Sekjen PBB Akui Peran Indonesia di Myanmar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 30 September 2017
Sekjen PBB Akui Peran Indonesia di Myanmar

Rohingya (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengakui peran penting pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi konflik dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Myanmar.

Berdasarkan keterangan pers dari Perutusan Tetap RI (PTRI) untuk PBB di New York yang diterima di Jakarta, disebutkan bahwa pengakuan Sekjen PBB itu disampaikan saat Dewan Keamanan (DK) PBB menggelar pertemuan guna membahas perkembangan situasi terakhir di Myanmar.

"Saya menyambut baik peran penting Menlu Retno Marsudi dari Indonesia dalam hal ini. Beliau telah mendorong pendekatan yang sejalan dengan tiga langkah yang telah saya tegaskan, dan juga yang didorong oleh banyak negara," kata Sekjen PBB Antonio Guterres, Sabtu (30/9).

Sekjen PBB juga menyampaikan bahwa situasi di lapangan semakin memburuk sejak serangan yang dilakukan oleh kelompok ARSA terhadap aparat keamanan Myanmar.

Untuk itu, Sekjen Guterres menegaskan kembali tiga langkah yang perlu diambil pemerintah Myanmar, yaitu mengakhiri operasi militer, membuka akses bantuan kemanusiaan, dan memulangkan kembali pengungsi Rohingya di Bangladesh ke Myanmar.

Pengakuan terhadap peran penting yang dimainkan oleh pemerintah RI tidak hanya disampaikan oleh Sekjen PBB, melainkan juga oleh sejumlah negara anggota DK PBB lainnya, seperti Inggris dan Swedia.

Selain itu, Senegal dan Kazakhstan juga menghargai peran ASEAN dalam mencari solusi untuk isu Myanmar.

Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB lainnya menyerukan agar Myanmar membuka jalur dialog dan kerja sama dengan Bangladesh untuk menyelesaikan masalah pemulangan pengungsi Rohingya.

Pascapertemuan Dewan Keamanan PBB tersebut, Duta Besar RI untuk PBB Triansyah Djani menyambut baik apresiasi Sekjen PBB, dan sejumlah negara anggota DK PBB terhadap peran aktif Indonesia di Myanmar.

"Pernyataan Sekjen PBB dan sejumlah negara pada pertemuan ini merupakan pengakuan dan bukti nyata atas komitmen Indonesia sebagai bagian dari solusi permasalahan isu Rohingya di Rakhine State, Myanmar," kata Dubes Djani.

Djani mengatakan komitmen Indonesia terhadap penyelesaian isu Rohingya akan semakin kuat, dan Indonesia mendorong kerja sama yang baik antara Myanmar dan aktor-aktor internasional secara sinergis demi penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak.

"Sikap konstruktif Indonesia tersebut memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Rakhine State di Myanmar," ucapnya. (*)

Sumber: ANTARA

#Krisis Rohingya #Menlu Retno LP Marsudi
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Prioritas Kemenko Polkam di Bawah Budi Gunawan, Termasuk Masalah Rohingya
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan (BG) mengungkap sejumlah prioritas kerjanya dalam 100 hari kedepan.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Prioritas Kemenko Polkam di Bawah Budi Gunawan, Termasuk Masalah Rohingya
Indonesia
25 WNI yang Dievakuasi Keluar Lebanon Masih Tertahan di Suriah
saat ini kawasan udara di sejumlah negara di Timur Tengah memberlakukan sistem buka tutup.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 Oktober 2024
25 WNI yang Dievakuasi Keluar Lebanon Masih Tertahan di Suriah
Indonesia
Jokowi Perintahkan Menlu Susun Operasi Evakuasi WNI dari Lebanon
Kemenlu dan KBRI Beirut telah mengimbau agar para WNI meningkatkan kewaspadaan.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
Jokowi Perintahkan Menlu Susun Operasi Evakuasi WNI dari Lebanon
Dunia
Indonesia Suarakan Penghapusan Total Senjata Nuklir di Sidang Umum PBB
Indonesia menegaskan komitmen menciptakan dunia bebas senjata nuklir dalam Sidang ke-79 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS).
Wisnu Cipto - Jumat, 27 September 2024
Indonesia Suarakan Penghapusan Total Senjata Nuklir di Sidang Umum PBB
Indonesia
Indonesia dan Nepal Teken Perjanjian Bebas Visa
Pertemuan Menlu RI dan Menlu Nepal dilakukan di sela-sela Pekan Pertemuan Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum ke-79 PBB di Kantor PBB New York Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Senin, 23 September 2024
Indonesia dan Nepal Teken Perjanjian Bebas Visa
Indonesia
Menlu Minta Konjen Osaka Pastikan Video Geng WNI Editan atau Bukan
Menlu tidak menampik sejumlah pekerja migran Indonesia di Osaka, Jepang, memang kerap berkumpul kala senggang, tetapi masih dalam batas wajar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 September 2024
Menlu Minta Konjen Osaka Pastikan Video Geng WNI Editan atau Bukan
Indonesia
Seruan Menlu Indonesia Hadapi Berbagai Tantangan dan Dinamika Dunia
Indonesia akan terus berkomitmen untuk mempererat hubungan dengan mewujudkan “Semangat Bandung”
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 September 2024
Seruan Menlu Indonesia Hadapi Berbagai Tantangan dan Dinamika Dunia
Indonesia
Hampir 1.000 WNI Dievakuasi, Operasional KBRI Pindah ke Port Sudan
Hari ini, Menlu Retno mendampingi Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan dari PJ Menlu Sudan Hussein Awad Ali Mohammed.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Agustus 2024
Hampir 1.000 WNI Dievakuasi, Operasional KBRI Pindah ke Port Sudan
Indonesia
Indonesia Siapkan Strategis Evakuasi WNI Keluar dari Lebanon
Kementerian Luar Negeri RI telah menetapkan status siaga 1 terhadap Lebanon
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Agustus 2024
Indonesia Siapkan Strategis Evakuasi WNI Keluar dari Lebanon
Indonesia
1 WNI Tewas Dalam Kebakaran Hotel Imbas Kerusuhan Bangladesh
Korban WNI berinisial DU diketahui tiba di Bangladesh pada 1 Agustus 2024 untuk kunjungan bisnis.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Agustus 2024
1 WNI Tewas Dalam Kebakaran Hotel Imbas Kerusuhan Bangladesh
Bagikan