PASANGAN penyanyi John Legend dan Chrissy Teigen tengah berduka. Kabar duka keduanya dibuka ke publik lewat akun media sosial pada akhir September lalu.
Mereka mengabarkan kehilangan anak ketiga mereka karena komplikasi kehamilan yang dialami Teigen. Dilansir The Guardian, model dan presenter TV itu dibawa ke rumah sakit karena pendarahan parah. Sayangnya, bayi laki-laki yang akan dinamai Jack itu tidak bisa diselamatkan.
BACA JUGA:
Di media sosialnya, Teigen membagikan berita tersebut dengan gambar hitam putih yang memperlihatkan ia tengah menangis saat duduk di ranjang rumah sakit. "Kami terkejut dan (merasakan) rasa sakit yang begitu dalam, jenis rasa sakit yang belum pernah dirasakan sebelumnya," ujar Teigen.
Ia juga menambahkan pendaharan itu tidak bisa dihentikan. Mereka mencoba memberikan bayi itu cairan yang dia butuhkan. Berkantong-kantong darah telah diberikan untuk transfusi.
Berbeda dari kehamilan sebelumnya, pasangan ini tidak memberikan nama bayi sampai detik-detik melahirkan. Kali ini, Teigen dan Legend sudah memanggil janin mereka dengan sebutan Si Kecil Jack.
"Dia akan selalu menjadi Jack untuk kami. Jack bekerja sangat keras untuk menjadi bagian dari keluarga kecil kami, dan dia akan menjadi keluarga kami, selamanya," ujar Teigen dalam postingannya.
Ucapan terima kasih juga ia berikan kepada orang-orang yang telah mengirimkan banyak doa dan dukungan untuk mereka. Di dalam kondisi terberatnya, ibu dua anak itu tetap bersyukur atas semua hal yang menakjubkan yang dialaminya bersama Legend. Terlebih untuk kedua anak mereka, Luna dan Miles, yang luar biasa.
"Namun, setiap hari tidak bisa dipenuhi dengan sinar matahari. Di hari-hari tergelap ini, kami berduka dan akan menangis. Tetapi kami akan berpelukan dan mencintai lebih sungguh-sungguh dan akan melewati ini semua," lanjut Teigen.
Laman Self menyebut pendarahan ringan dalam kehamilan tidak mengkhawatirkan. Namun, Teigen mengatakan pendarahannya lebih berat dan plasentanya dalam kondisi yang sangat lemah. Semoga Teigen dan Legend bisa segera melewati kehilangan yang begitu memilukan ini.(Ren)