasaran pemerintah.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi
Indonesia
Kepala Daerah Diperintahkan Antisipasi Gejolak Ekonomi Akibat Geopolitik Global
Mendagri memaparkan bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang inflasi bulanan tertinggi pada periode ini.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Kepala Daerah Diperintahkan Antisipasi Gejolak Ekonomi Akibat Geopolitik Global
Indonesia
Ekonom Prediksi USD Bisa Tembus Rp 18.000, Yield Obligasi AS Jadi Pemicu Utama
Ekonom Ferry Latuhihin memprediksi rupiah berpotensi tembus Rp18.000 per dolar AS akibat kenaikan yield obligasi AS, harga minyak dunia, dan sentimen investor.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Ekonom Prediksi USD Bisa Tembus Rp 18.000, Yield Obligasi AS Jadi Pemicu Utama
Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS mulai menekan perajin tahu dan tempe. DPR soroti lonjakan harga kedelai impor hingga ancaman inflasi dan daya beli masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai
Bagikan