Fashion

Sejauh Mata Memandang, Mulih, dan Fashion Revolution Indonesia Gelar Lokakarya ‘Kembali Baik’, Kampanyekan Perawatan Pakaian

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 30 April 2025
Sejauh Mata Memandang, Mulih, dan Fashion Revolution Indonesia Gelar Lokakarya ‘Kembali Baik’, Kampanyekan Perawatan Pakaian

(kiri-kanan) Beverly Tandjung dan Suzanne Sarah, Co-Founders, MULIH.(foto: Dok sejauh mata memandang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEJAUH Mata Memandang (SMM) berkolaborasi dengan MULIH dan Fashion Revolution menghadirkan lokakarya bertajuk Kembali Baik: Belajar Bersama Memperbaiki Pakaian dengan Teknik Sashiko yang digelar di Function Hall B, Level 2, Plaza Indonesia, Sabtu (26/4).

Lokakarya yang digelar memperingati Fashion Revolution Week 2025 ini didukung penuh oleh Plaza Indonesia dan merupakan bagian dari Mend In Public Day, sebuah agenda global yang diinisiasi Fashion Revolution untuk mendorong lebih banyak orang merawat dan memperbaiki pakaian mereka, alih-alih membuangnya. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata komitmen SMM dalam mendukung gerakan fesyen yang lebih bertanggung jawab dan sirkular.

Fashion Revolution Week merupakan kampanye tahunan yang menyatukan gerakan aktivisme fesyen terbesar di dunia selama tujuh hari sebagai peringatan tragedi runtuhnya pabrik Rana Plaza pada 24 April 2013. Fashion Revolution Week tahun ini berlangsung pada 22–27 April mengangkat tema Think Globally, Act Locally. Kampanye ini mengajak masyarakat di berbagai belahan dunia untuk mengambil peran aktif dalam membuat perubahan pada kebijakan lokal demi sistem fesyen yang lebih adil dan berkelanjutan.

Dalam acara yang dipandu langsung oleh Co-Founder MULIH Beverly Tandjung, para peserta belajar dasar-dasar teknik sashiko, seni menjahit dari Jepang yang dikenal akan keindahannya dalam memperbaiki pakaian rusak menjadi sesuatu yang lebih bermakna. Para peserta belajar mengenali potensi dari pakaian lama mereka, dan menemukan kembali nilai dari keterampilan sederhana menjahit.

Baca juga:

Pameran Mode Sejauh Mata Memandang x Eko Nugroho Segera Digelar: Pertemukan Fashion, Estetika Interior, hingga Keindahan Karya Seni



Melalui kegiatan seperti lokakarya Kembali Baik, pesan fesyen berkelanjutan ini diterjemahkan ke konteks lokal dengan mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari hal-hal sederhana seperti memperbaiki pakaian yang rusak. Ini menjadi bentuk langkah alternatif terhadap sistem produksi dan konsumsi yang berlebihan. Sebagai gerakan aktivisme fesyen terbesar di dunia, Fashion Revolution hadir untuk mendorong perubahan sistemis dalam industri fesyen global, mulai dari praktik produksi yang tidak adil hingga dampak lingkungan yang merusak.

Gerakan ini lahir dari tragedi kemanusiaan yang mengguncang dunia, yaitu runtuhnya pabrik Rana Plaza di Bangladesh pada 2013. Sejak itu, gerakan ini terus menggalang kekuatan kolektif lintas negara untuk menyerukan transparansi, keadilan, dan keberlanjutan dalam rantai pasok fesyen. Di Indonesia, Fashion Revolution tidak hanya menjadi wadah refleksi atas dampak sosial dan lingkungan industri fesyen, tetapi juga ruang kolaborasi yang mendorong aksi nyata dari individu, komunitas, dan pelaku industri untuk menciptakan perubahan dari akar rumput.

“Kami percaya perubahan tidak selalu harus datang dalam bentuk besar. Tindakan kecil seperti memperbaiki pakaian bisa menjadi awal dari perubahan besar dalam cara kita memandang dan mengonsumsi fesyen. Bersama Sahabat Sejauh serta kolaborator seperti Fashion Revolution dan MULIH, kami ingin memperlihatkan bahwa ada banyak jalan menuju praktik yang lebih bertanggung jawab dan sirkular,” ujar Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto.

Sementara itu, Country Coordinator of Fashion Revolution Indonesia Safina Maulida menyampaikan kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana komunitas bisa mengambil peran aktif dalam mendorong perubahan. “Gerakan fesyen yang lebih adil memang membutuhkan dukungan dari kebijakan pemerintah yang bermutu, tapi itu memerlukan waktu yang panjang. Dalam proses 'revolusi' yang panjang dan berliku ini, tindakan individu, yang tampak sebagai rutinitas sehari-hari, seperti berkumpul, belajar, dan memperbaiki bersama, menunjukkan bahwa setiap individu punya kekuatan untuk menentukan arah industri ini. Tindakan kolektif ini pada akhirnya juga dapat mendorong perubahan cara pandang pembuat kebijakan terhadap kegentingan isu dalam industri fesyen” ujarnya.

Sejauh Mata Memandang berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak individu untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk ekosistem fesyen yang lebih bertanggung jawab, adil, dan berkelanjutan.(*)

Baca juga:

Sejauh Mata Memandang Luncurkan Program 'Kembali Baik'

#Fashion #Tren Fesyen #Sustainability
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Bagikan