MerahPutih.com - Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa pemberian uang tunai dalam paket bansos turut menjadi pertimbangan pemerintah provinsi.
Riza juga mengatakan, Pemprov mendapat usulan untuk meningkatkan isi paket nansos yang selama ini diberikan kepada warga.
Baca Juga:
Jelang Ramadan, Kemenang Wanti-wanti Umat Islam Tak Lakukan Ziarah Kubur
Bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok yaitu beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter 1 pouch, biskuit 2 bungkus, serta masker kain 2 pcs, sabun mandi 2 batang.
"Prinsipnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berikan bantuan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan kita," kata Riza, Sabtu (18/4).
Untuk meningkatkan kualitas paket bansos, Riza mengaku perlu ada partisipasi beberapa pihak seperti dunia usaha dan pihak swasta.
"Kita membutuhkan partisipasi itu dari semua pihak, pihak swasta, pihak dunia usaha, dan yang tidak kalah penting adalah partisipasi dari masyarakat itu sendiri terkait soal bantuan," kata dia.
Sementara itu, berdasarkan data yang diunggah corona. jakarta.go.id, sejak 9 hingga 17 April, paket bansos telah terdistribusi ke 89 kelurahan sebanyak 561.304 paket.
"Kalau ada masukan dari masyarakat nanti kita akan evaluasi terkait bentuknya atau menunya seperti apa, nanti kita akan evaluasi," jelas mantan anggota DPR RI itu.
Di sisi lain, politisi Gerindra ini berharap, masyarakat patuh dan disiplin untuk tidak berkerumun di tegah pandemik COVID-19 yang masih menyebar. Jaga jarak dan kebersihan pun menjadi hal yang wajib dilakukan.
"Sudah banyak sekali yang meninggal, tidak kelihatan (tapi) penyebarannya cepat," jelas Ariza.
"Pak Gubernur menyampaikan kita bukan mau mengejar virus corona, tapi kita lompat ke depan mencegah dan melawan virus corona. Kita pasti bisa dan menang, tentu butuh partisipasi dan elemen semua pihak," tandasnya.
Baca Juga:
Kepala Dinsos DKI Irmansyah menegaskan, Pemprov DKI menargetkan menargetkan 1,2 juta keluarga yang akan menerima bantuan dengan kriteria keluarga miskin dan rentan miskin.
Pendistribusian akan berlangsung hingga 24 April, atau selama masa PSBB.
Irmansyah kembali menegaskan tidak ada bantuan berupa uang tunai selama masa PSBB.
"Tidak ada pemberian berupa uang tunai," ujarnya. (Knu)
Baca Juga:
Tak Jadi Dihentikan, KRL Bakal Perketat Aturan Pembatasan Sosial

