Sejumlah Ulama Jabar Nyatakan Dukungan untuk Emil, Asalkan...

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 05 Desember 2017
Sejumlah Ulama Jabar Nyatakan Dukungan untuk Emil, Asalkan...

Ridwan Kamil. (Foto:Twitter Ridwan Kamil)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah pimpinan pondok pesantren yang menghadiri acara Halaqoh Alim Ulama se-Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, menyatakan dukungannya kepada Ridwan Kamil pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018 asalkan berdampingan dengan Uu Ruzhanul Ulum.

KH Chaidar mengatakan, pihaknya sangat berharap adanya pemimpin Jawa Barat dari kalangan pesantren dan ini dirasa penting mengingat mayoritas warga Jawa Barat adalah muslim.

Selain itu, kata dia, dengan adanya pemimpin dari kalangan pesantren, dia optimistis perhatian pemerintah terhadap pendidikan Islam akan semakin baik.

"Walau bagaimanapun, saya rasa wajar jika kami menginginkan adanya pemimpin Jawa Barat seorang santri. Sehingga pembangunan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan duniawi saja," katanya.

Sementara itu, KH T Herdiana dari Pondok Pesantren Thoriqul Huda, Cianjur mengatakan, calon pemimpin yang berasal dari kultur pesantren ada pada sosok Uu Ruzhanul Ulum.

Meskipun Uu memiliki banyak pengalaman di pemerintahan, menurut dia, sosok Bupati Tasikmalaya itu merupakan santri tulen yang lahir dan dibesarkan dari pondok pesantren.

"Sosok Uu Ruzhanul Ulum santri asli, orang tuanya juga pendiri pondok pesantren," katanya.

Karena itu, dia sangat berharap Uu bisa maju mendampingi Ridwan Kamil dalam pemilihan tersebut dan kehadiran Uu menjadi pelengkap Ridwan Kamil dalam memimpin Jawa Barat.

"Kang Emil tokoh dari kota, dengan berbagai keahliannya. Dilengkapi oleh Kang Uu, yang nyantri, nyunda, dan lebih tahu tentang kehidupan di desa," katanya.

KH Abdul Azis dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya menyayangkan sikap Ridwan Kamil yang tak kunjung memilih Uu dan menyesalkan adanya konvensi yang dilakukan untuk menjaring calon wakil gubernur.

Menurut dia, seharusnya Emil bisa memilih langsung kandidatnya berdasarkan rekam jejak setiap kandidat. Selain itu, untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas, menurutnya, Emil bisa mengacu pada hasil survei yang ada.

"Menurut saya, Kang Uu sudah memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan Kang Emil," katanya.

Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum mengomentari singkat adanya dukungan tersebut. "Saya mengucapkan terima kasih kepada siapa pun yang mendukung saya. Apalagi dukungan ini dari para ulama, guru, dan sosok yang sangat saya hormati," katanya. (*)

#Ridwan Kamil #Ulama #Pilgub Jabar
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Dishub DKI Jakarta melarang parkir di bahu jalan saat Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi 2026 di Monas. Disediakan 1.840 slot mobil dan 3.180 motor, serta imbauan gunakan Transjakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Cuma Ada 5.000 Slot Parkir di Acara Haul Akbar Ulama Betawi 2026 Monas, Mending Naik Transum!
Lifestyle
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Dua amalan ini sangat dianjurkan saat menyambut Ramadan. Hal itu menjadi kesiapan spritiual yang matang.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Lifestyle
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Apakah obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan ulama fikih dan dalilnya. Mayoritas ulama sebut: tidak membatalkan puasa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Indonesia
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
KPK mengusut asal-usul sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) yang tidak dilaporkan dalam LHKPN.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
Indonesia
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Pendalaman tersebut difokuskan pada intensitas komunikasi serta perjalanan ke luar negeri yang kerap dilakukan Ridwan Kamil selama menjabat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Indonesia
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Bagikan