MerahPutih.com - TNI AL berhasil menemukan black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 128 di sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Black box yang ditemukan berjenis flight data recorder (FDR).
Selain black box, hari ini tim SAR juga berhasil mengumpulkan sebanyak 14 kantong jenazah dan 1 kantong berisi material pesawat Sriwijaya itu.
"Kami juga baru kembali dari lokasi, tadi kami bawa ke JICT ini ada 24 kantong jenazah dan satu berisi partikel dari pesawat," jelas Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di JITC, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1).
Baca Juga:
Kondisi Black Box Sriwijaya Air yang Berhasil Ditemukan Penyelam TNI AL
Meski black box pesawat sudah ditemukan, kata Kabasarnas, operasi pencarian para korban dan serpihan pesawat yang jatuh di ketinggian 10.000 kaki ini akan terus dilanjutkan
"Kita masih akan melanjutkan upaya pencarian ini untuk evakuasi korban, demikian juga evakuasi material yang ada," jelasnya.
Untuk kegiatan ke depan, ucap Bagus, operasi SAR tetap akan meminta bantuan kepada TNI, Polri dan dari seluruh stakeholder terkait.
"Mudah-mudahaan operasi SAR ini berjalan dengan lancar dan bisa kita tuntaskan dengan baik," pungkasnya.
Baca Juga:
Seperti diketahui, tim penyelam TNI Angkatan Laut berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak.
Penyelam berhasil mengangkat black box di sekitar Pulau Laki-Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa (12/1) sekitar pukul 16.20 WIB.
Setelah ditemukan black box akan diberikan ke Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan investigasi penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1) lalu. (Asp)
Baca Juga:
Pencarian 'Black Box' Mulai Mengerucut di Perairan Pulau Laki